Kejati Sumsel Sita 13 Truk dan 1 Excavator dalam Kasus Korupsi Distribusi Semen PT KMM

Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) menyita 13 unit truk dan satu alat berat excavator dalam penggeledahan kasus dugaan korupsi distribusi semen PT KMM periode 2018–2022. Penyitaan ini menjadi langkah penting dalam penguatan alat bukti sekaligus upaya pemulihan kerugian keuangan negara.

Palembang, Sumatera Selatan | Sketsa Online – Penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam kegiatan distribusi semen oleh distributor PT KMM di wilayah Sumatera Selatan terus bergulir. Tim Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Sumsel kini semakin intensif mengumpulkan alat bukti dan menelusuri aset yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Dalam pengembangan kasus, penyidik melakukan penggeledahan di lokasi batching plant milik PT KMM yang berada di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Talang Kelapa, Kecamatan Alang-Alang Lebar, Kota Palembang, pada Selasa, 28 April 2026.

Baca juga:  Polisi Ungkap Kronologi Pembunuhan Wanita di Jakarta Timur, Pelaku WNA Irak Ditangkap

Sita 13 Truk dan Excavator

Dari hasil penggeledahan tersebut, penyidik menyita sejumlah aset penting yang diduga terkait dengan perkara.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sumsel, Vanny Yulia Eka Sari, menjelaskan bahwa penyitaan dilakukan berdasarkan surat perintah resmi dari Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan.

Adapun aset yang disita meliputi:

  • 8 unit truk mixer
  • 5 unit dump truk
  • 1 unit excavator

“Seluruh proses penyitaan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Vanny dalam keterangan resminya, Rabu (29/4/2026).

Baca juga:  Anggota DPR Desak KPK Transparan Soal Polemik Penahanan Yaqut, Minta Penjelasan Detail

Setelah penyitaan dilakukan, tim penyidik langsung mengajukan permohonan persetujuan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Palembang Kelas IA Khusus pada 29 April 2026.

Penguatan Bukti dan Pemulihan Kerugian Negara

Langkah penyitaan ini tidak hanya bertujuan untuk melengkapi alat bukti, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemulihan kerugian keuangan negara akibat dugaan praktik korupsi dalam distribusi semen tersebut.

Penyidik juga terus menelusuri kemungkinan adanya aset lain yang berkaitan dengan perkara, termasuk aliran dana dan pihak-pihak yang terlibat.

Kronologi dan Penetapan Tersangka

Sebelumnya, Kejati Sumsel telah menetapkan tiga orang tersangka dalam kasus ini pada 9 Februari 2026. Penetapan tersebut dilakukan berdasarkan hasil penyidikan yang dimulai sejak 24 September 2025 dan diperbarui pada 13 Januari 2026.

Baca juga:  SP3 Kasus Melani Setiadi Dipertanyakan, Peran Kejaksaan Jaksel Jadi Sorotan

Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan, Anton Delianto, menyampaikan bahwa penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengantongi alat bukti yang cukup sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasus ini diduga terkait dengan penyimpangan dalam kegiatan distribusi semen oleh PT KMM selama periode 2018 hingga 2022 di wilayah Sumatera Selatan.

Penyidikan Terus Berlanjut

Hingga kini, Kejati Sumsel menegaskan bahwa proses penyidikan masih terus berjalan. Tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan tersangka maupun penyitaan aset lain seiring berkembangnya penyidikan.

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...