Pemkot Bogor Luncurkan LLTT, Perkuat Pengelolaan Air Limbah dan Sanitasi Kota

Pemerintah Kota Bogor resmi meluncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) sebagai langkah strategis memperkuat pengelolaan air limbah dan sanitasi kota. Program ini ditargetkan menjangkau ribuan warga dan menjadi fondasi menuju sistem pengolahan limbah yang lebih modern dan terintegrasi.

Kota Bogor | Sketsa Online – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat sistem sanitasi dengan meluncurkan program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT). Program ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pengelolaan air limbah sekaligus menjawab tantangan regulasi terbaru di sektor air bersih dan sanitasi.

Pelaksanaan LLTT dilakukan melalui kolaborasi antara Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dan Perumda Trans Pakuan Kota Bogor. Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama oleh Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, dan Plt Direktur Utama Perumda Trans Pakuan, Eko Prabowo, yang turut disaksikan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Baca juga:  445 Jamaah Haji Kloter 07 JKS Berangkat dari Bogor, Bupati Rudy Susmanto Pesan Jaga Kesehatan dan Kekompakan

Sebagai tahap awal implementasi, layanan LLTT didukung oleh empat armada TIKA (Tertib Kelola Tinja Berkala). Program ini diprioritaskan untuk melayani sekitar 6.000 pelanggan Tirta Pakuan di wilayah Kecamatan Bogor Utara secara gratis. Ke depan, cakupan layanan direncanakan akan diperluas ke seluruh wilayah Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menegaskan bahwa peluncuran LLTT merupakan bentuk respons pemerintah daerah terhadap amanah undang-undang terbaru terkait pengelolaan air bersih dan air limbah.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya bertanggung jawab menyediakan air bersih melalui layanan PDAM, tetapi juga memastikan pengelolaan air limbah berjalan optimal.

“Pengelolaan air limbah, termasuk lumpur tinja, menjadi bagian penting dalam mencapai target layanan dasar masyarakat. Tanpa sistem yang matang, target tersebut sulit tercapai,” ujar Dedie saat peresmian di IPAL-IPLT Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Selasa (5/5/2026).

Baca juga:  Bukti Baru Mengalir! Dua Eks Anak Didik Pelatih Voli Depok Akhirnya Buka Suara

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini. Pemanfaatan jaringan kerja milik pemerintah daerah, termasuk Perumda penyedia air bersih dan jasa transportasi, dinilai mampu mempercepat peningkatan cakupan layanan.

Namun demikian, Dedie mengakui bahwa capaian 100 persen layanan belum dapat diraih dalam waktu dekat. Hal ini disebabkan keterbatasan kapasitas instalasi pengolahan air limbah yang masih perlu dikembangkan.

Sementara itu, Plt Direktur Utama Perumda Trans Pakuan, Eko Prabowo, menyampaikan bahwa program LLTT tidak hanya membuka peluang bisnis baru, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sanitasi masyarakat.

“Ini bukan sekadar layanan baru, tetapi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat melalui pengelolaan limbah yang terjadwal dan profesional,” ujarnya.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, menjelaskan bahwa target awal 6.000 pelanggan disesuaikan dengan kapasitas IPAL-IPLT Tanah Baru yang saat ini mampu menampung sekitar 30 meter kubik limbah per hari.

Baca juga:  Pemkab Bogor Percepat Transformasi Posyandu 6 SPM untuk Perkuat Layanan Dasar hingga Desa

Ia menekankan bahwa program ini merupakan langkah awal menuju sistem pengelolaan limbah yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Hari ini adalah awal dari perubahan. Ke depan, kita perlu mengembangkan kapasitas instalasi agar dapat menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat,” kata Rino.

Dalam operasionalnya, armada TIKA akan menggunakan sistem kontrak berbasis kinerja. Setiap layanan penyedotan lumpur tinja akan dibayarkan secara khusus oleh Perumda Tirta Pakuan.

Untuk tahap awal, layanan ini masih diberikan secara gratis hingga ada kebijakan lanjutan. Nantinya, sistem tarif akan diterapkan seiring terbentuknya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan air limbah.

Program LLTT diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sanitasi, tetapi juga membangun budaya baru di tengah masyarakat bahwa pengelolaan limbah merupakan bagian penting dari kehidupan perkotaan yang sehat dan berkelanjutan.

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...