Pecah! Lebaran Depok 2026: Wali Kota Manjakan Warga, Pesta Rakyat Terheboh Tahun Ini

Depok | Sketsa Online – Pembukaan Lebaran Depok 2026 di kawasan Tapos, Selasa (5/5/2026), berlangsung meriah dan dipadati ribuan warga sejak pagi. Masyarakat dari berbagai kalangan tumpah ruah memadati area acara untuk menyaksikan rangkaian kegiatan budaya dan hiburan rakyat yang telah menjadi agenda tahunan kebanggaan Kota Depok.

Suasana semakin semarak saat Wali Kota Depok, Supian Suri, hadir langsung di tengah kerumunan. Tak hanya berada di panggung utama, ia turun menyapa warga, berjalan di antara pengunjung, berbincang santai, hingga melayani swafoto. Kehadirannya menciptakan kedekatan tanpa sekat yang disambut hangat oleh masyarakat.

Beberapa kali, Supian tampak berhenti untuk berbincang dengan warga, mendengarkan cerita, hingga menyapa anak-anak dan keluarga yang hadir. Interaksi tersebut menghadirkan suasana kebersamaan yang terasa hidup dan nyata di lokasi acara.

Rangkaian kegiatan Lebaran Depok 2026 berlangsung penuh warna. Tradisi Ngubek Empang menjadi salah satu yang paling menyedot perhatian, dengan warga turun langsung ke empang untuk menangkap ikan bersama dalam suasana riang.

Baca juga:  Polemik Dua Matahari di PPP Depok: Saling Klaim Legitimasi SK Memanas Jelang Muscab 2026

Sementara itu, Ngaduk Dodol menghadirkan kolaborasi lintas generasi sebagai simbol kebersamaan dan gotong royong.

Tak kalah menarik, pawai budaya menampilkan beragam kesenian khas Depok dan nusantara yang dibawakan oleh berbagai komunitas. Pertunjukan seni di panggung utama turut menambah kemeriahan, menghadirkan hiburan yang dinikmati seluruh pengunjung.

Dalam sambutannya, Supian Suri menegaskan bahwa Lebaran Depok bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan ruang kebersamaan bagi seluruh warga.

“Lebaran Depok ini milik kita bersama. Kami ingin menghadirkan kebahagiaan yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Siapapun yang tinggal di Depok harus bisa merasa nyaman seperti di rumah sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Depok berupaya menjadikan Lebaran Depok sebagai pesta rakyat yang menghadirkan kegembiraan sekaligus memperkuat hubungan sosial.

Baca juga:  Restorasi Ciliwung: Dirut PT Tirta Asasta Jadikan Sungai Poros Ekologi Depok

“Lebaran Depok kami hadirkan sebagai ruang kebersamaan, bukan sekadar acara. Di sinilah warga bisa berkumpul, berinteraksi, dan merasakan kebahagiaan bersama,” tambahnya.

Menurutnya, nilai utama kegiatan ini bukan hanya pada kemeriahan, tetapi pada interaksi sosial yang terbangun.

“Yang paling penting bukan sekadar meriahnya acara, tetapi kebersamaan yang tercipta. Dari sinilah rasa memiliki terhadap kota tumbuh,” katanya.

Lebih lanjut, Supian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan acara, termasuk komunitas Kumpulan Orang-Orang Depok yang dinilai konsisten menjaga dan melestarikan tradisi lokal.

“Kami mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi, termasuk KOOD yang terus menjaga tradisi. Ini menunjukkan bahwa budaya kita tetap hidup karena dirawat bersama,” ujarnya.

Mengusung tema “Lebaran Depok Rumah Kita”, perayaan tahun ini menegaskan pesan inklusivitas bahwa Depok adalah rumah bersama bagi semua warga tanpa memandang latar belakang.

Baca juga:  Yuni Indriany Sambut MTQH ke-24, Wadah Edukasi Religius Wujudkan Generasi Qur’ani Berakhlak Mulia

Selain di Tapos, rangkaian kegiatan juga telah berlangsung di berbagai titik, termasuk Alun-alun Depok, dengan menghadirkan beragam kegiatan budaya, hiburan rakyat, serta partisipasi aktif komunitas lokal.

Pemerintah Kota Depok pun mengajak masyarakat untuk turut meramaikan sekaligus menjaga ketertiban dan kenyamanan selama rangkaian acara berlangsung.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meramaikan Lebaran Depok, sekaligus menjaga ketertiban agar semua bisa menikmati dengan nyaman,” tutupnya.

Dengan tingginya partisipasi warga, kehadiran langsung kepala daerah, serta kemasan acara yang meriah, Lebaran Depok 2026 tampil sebagai salah satu pesta rakyat terbesar tahun ini.

“Saya berharap momentum ini menjadi ruang memperkuat kebersamaan, mempertegas identitas budaya, serta menumbuhkan rasa memiliki terhadap Kota Depok sebagai rumah bersama,” pungkas Supian. (el’s)

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...