HTA Angkat Suara! Lebaran Depok 2026 Sukses Besar: UMKM Bergerak, Budaya Terlestarikan

Depok | Sketsa Online – Lebaran Depok 2026 tidak hanya menghadirkan kemeriahan tahunan, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran budaya yang hidup bagi masyarakat. Di berbagai titik pelaksanaan, termasuk Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Selasa (5/5/2026), warga dari berbagai kalangan tampak terlibat langsung dalam tradisi khas seperti ngubek empang dan ngaduk dodol.

Kegiatan ngubek empang, misalnya, bukan sekadar hiburan, melainkan tradisi yang mengajarkan nilai kebersamaan, kerja sama, dan kedekatan masyarakat dengan lingkungan. Warga turun langsung ke empang untuk menangkap ikan secara bersama-sama, menciptakan interaksi sosial yang kuat di tengah suasana penuh kegembiraan.

Sementara itu, tradisi ngaduk dodol menjadi sarana memperkenalkan proses pembuatan makanan tradisional yang sarat makna. Proses memasak yang membutuhkan waktu, tenaga, dan kekompakan ini mencerminkan nilai kesabaran, gotong royong, serta penghargaan terhadap warisan kuliner lokal.

Anggota DPRD Kota Depok, Hendrik Tangke Allo (HTA), menilai rangkaian kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif yang penting, khususnya bagi generasi muda yang selama ini mulai berjarak dengan tradisi lokal.

Baca juga:  Dari Refleksi ke Aksi! Ketua Komisi B Depok Kunci Arah 2026, Ekonomi Berkeadilan Berbasis Amanah

“Lebaran Depok ini bukan hanya perayaan, tetapi ruang belajar budaya. Generasi muda bisa melihat langsung, bahkan ikut terlibat dalam tradisi yang menjadi bagian dari identitas Kota Depok,” ujar HTA.

Ia mengungkapkan, berdasarkan pengamatannya, masih banyak generasi muda yang belum mengenal tradisi seperti ngubek empang dan ngaduk dodol. Karena itu, keberadaan Lebaran Depok dinilai menjadi momentum strategis untuk memperkuat literasi budaya di tengah masyarakat.

“Faktanya di lapangan masih banyak generasi muda yang belum tahu. Ini yang menjadi tantangan kita bersama, bagaimana budaya ini tidak hanya ditampilkan, tetapi juga dipahami dan diwariskan,” jelasnya.

HTA juga mengapresiasi pelaksanaan Lebaran Depok 2026 yang dinilai semakin inklusif dan terorganisir. Penyelenggaraan yang dilakukan secara serentak di beberapa titik dinilai mampu memperluas jangkauan edukasi budaya kepada masyarakat.

Baca juga:  Pemprov DKI Wajibkan Gedung di Atas 4 Lantai Terhubung CCTV Terintegrasi, Perkuat Keamanan Jakarta

“Kita bersyukur kegiatan ini digelar di beberapa titik dan berjalan meriah. Artinya, semakin banyak masyarakat yang bisa mengakses, menyaksikan, dan terlibat langsung dalam proses budaya tersebut,” katanya.

Tingginya partisipasi warga, bahkan di hari kerja, menurut HTA menunjukkan bahwa budaya lokal masih memiliki daya tarik dan relevansi yang kuat. Hal ini menjadi indikator bahwa pendekatan berbasis pengalaman langsung lebih efektif dalam menanamkan nilai-nilai budaya dibandingkan sekadar sosialisasi.

Selain sebagai sarana edukasi budaya, Lebaran Depok juga memberikan pembelajaran nyata tentang penguatan ekonomi berbasis komunitas. Kehadiran pelaku UMKM di setiap titik kegiatan menjadi contoh bagaimana aktivitas budaya dapat mendorong perputaran ekonomi lokal.

