Depok | Sketsa Online – Ketua Umum Ikatan Alumni SMPN 3 Depok (Ikabento), H. Hamzah, mengajak para alumni untuk bersatu dan hadir langsung di tribun pertandingan guna memberikan dukungan kepada tim basket SMPN 3 Depok yang berlaga dalam ajang Liga Basket Pelajar Piala Wali Kota Depok.
Ajakan tersebut disampaikan sebagai bentuk kepedulian alumni dalam menguatkan semangat juang serta asa prestasi generasi muda.
Hamzah menegaskan bahwa kehadiran alumni memiliki makna penting bagi para atlet pelajar yang tengah membawa nama sekolah. Menurutnya, dukungan langsung dari tribun dapat menjadi dorongan moral yang mampu meningkatkan kepercayaan diri para pemain saat bertanding.
“Kami ingin para siswa merasakan bahwa mereka tidak berjuang sendiri. Kehadiran alumni merupakan bentuk dukungan nyata sekaligus motivasi bagi mereka,” ujar Hamzah, Minggu (25/1/2026).
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajak para alumni yang tergabung dalam Ikabento untuk hadir pada pertandingan selanjutnya.
“Saya sudah meminta para alumni Ikabento untuk bersama-sama datang dan memberikan semangat. Ikabento akan hadir mendukung tim basket SMPN 3 Depok di Liga Basket Pelajar Piala Wali Kota Depok,” katanya.
Menurut Hamzah, keterlibatan alumni tidak semata dilandasi rasa nostalgia terhadap almamater, melainkan merupakan tanggung jawab moral untuk turut membangun karakter dan mengembangkan potensi generasi muda. Olahraga, khususnya basket, dinilai sebagai sarana efektif dalam menanamkan nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, serta daya juang.
“Olahraga mengajarkan banyak hal tentang kehidupan. Dari lapangan, anak-anak belajar kerja keras, kekompakan, dan mental pantang menyerah,” ujarnya.
Ajang Liga Basket Pelajar Piala Wali Kota Depok sendiri merupakan kompetisi bergengsi yang diikuti pelajar dari berbagai sekolah di Kota Depok. Selain menjadi wadah adu prestasi, kompetisi ini juga berfungsi sebagai sarana pembinaan atlet pelajar agar berkembang secara teknis maupun mental.
Ikabento memandang sinergi antara alumni dan sekolah sebagai elemen penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang suportif. Kehadiran alumni di tribun tidak hanya memberikan semangat, tetapi juga menjadi teladan nyata bagi siswa tentang arti kebersamaan lintas generasi.
Hamzah berharap dukungan tersebut dapat menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus kebanggaan siswa terhadap sekolahnya.
Menutup pernyataannya, Hamzah menyampaikan refleksi mengenai makna kebersamaan lintas generasi dalam dunia pendidikan.
“Ketika alumni dan siswa saling menguatkan, yang sedang kita bangun bukan hanya prestasi hari ini, melainkan harapan dan masa depan. Dari tribun, kami ingin menanamkan keyakinan bahwa setiap anak memiliki potensi untuk tumbuh dan berhasil,” tutupnya. (el’s)




