KPK Periksa Pejabat Direktorat Transformasi Bisnis DJP Terkait Dugaan Suap Pajak KPP Madya Jakut

Jakarta | Sketsa Online Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil saksi dalam penyidikan kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan. Kali ini, penyidik memeriksa seorang pegawai Direktorat Transformasi Proses Bisnis (TPB) berinisial TPN.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyampaikan bahwa TPN diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan suap pemeriksaan pajak yang terjadi di KPP Madya Jakarta Utara untuk periode 2021–2026.

“Pemeriksaan bertempat di Gedung Merah Putih KPK atas nama TPN selaku Kepala Seksi pada Direktorat TPB DJP Kemenkeu,” ujar Budi kepada jurnalis di Jakarta, Rabu.

Baca juga:  KPK Ungkap Alasan Kembalikan Yaqut ke Rutan, Usai Sempat Jadi Tahanan Rumah dalam Kasus Kuota Haji

Tiga Saksi Diperiksa

Selain TPN, KPK juga memanggil dua saksi lainnya guna mendalami aliran dana dan konstruksi perkara. Keduanya adalah ES dari pihak swasta serta RR yang merupakan pegawai di KPP Madya Jakarta Utara.

Pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengembangan kasus hasil operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada 9–10 Januari 2026. Dalam OTT tersebut, delapan orang diamankan terkait dugaan pengaturan pajak di sektor pertambangan.

OTT Pertama KPK Tahun 2026

Pada 9 Januari 2026, KPK menyatakan bahwa operasi senyap tersebut berkaitan dengan dugaan rekayasa atau pengaturan nilai pajak di sektor pertambangan. Dua hari kemudian, tepatnya 11 Januari 2026, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka.

Baca juga:  Dana RW Rp300 Juta Jadi Fokus Reses, Turiman Tekankan Akuntabilitas Program Wisata Keberagaman

Kelima tersangka tersebut adalah:

  • Dwi Budi (DWB), Kepala KPP Madya Jakut

  • Agus Syaifudin (AGS), Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakut

  • Askob Bahtiar (ASB), Tim Penilai di KPP Madya Jakut

  • Abdul Kadim Sahbudin (ABD), konsultan pajak

  • Edy Yulianto (EY), staf PT Wanatiara Persada

Kasus ini mencuat setelah KPK menduga adanya praktik suap untuk menurunkan nilai pembayaran kekurangan pajak bumi dan bangunan (PBB) periode tahun pajak 2023.

Dugaan Suap Rp4 Miliar

Edy Yulianto diduga sebagai pihak pemberi suap kepada sejumlah pegawai KPP Madya Jakarta Utara dengan nilai mencapai Rp4 miliar. Uang tersebut diduga diberikan untuk menurunkan nilai kekurangan pembayaran PBB.

Baca juga:  Apresiasi Komitmen Wali Kota Depok, Yadi Suryadi Siap Laksanakan Dana RW secara Akuntabel

Awalnya, nilai kewajiban pajak perusahaan tercatat sekitar Rp75 miliar. Namun, setelah adanya dugaan pengaturan, nilai tersebut berubah menjadi sekitar Rp15,7 miliar.

KPK menegaskan akan terus mengembangkan perkara ini dan menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat, termasuk peran pejabat maupun pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.

Kasus ini kembali menjadi sorotan publik karena menyangkut integritas sistem perpajakan nasional serta komitmen pemerintah dalam memberantas praktik korupsi di sektor strategis.

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...