Terduga Pengedar Narkoba di Natal Ditangkap, Asumsi Liar Warga Berkembang

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com – Beredar kabar penangkapan seorang pria terduga pengedar Narkoba dengan Tempat Kejadian Perkara (TKP) Kelurahan Pasar I Natal, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Kamis sore (5/2/2026).

Kebenaran informasi ini menjadi perbincangan warga karena minim informasi dan nyaris tak terekspos media. Walaupun masyarakat Natal tak terkejut dengan peristiwa penangkapan si terduga. Diketahui beberapa warga Natal menyaksikan dan melihat seorang pemuda biasa dipanggil M (41) diapit personil Polsek Natal dengan keadaan tangan diikat tali tis (borgol plastik).

Baca juga:  Diduga Dikriminalisasi, Petani Plasma Kinali Melalui Kuasa Hukum Mengadu Kepada Komisi III DPR RI

Warga sekitar TKP mengungkap, petugas kepolisian dari Polsek Natal, Polres Mandailing Natal menggerebek lapak yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba di belakang salah satu sekolah lanjutan tingkat pertama. Namun dari tiga orang yang digerebek, hanya satu yang berhasil diringkus, dua lainnya melarikan diri.

Untuk memastikan peristiwa penangkapan itu, wartawan mencoba konfirmasi kepada Kasat Narkoba Polres Mandailing Natal, AKP. Said Rum Fadilla Harahap. Ia membalas singkat pesan seluler dengan kalimat, “Silakan melalui humas ya pak”.

Baca juga:  Geger Nasional! Inspektorat Depok vs KemenPANRB: Klaim “Tak Perlu Izin” Dipatahkan Regulasi Pusat

Sementara itu, Kasi Humas Polres Mandailing Natal, AKP Megawati belum merespon konfirmasi dari wartawan terkait penangkapan dengan TKP Pasar I Natal, Kecamatan Natal.

Selain itu, akibat tertutupnya informasi penangkapan tersebut, di sosial media warga Pantai Barat Mandailing Natal menimbulkan beragam perspektif yang mempertanyakan transparansi proses hukum terkait peredaran Narkotika di wilayah Pantai Barat Mandailing Natal (Madina).

Baca juga:  Kapolres Madina Sampaikan Layanan Call Center 110 Saat Kunker di Polsek Natal

Hal ini juga menimbulkan asumsi liar di tengah-tengah masyarakat Natal, bahkan ada yang mengaitkan si terduga M (41) mempunyai orang “kuat” yang juga merupakan oknum APH.

Untuk diketahui, dari informasi yang dihimpun barang bukti yang didapat pihak Kepolisian Sektor Natal terdiri dari dua plastik diduga sabu-sabu dalam bungkus rokok dan sedikit ganja kering. (IS)

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...