Menuju Depok Modern, Gerindra Kawal 3 Raperda Kunci Arah Pembangunan Kota

Depok | Sketsa Online – Ketua Fraksi Gerindra sekaligus Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Edi Masturo, menegaskan komitmennya untuk mengawal tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis yang dinilai menjadi kunci arah pembangunan Kota Depok ke depan. Hal tersebut disampaikan dalam sidang paripurna DPRD Kota Depok, Rabu (8/4/2026).

Adapun tiga Raperda yang dimaksud meliputi Raperda Rencana Pembangunan Industri Tahun 2026–2046, Raperda Penyelenggaraan Perhubungan, serta Raperda Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah.

Menurut Edi, ketiga Raperda tersebut merupakan fondasi penting dalam mendorong transformasi Depok menjadi kota modern yang berdaya saing dan berkelanjutan. Ia menilai, arah pembangunan ke depan harus dirancang secara terintegrasi agar mampu menjawab tantangan urbanisasi dan pertumbuhan ekonomi yang semakin dinamis.

Raperda Rencana Pembangunan Industri 2026–2046, menjadi langkah strategis untuk mengarahkan Depok dari kota penyangga menjadi kota industri yang mandiri.

Baca juga:  Dugaan Kasus Pelatih Voli di Depok, PBVSI Tunggu Proses Hukum

Dengan posisi geografis di kawasan strategis Jabodetabek, didukung dominasi usia produktif serta pertumbuhan ekonomi yang stabil, Depok dinilai memiliki potensi besar untuk mengembangkan sektor industri secara optimal.

“Penguatan sektor unggulan seperti makanan dan minuman, pakaian jadi, industri kimia, hingga farmasi diyakini mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan nilai tambah ekonomi, sekaligus mendorong lahirnya pelaku usaha baru,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembangan industri harus ditopang oleh inovasi, digitalisasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu bersaing di era industri 4.0.

Di sisi lain, pembangunan juga harus tetap menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, penataan ruang, infrastruktur, serta kelestarian lingkungan demi kualitas hidup masyarakat.

Terkait Raperda Penyelenggaraan Perhubungan, Edi menilai regulasi tersebut menjadi jawaban atas tantangan mobilitas yang kian kompleks di Kota Depok. Tingginya penggunaan kendaraan pribadi disebut sebagai salah satu penyebab utama kemacetan, sehingga diperlukan sistem transportasi yang lebih terintegrasi dan efisien.

Baca juga:  Refleksi Hari Pahlawan, Hj. Yuni Indriany Gelorakan Karya Nyata Generasi Muda di Era Modern

Melalui Raperda ini, Pemerintah Kota Depok didorong untuk memperkuat integrasi antarmoda, memanfaatkan teknologi dalam sistem transportasi, mengembangkan kawasan berbasis transit, serta melakukan penataan parkir.

Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik yang lebih nyaman, aman, dan terjangkau.

Sementara itu, dalam Raperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 10 Tahun 2016, Edi menekankan pentingnya penataan kelembagaan guna meningkatkan kinerja pemerintahan.

Ia menjelaskan, pemisahan fungsi keuangan daerah menjadi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) merupakan langkah strategis untuk memperkuat akuntabilitas serta mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah.

Baca juga:  Menuju Jannah Bersama di Balik Sakralnya Akad: Wejangan Spiritual Hj. Dr. Qonita Lutfiyah di Pernikahan Fikri–Dereina

Lebih lanjut, penggabungan urusan koperasi, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, serta perindustrian dalam satu dinas terpadu dinilai sebagai upaya menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih terintegrasi. Kebijakan ini diharapkan mampu memperkuat pelaku usaha lokal sekaligus meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

Menutup pernyataannya, Edi menegaskan Fraksi Gerindra akan terus mengawal pembahasan ketiga Raperda tersebut hingga tuntas sesuai mekanisme yang berlaku. Ia memastikan setiap kebijakan yang dihasilkan harus berpihak pada kepentingan masyarakat serta mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan.

“Kami ingin memastikan Depok tidak hanya berkembang, tetapi juga mampu memberikan kesejahteraan dan kualitas hidup yang lebih baik bagi seluruh masyarakat. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat menjadi kunci dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di Kota Depok,” tutupnya. (el’s)

Latest

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak terus menunjukkan perkembangan positif. Komitmen...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...