Depok | Sketsa Online – Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Anggota Komisi A DPRD Kota Depok, Fransiskus Samosir, memuji langkah Wali Kota Depok, Supian Suri, yang menghadiri Perayaan Natal Tingkat Kota Depok di Gereja Bethel Indonesia (GBI), Jalan Dahlia, Kelurahan Depok, Kecamatan Pancoran Mas, Minggu (25/1/2026).
Ia menilai langkah tersebut sebagai kemajuan dalam membangun sikap terbuka dan toleran di Kota Depok.
Fransiskus menyebut kehadiran Wali Kota Depok dalam perayaan Natal tingkat kota sebagai peristiwa yang jarang terjadi, bahkan bisa dikatakan baru pertama kali. Momentum ini, menurutnya, menjadi sinyal positif atas perubahan iklim sosial di tengah masyarakat.
“Ini merupakan sebuah kemajuan. Mungkin baru pertama kali Wali Kota Depok hadir dalam perayaan Natal tingkat kota. Ini menunjukkan Depok semakin terbuka dan menjunjung nilai toleransi,” ujar Fransiskus.
Selain itu, Ia juga menyinggung citra Kota Depok yang selama ini kerap dilekatkan dengan isu intoleransi. Namun, berdasarkan sejumlah survei, Fransiskus menilai kondisi tersebut terus mengalami penurunan dalam beberapa tahun terakhir.
“Selama ini Depok sering disebut sebagai kota intoleran. Tetapi berdasarkan survei, angka intoleransi itu terus menurun,” katanya.
Menurut Fransiskus, perubahan tersebut tidak terlepas dari arah kepemimpinan Wali Kota Supian Suri yang dinilai berupaya merangkul seluruh golongan masyarakat tanpa membedakan latar belakang.
“Kepemimpinan Wali Kota Supian Suri menunjukkan komitmen untuk merangkul semua golongan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ia berharap langkah ini dapat terus berlanjut agar semangat keterbukaan dan toleransi tidak berhenti pada satu momentum, tetapi tumbuh sebagai budaya dalam kehidupan bermasyarakat di Kota Depok.
Momentum Perayaan Natal Tingkat Kota Depok ini menjadi penanda bahwa ruang kebersamaan lintas iman dapat tumbuh seiring komitmen kepemimpinan yang inklusif.
“Mudah mudahan kehadiran pemimpin daerah di tengah keberagaman diharapkan mampu menumbuhkan rasa saling percaya, memperkuat persaudaraan, serta meneguhkan Depok sebagai kota yang aman, terbuka, dan menjadi rumah bersama bagi seluruh warganya,” tutupnya. (el’s)




