SanPay Karya Mahasiswa UPER, Solusi Cerdas Hitung Jejak Karbon Setiap Transaksi

Jakarta | Sketsa Online – Menjawab kebutuhan masyarakat urban akan alat hitung jejak karbon yang cepat dan akurat, mahasiswa Universitas Pertamina (UPER) menghadirkan terobosan baru berupa SanPay platform pembayaran hijau dengan teknologi pelacak emisi otomatis.

Inovasi ini semakin relevan di tengah temuan United Nations (2023) yang mencatat bahwa warga kota menghasilkan 20–30 kilogram CO₂ per hari atau setara 7–10 ton per tahun.

Adalah Sandi Pamungkas, mahasiswa Program Studi Ekonomi UPER, yang merancang SanPay sebagai solusi pembayaran modern yang memungkinkan masyarakat melihat dampak lingkungan dari setiap transaksi. Berkolaborasi dengan Singapore Management University, ia mengembangkan AI Carbon Calculation Engine yang mampu mengestimasi emisi secara real time berdasarkan kategori belanja dan faktor emisi produk.

Baca juga:  Tegaskan Hak Ahli Waris, KPMP Pasang Papan Kepemilikan Lahan Ratusan Hektare di Cipayung Jaya

“Tujuan kami adalah meningkatkan kesadaran publik terhadap emisi yang mereka hasilkan setiap hari. Perubahan kecil dalam gaya hidup bisa memberi efek besar apabila dilakukan secara kolektif,” ujar Sandi pada Sabtu (15/11).

SanPay bekerja melalui kartu transaksi yang terhubung ke e-wallet dan kartu debit. Setiap pembelian, mulai dari belanja harian hingga perjalanan transportasi umum, langsung diproses untuk menghitung estimasi jejak karbon.

Hasilnya kemudian dikonversi menjadi poin Green Carbon sebagai bentuk apresiasi pengguna yang menerapkan gaya hidup rendah emisi.

Baca juga:  Distribusi Terhambat, Bantuan Tersendat: Pakar UPER Soroti Tantangan Logistik Bencana di Sumatera

Saat ini SanPay sedang memasuki tahap uji coba dan telah digunakan di beberapa moda transportasi umum Jakarta, termasuk MRT. Setiap perjalanan menghasilkan 15 poin, yang dapat ditukar menjadi saldo Rp1.000 setelah mencapai 100 poin.

Nilai ini berasal dari konversi kredit karbon yang, di pasar global, bernilai 5–15 dolar per ton. Dengan hanya seribu pengguna aktif, potensi nilai kredit karbon SanPay dapat menyentuh 109 ribu dolar.

Sandi menegaskan bahwa sistem ini bukan hanya menghitung emisi, tetapi juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam ekonomi hijau melalui perdagangan karbon sukarela.

Baca juga:  Antusiasme Warga Tinggi, Kelurahan Pengasinan Buktikan Kepedulian Lingkungan Dukung Program Pemerintah Depok

Didukung oleh perusahaan telekomunikasi global Ericsson, SanPay terus dikembangkan melalui peningkatan performa sistem, penyempurnaan pemodelan data, dan perluasan fitur untuk transaksi harian seperti pembelian di supermarket. Sebagai bagian dari pengembangan, laman resmi SanPay telah tersedia di sandipmks.github.io/SanPay.

Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Wawan Gunawan A. Kadir, M.S., IPU., mengapresiasi lahirnya inovasi tersebut sebagai wujud komitmen UPER terhadap teknologi berkelanjutan sekaligus penguatan kontribusi kampus dalam THE Impact Rankings.

“Inovasi ini mencerminkan efektivitas kurikulum UPER, khususnya peminatan energy and economic sustainability, dalam mendorong mahasiswa menghasilkan solusi nyata bagi tantangan keberlanjutan,” ujarnya. (el’s)

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...