Masyarakat Sali Baru Gelorakan Tuntutan Hak Plasma ke PT DIS

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com – Masyarakat Desa Sali Baru, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG) kembali menyuarakan tuntutan Hak Plasma terhadap PT. Dinamika Inti Sentosa (DIS).

Hal ini terungkap dari surat Pemerintah Desa Sali Baru dengan nomor : 141/278/XI/2025 perihal Surat Keberatan dan Mohon Penyelesaian yang ditujukan kepada Bupati Mandailing Natal (Madina) tertanggal 05 Nopember 2025.

Dalam surat tersebut, masyarakat Desa Sali Baru melalui Pemerintah Desa Sali Baru menyatakan keberatan atas terbitnya IUP PT. DIS dan memohon kepada bapak bupati untuk dapat menyelesaikan masalah hak plasma masyarakat Desa Sali Baru.

Tim advokasi perjuangan masyarakat Desa Sali Baru, Achmad Sandry, S.H., M.Kn., kepada wartawan pada Senin (24/11/2025) menyampaikan bahwa hari ini dijadwalkan ada pertemuan antara masyarakat Sali Baru melalui Pemerintah Desa Sali Baru dengan pihak Manajemen PT. Dinamika Inti Sentosa (DIS).

Baca juga:  PPP Depok Murka! Kecam Pelaku KDRT Cucu Mantan DPRD, Tuntut Hukuman Maksimal

“Kami sebagai putra Muara Batang Gadis, tentu akan mengawal aspirasi tuntutan yang menjadi Hak masyarakat,” ujar Sandry.

Lawyer muda asal Pantai Barat Madina ini juga menjelaskan bahwa perjuangan masyarakat Desa Sali Baru merupakan hal yang wajar dan sudah merupakan kewajiban PT. DIS memberikan Hak Plasma bagi masyarakat Desa Sali Baru.

“Perusahaan perkebunan PT. DIS itu memperoleh izin mengelola lahan seluas lebih kurang 6.250 Hektar dengan lokasi tertera pada IUP berada di wilayah tiga desa yaitu, Desa Sali Baru, Desa Tabuyung (Kecamatan Muara Batang Gadis) dan Desa Sundutan Tigo (Kecamatan Natal),” ucap Sandry.

Baca juga:  Antisipasi Gejolak Energi Global, Universitas Pertamina Cetak Lulusan Berkemampuan Lintas Disiplin Teknik dan Sosial

“Wajar dong dan sudah selayaknya masyarakat Sali Baru mendapatkan haknya! ” tegas Lawyer yang dikenal vokal ini.

Lebih lanjut, kata Sandry, pihak perusahaan perkebunan dalam hal ini PT. DIS mempunyai kewajiban hak plasma 20% dari total luas lahan yang diusahai kepada masyarakat sekitar sebagaimana diatur dalam Permentan nomor : 26/Permentan/OT.140/2/2007 J.o Peraturan Menteri Pertanian Nomor : 98/Permentan/ot.140/9/2013 tentang Pedoman Perizinan Usaha Perkebunan.

Baca juga:  Kota Bogor Bersiap Sambut Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026, Napak Tilas Pajajaran Hadirkan 885 Seniman

“Hari ini seharusnya ada pertemuan antara masyarakat Desa Sali Baru dengan pihak manajemen PT. DIS di Kantor Desa Sali Baru dengan agenda permohonan realisasi hak plasma Desa Sali Baru, namun berhubung cuaca ekstrim, pertemuan ditunda. Kami tentu berharap i’tikat baik dari PT. DIS dan harapan kami kapada bapak Bupati Mandailing Natal agar tegas dan berdiri bersama masyarakat,” tutup Sandry.

Sebelumnya, gelombang tuntutan hak Plasma terhadap perusahaan perkebunan PT. DIS ini juga disuarakan oleh masyarakat Desa Tabuyung beberapa waktu lalu dan hingga kini masih terus berjuang untuk bisa merealisasikan tuntutan yang menjadi kewajiban PT. DIS. (IS)

Latest

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak terus menunjukkan perkembangan positif. Komitmen...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...