Citeureup, Bogor | Sketsa Online – Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan layanan sosial inklusif saat meninjau langsung UPT Balai Kesejahteraan Sosial di Kecamatan Citeureup, Sabtu (28/3/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan fasilitas yang tersedia benar-benar layak, aman, dan mendukung kebutuhan anak istimewa.
Bupati Bogor Rudy Susmanto menekankan bahwa kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya anak istimewa, merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat.
Dalam kunjungannya ke UPT Balai Kesejahteraan Sosial Citeureup, ia melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi sarana dan prasarana yang digunakan untuk pelayanan sosial. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan bahwa seluruh fasilitas berada dalam kondisi optimal dan mampu memberikan rasa aman serta kenyamanan.
“Kenyamanan mereka adalah tanggung jawab kita bersama. Hari ini kami ingin memastikan bahwa setiap fasilitas yang ada benar-benar mendukung kebutuhan mereka, baik dari sisi keamanan maupun kelayakan,” ujar Rudy.
Ia juga mengakui bahwa pelayanan yang diberikan selama ini masih perlu ditingkatkan. Pemerintah Kabupaten Bogor, kata dia, akan terus berupaya melakukan pembenahan agar kualitas layanan semakin baik.
“Kami mohon maaf apabila selama ini belum sepenuhnya mampu menghadirkan sarana dan prasarana yang benar-benar layak, serta memberikan rasa aman dan cinta yang tulus bagi anak-anak istimewa. Ini menjadi tanggung jawab kami untuk terus berbenah,” ungkapnya.
Menurutnya, perhatian terhadap anak istimewa tidak hanya berhenti pada penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga mencakup aspek kemanusiaan, empati, dan kasih sayang yang tulus.
“Anak istimewa layak mendapatkan perhatian, cinta, dan fasilitas terbaik dari kita semua. Pemerintah daerah akan terus meningkatkan kualitas layanan sosial agar semakin inklusif dan berkeadilan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem pelayanan sosial yang merata dan inklusif, sehingga seluruh masyarakat tanpa terkecuali dapat memperoleh hak dan perlindungan yang layak.




