Depok | Sketsa Online – Ketua DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Depok, Dr.(c) Binton Nadapdap.,S.Sos.,S.H.,M.M.,M.H. yang juga anggota DPRD Kota Depok menegaskan pentingnya penguatan struktur partai hingga tingkat lingkungan warga sebagai bagian dari membangun politik yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Kegiatan bertema “Solid, Serempak untuk Kemenangan PSI 2029” tersebut dihadiri pengurus DPW PSI Jawa Barat, Humoris Bagariang dan Ratu Mona Sibarani, bersama jajaran pengurus PSI Kota Depok.
Dalam agenda tersebut, Binton turut menyerahkan Surat Keputusan (SK) DPC PSI Bojongsari kepada Jane Nadeak secara simbolis, disertai penyerahan AD/ART partai serta plang sekretariat sebagai identitas organisasi.
Tidak hanya itu, Binton juga menyerahkan kaos PSI 70 dan bendera PSI 70 yang diberikan langsung oleh DPP PSI kepada seluruh pengurus sebagai simbol semangat perjuangan dan penguatan identitas partai di tingkat akar rumput.

Binton menjelaskan, keberadaan DPRt memiliki peran penting dalam membangun komunikasi langsung antara partai politik dan masyarakat. Menurutnya, pengurus tingkat ranting merupakan pihak yang paling memahami kondisi lingkungan, sehingga dapat menjadi jembatan penyampaian aspirasi warga secara lebih cepat dan tepat.
“Setiap DPRt saya minta membawa 10 pengurusnya. Ada tujuh DPRt yang dilantik hari ini,” ujar Binton.
Ia menilai, penguatan organisasi hingga tingkat RW bukan semata untuk kepentingan politik elektoral, tetapi juga untuk membangun budaya partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah.
“Secara politik nasional, kami sudah menggerakkan mesin politik dengan membentuk DPRt agar bergerak masif. Ini sesuai arahan Ketua Umum yang sudah mengumpulkan DPW-DPW. DPD PSI Kota Depok sudah bergerak sampai ke DPRt,” jelasnya.
Menurut Binton, partai politik harus mampu hadir sebagai ruang pengabdian sosial dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, pengurus ranting didorong tidak hanya aktif saat momentum pemilu, tetapi juga terlibat dalam membantu persoalan warga sehari-hari.

Sebagai bentuk penguatan kedisiplinan organisasi, seluruh anggota dan pengurus juga diwajibkan menandatangani surat pernyataan bermaterai sebagai bentuk komitmen moral terhadap partai dan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Binton turut menyampaikan optimisme PSI Kota Depok menghadapi Pemilu 2029 dengan target minimal satu kursi di setiap daerah pemilihan atau enam kursi DPRD Kota Depok.

“Enam kursi itu angka pesimis untuk kami,” katanya.
Lebih lanjut, Jane Nadeak menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat tidak dapat dibangun hanya melalui narasi politik, melainkan harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang dirasakan langsung manfaatnya oleh warga.
“Langkah awal kami adalah pendekatan langsung ke masyarakat. Kami aktif melayani masyarakat. Dengan begitu, kepercayaan akan datang, bukan hanya dari warga tapi juga tokoh masyarakat,” ujarnya.
Jane mengatakan, masyarakat saat ini semakin kritis dalam menilai partai politik. Karena itu, pengurus partai harus mampu menunjukkan kepedulian sosial dan konsistensi dalam membantu masyarakat.
“Kita tidak perlu merayu. Nanti masyarakat yang akan datang ke kami,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, sejumlah program sosial yang telah dilakukan selama ini meliputi bantuan perbaikan rumah tidak layak huni, perbaikan jalan rusak, bantuan kesehatan, hingga dukungan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.
“Semua pakai dana pribadi, bukan swadaya. Perjuangan itu butuh pengorbanan. Itu yang kami lakukan untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat,” kata Jane.
Di bidang ekonomi, Jane yang juga menjabat Ketua PHRI Kota Depok mengatakan pihaknya akan membantu memperluas pemasaran produk UMKM melalui jaringan hotel dan restoran di Kota Depok. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat ekonomi lokal sekaligus membuka peluang usaha masyarakat.
“Produk UMKM nantinya bisa dititipkan di restoran dan hotel. Sinergi ini menguntungkan dua arah. Produk UMKM berkualitas dengan harga terjangkau, dan PAD kita ikut terbantu,” tuturnya.
Selain ekonomi, PSI Bojongsari juga mendukung program SMP swasta gratis Pemerintah Kota Depok sebagai upaya memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. Di sektor kesehatan, pihaknya siap membantu warga dalam pengurusan BPJS dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
“Saya yakin program ini bisa berjalan, berbekal pengalaman saat ikut kontestasi Pileg 2024,” ujarnya.
Dukungan terhadap penguatan struktur PSI Kota Depok juga datang dari pengurus DPW PSI Jawa Barat. Humoris Bagariang menilai konsolidasi hingga tingkat ranting menjadi langkah penting agar partai politik semakin dekat dengan masyarakat dan mampu membangun kader yang aktif di lingkungan sosial.
Sementara itu, Ratu Mona Sibarani dari Departemen Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) menekankan pentingnya edukasi kesehatan perempuan dan keluarga, khususnya bagi masyarakat yang masih kesulitan mengakses layanan kesehatan dasar.
Kegiatan tersebut ditutup dengan komitmen seluruh pengurus DPC dan DPRt PSI Bojongsari untuk terus memperkuat organisasi, membangun pelayanan sosial, serta memperluas keterlibatan masyarakat menuju Pemilu 2029. (el’s)




