Depok | Sketsa Online – Pemerintah Kota Depok bergerak cepat menangani persoalan banjir yang selama ini dikeluhkan warga Kampung Benda, Kelurahan Cipayung.
Wali Kota Depok, Supian Suri, turun langsung meninjau lokasi terdampak banjir sekaligus memastikan penanganan dilakukan secara maksimal melalui pengerahan alat berat oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Depok.
Kedatangan Supian Suri disambut antusias warga yang selama bertahun-tahun harus menghadapi genangan air, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut.
Tidak hanya melakukan peninjauan, Pemkot Depok juga langsung melakukan langkah teknis di lapangan sebagai bentuk respons cepat atas keluhan masyarakat.
Berdasarkan pantauan di lokasi, alat berat milik PUPR Kota Depok diterjunkan untuk melakukan pengerukan sedimentasi, pengangkatan material lumpur, serta normalisasi saluran air yang mengalami pendangkalan.
Langkah tersebut dilakukan untuk memperlancar aliran air dan mengurangi risiko luapan yang kerap menyebabkan banjir di kawasan permukiman warga.
Plt. Kepala Dinas PUPR Kota Depok, Yodi Joko Bintoro, mengatakan pihaknya telah melakukan pemantauan langsung di lapangan sejak Minggu (10/5/2026) hingga Senin (11/5/2026). Menurutnya, pengawasan dilakukan secara intensif agar proses penanganan berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Kami memantau langsung perkembangan di lapangan mulai dari Minggu hingga hari ini. Tidak hanya itu, jumlah alat berat yang diturunkan juga kami tambah agar pekerjaan dapat berjalan maksimal dan lebih cepat selesai,” ujar Yodi, Senin (11/5/2026).
Ia menjelaskan, pengerukan yang dilakukan saat ini difokuskan pada titik-titik yang mengalami penyumbatan dan sedimentasi cukup parah sehingga menghambat aliran air. Penanganan tersebut diharapkan mampu mempercepat surutnya genangan sekaligus mengurangi potensi banjir saat curah hujan kembali meningkat.
Selain pengerukan, PUPR Kota Depok juga akan melakukan evaluasi terhadap hasil pekerjaan selama tiga hari ke depan. Evaluasi tersebut dilakukan untuk melihat efektivitas normalisasi saluran yang sudah dikerjakan sekaligus menentukan langkah lanjutan apabila masih ditemukan persoalan pada sistem drainase maupun aliran sungai di wilayah tersebut.
“Evaluasi ini penting untuk memastikan penanganan yang dilakukan benar-benar efektif. Jika nantinya masih diperlukan penanganan lanjutan, tentu akan kami tindak lanjuti agar persoalan banjir di wilayah ini bisa tertangani lebih optimal,” tambahnya.
Langkah cepat yang dilakukan Pemkot Depok pun mendapat apresiasi dari warga Kampung Benda. Mereka berharap penanganan yang dilakukan kali ini tidak hanya bersifat sementara, tetapi menjadi solusi nyata bagi persoalan banjir kronis yang selama ini mengganggu aktivitas dan kenyamanan masyarakat.
Dengan pengerahan alat berat, penambahan dukungan personel, serta pemantauan langsung dari pemerintah daerah, warga kini berharap Kampung Benda dapat terbebas dari persoalan banjir menahun yang selama ini menjadi momok setiap musim hujan tiba. (el’s)




