Depok | Sketsa Online – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Depok dimanfaatkan sebagai momentum untuk mendorong perubahan gaya hidup masyarakat ke arah yang lebih sehat.
Melalui kegiatan senam massal yang digelar di halaman Kelurahan Cipayung Jaya, Sabtu (25/4/2026), Wakil Ketua DPRD Kota Depok sekaligus Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Depok, Hj. Yuni Indriany, S.E., M.Si., mengsosialisasikan Gerakan 30 Menit sebagai ajakan kepada masyarakat untuk rutin beraktivitas fisik setiap hari.
Sejak pagi, ratusan warga dari berbagai kalangan mulai dari ibu rumah tangga, pemuda, hingga lansia memadati lokasi kegiatan dengan penuh antusias.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga sarana edukasi langsung yang mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
Sebagai wakil rakyat, Hj. Yuni Indriany menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan warga dengan turun langsung berbaur bersama masyarakat, mengikuti kegiatan, sekaligus memberikan edukasi pentingnya menjaga kebugaran tubuh. Kehadirannya menjadi bentuk nyata perhatian terhadap kualitas hidup masyarakat.
Senam massal dipandu oleh instruktur dengan rangkaian gerakan yang sederhana, terukur, dan mudah diikuti oleh semua usia. Dimulai dari pemanasan, gerakan inti, hingga pendinginan, seluruh rangkaian difokuskan pada peningkatan kelenturan, kekuatan otot, serta kesehatan jantung. Peserta juga diperkenalkan pada teknik pernapasan yang baik guna memaksimalkan manfaat aktivitas fisik.
Dalam kesempatan tersebut, Hj. Yuni Indriany menegaskan bahwa menjaga kesehatan tidak harus mahal atau sulit. Ia mengajak masyarakat untuk memulai dari kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, yakni meluangkan waktu minimal 30 menit setiap hari untuk bergerak.
“Gerakan 30 menit ini adalah langkah sederhana, tetapi jika dilakukan secara rutin, dampaknya sangat besar bagi kesehatan. Ini adalah investasi jangka panjang untuk masa depan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, aktivitas fisik yang rutin dapat meningkatkan daya tahan tubuh, memperbaiki sirkulasi darah, serta menurunkan risiko berbagai penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas. Menurutnya, perubahan pola hidup menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat.
Tak hanya itu, Hj. Yuni Indriany juga menekankan pentingnya pola hidup sehat secara menyeluruh. Masyarakat diimbau untuk mengonsumsi makanan bergizi seimbang, memperbanyak sayur dan buah, mengurangi asupan gula dan lemak, serta menjaga waktu istirahat yang cukup.
“Kesehatan itu dibangun dari kebiasaan. Apa yang kita makan, bagaimana kita bergerak, hingga bagaimana kita mengelola stres, semuanya saling berkaitan,” tambahnya.
Kegiatan ini turut melibatkan Karang Taruna dan aparatur Kelurahan Cipayung Jaya sebagai bagian dari upaya kolaboratif membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Peran pemuda diharapkan menjadi motor penggerak keberlanjutan program di lingkungan masing-masing, sementara pemerintah kelurahan didorong untuk terus menghadirkan ruang dan fasilitas yang mendukung aktivitas sehat warga.
Untuk menambah semarak kegiatan, panitia juga menyediakan doorprize yang disambut meriah oleh peserta. Selain meningkatkan partisipasi, hal ini juga menunjukkan bahwa kegiatan sehat dapat dikemas secara menarik dan menyenangkan.
Menutup pernyataannya, Hj. Yuni Indriany mengajak masyarakat menjadikan momentum HUT ke-27 Kota Depok sebagai titik awal perubahan gaya hidup yang berkelanjutan.
“Perayaan ini harus memberi dampak nyata. Kita ingin masyarakat tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus melanjutkan kebiasaan hidup sehat di rumah dan lingkungan masing-masing,” tuturnya.
Masyarakat yang sehat akan memiliki kualitas hidup yang lebih baik, lebih produktif, serta mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, investasi pada kesehatan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Kota Depok yang lebih maju dan berdaya saing.
Melalui kampanye Gerakan 30 Menit, peringatan HUT ke-27 Kota Depok tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan penguatan kesadaran kolektif masyarakat.
“Gerakan ini diharapkan mampu membentuk budaya hidup sehat yang mengakar, demi terwujudnya masyarakat Depok yang lebih aktif dan produktif ke depan,” tutupnya. (el’s)