Beragam produk kuliner, kerajinan, hingga jajanan tradisional ditawarkan kepada pengunjung, menciptakan peluang usaha sekaligus memperkenalkan kekayaan produk lokal kepada masyarakat luas.

Baca juga:  3 Hari Lagi! Ngubek Empang Lebaran Depok 2026 Segera Digelar, H. Hamzah Ajak Warga Tumpah Ruah di Rumah Kita

“Ini menunjukkan bahwa pelestarian budaya tidak berdiri sendiri. Ada dampak ekonomi yang dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya pelaku UMKM. Keduanya bisa berjalan beriringan,” ujar HTA.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa keberlanjutan tradisi seperti ngubek empang dan ngaduk dodol membutuhkan komitmen bersama, baik dari pemerintah maupun masyarakat.

“Budaya ini adalah identitas kita. Kalau tidak kita jaga bersama, bisa saja perlahan hilang. Karena itu harus terus dilaksanakan setiap tahun agar generasi mendatang tidak kehilangan akar budayanya,” tegasnya.

Lebaran Depok 2026 dijadwalkan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan berbagai rangkaian kegiatan yang dirancang tidak hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media edukasi, interaksi sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan. (el’s)

Latest

Hj. Yuni Indriany: Ngubek Empang, Warisan yang Merawat Kebersamaan di Lebaran Depok 2026

Depok | Sketsa Online - Tradisi ngubek empang dalam...

Mazhab HM Tegaskan Filosofi Ngubek Empang: Pelajaran Hidup tentang Kebersamaan dan Kerja Keras

Depok | Sketsa Online - Pembukaan Lebaran Depok 2026...

Mediasi Terbuka, Binton Nadapdap Minta BPN Depok Terima Audiensi Warga

Depok | Sketsa Online - Sebagai wakil rakyat, Anggota...

Pecah! Lebaran Depok 2026: Wali Kota Manjakan Warga, Pesta Rakyat Terheboh Tahun Ini

Depok | Sketsa Online - Pembukaan Lebaran Depok 2026...

Newsletter

Don't miss

Hj. Yuni Indriany: Ngubek Empang, Warisan yang Merawat Kebersamaan di Lebaran Depok 2026

Depok | Sketsa Online - Tradisi ngubek empang dalam...

Mazhab HM Tegaskan Filosofi Ngubek Empang: Pelajaran Hidup tentang Kebersamaan dan Kerja Keras

Depok | Sketsa Online - Pembukaan Lebaran Depok 2026...

Mediasi Terbuka, Binton Nadapdap Minta BPN Depok Terima Audiensi Warga

Depok | Sketsa Online - Sebagai wakil rakyat, Anggota...

Pecah! Lebaran Depok 2026: Wali Kota Manjakan Warga, Pesta Rakyat Terheboh Tahun Ini

Depok | Sketsa Online - Pembukaan Lebaran Depok 2026...

Hj. Yuni Indriany: Ngubek Empang, Warisan yang Merawat Kebersamaan di Lebaran Depok 2026

Depok | Sketsa Online - Tradisi ngubek empang dalam rangkaian Lebaran Depok 2026 tidak hanya menghadirkan kemeriahan, tetapi juga menjadi sarana edukasi budaya yang...

Mazhab HM Tegaskan Filosofi Ngubek Empang: Pelajaran Hidup tentang Kebersamaan dan Kerja Keras

Depok | Sketsa Online - Pembukaan Lebaran Depok 2026 yang diramaikan dengan tradisi Ngubek Empang berlangsung meriah sekaligus sarat nilai edukatif. Kegiatan yang merupakan...

Mediasi Terbuka, Binton Nadapdap Minta BPN Depok Terima Audiensi Warga

Depok | Sketsa Online - Sebagai wakil rakyat, Anggota Komisi A DPRD Kota Depok,Binton J Nadapdap.,S.Sos.,S.H.,M.M.,M.H., menegaskan penolakannya terhadap pendekatan hukum yang kaku dalam...