Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak terus menunjukkan perkembangan positif. Komitmen Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk menuntaskan persoalan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) kini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).

Program kolaboratif tersebut menjadi langkah strategis untuk mempercepat renovasi dan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor secara konsisten mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk program renovasi rumah tidak layak huni. Sejak tahun 2025, pemerintah daerah telah menargetkan perbaikan sekitar 2.750 unit RTLH setiap tahun, dan program tersebut akan terus dilanjutkan secara berkesinambungan.

Baca juga:  Bupati Bogor Dorong Kades Gunung Picung Bangun Desa dengan Hati Usai Dilantik

Meski demikian, besarnya jumlah rumah yang masih membutuhkan penanganan membuat kolaborasi dengan Pemerintah Pusat menjadi sangat penting agar proses percepatan dapat berjalan lebih optimal.

Melalui dukungan dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang dipimpin Menteri Maruarar Sirait, Pemerintah Kabupaten Bogor memperoleh tambahan dukungan untuk mempercepat penanganan hingga 6.500 unit Rumah Tidak Layak Huni.

Menurut Rudy Susmanto, kolaborasi tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang sehat, aman, dan layak.

“Alhamdulillah, ikhtiar menghadirkan rumah yang layak, aman, dan nyaman bagi masyarakat terus kami lakukan sebagai salah satu program prioritas. Dukungan dari Pemerintah Pusat menjadi penguat agar upaya ini dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bogor,” ujar Rudy Susmanto.

Baca juga:  Luar Biasa! Lebih dari 3.800 Jemaah Haji Bogor Sudah Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan program renovasi rumah harus mengedepankan prinsip tepat sasaran, transparan, dan berbasis data yang akurat sehingga bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang memenuhi kriteria.

Selain memberikan tempat tinggal yang lebih layak, program penanganan RTLH juga diproyeksikan mampu memberikan efek berganda terhadap perekonomian daerah. Proses pembangunan dan renovasi rumah akan melibatkan tenaga kerja lokal sehingga membuka lapangan pekerjaan sekaligus meningkatkan pendapatan masyarakat.

Di sisi lain, kebutuhan material bangunan seperti semen, pasir, batu, cat, baja ringan, hingga perlengkapan konstruksi lainnya juga akan mendorong pertumbuhan usaha toko bangunan dan sektor industri pendukung di Kabupaten Bogor.

Baca juga:  Idulfitri 1447 H: Dari Fitrah Menuju Perubahan, HBS Gaungkan Misi Persatuan untuk Depok Maju

Program ini juga diyakini mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Rumah yang lebih sehat dan layak huni akan membantu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta mengurangi risiko berbagai penyakit yang disebabkan oleh kondisi tempat tinggal yang tidak memenuhi standar.

Pemerintah Kabupaten Bogor optimistis sinergi dengan Pemerintah Pusat akan mempercepat pencapaian target pengurangan Rumah Tidak Layak Huni di Kabupaten Bogor sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.

Rudy Susmanto berharap seluruh elemen masyarakat turut mendukung pelaksanaan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.

“Mohon doa dan dukungannya agar ikhtiar ini berjalan lancar serta membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor,” tutup Rudy Susmanto.

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...