Operasi Gabungan Dipimpin Bupati Bogor untuk Jaga Kondusivitas Wilayah
BOGOR | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengintensifkan pengamanan selama bulan suci Ramadan melalui patroli skala besar. Kegiatan yang digelar pada Minggu dini hari (1/3/2026) tersebut dipimpin langsung oleh Rudy Susmanto selaku Bupati Bogor, didampingi Wikha Ardilestanto, Dandim 0621 Kabupaten Bogor, serta Ketua DPRD Kabupaten Bogor.
Patroli gabungan ini melibatkan personel TNI, Polri, dan Satpol PP dengan menyasar sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi penjualan minuman keras (miras) ilegal. Langkah ini diambil sebagai bagian dari komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama Ramadan 1447 Hijriah.
124 Botol Miras Disita, Pemilik Diperiksa
Dalam operasi tersebut, petugas berhasil mengamankan sebanyak 124 botol minuman keras dari salah satu toko yang kedapatan masih beroperasi dan melakukan transaksi. Seluruh barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Bogor untuk proses hukum lebih lanjut.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menegaskan bahwa razia miras ini akan terus dilakukan secara rutin setiap malam selama Ramadan.
“Di lokasi yang kami periksa, ditemukan total 124 botol minuman keras dan semuanya sudah diamankan oleh personel gabungan. Ke depan, kami mengimbau kepada tempat-tempat lain yang masih menjual minuman keras agar segera menghentikan aktivitasnya. Jika tidak, akan kami tindak tegas,” ujarnya.
Penanganan kasus ini dilakukan melalui mekanisme tindak pidana ringan (tipiring). Sementara itu, operasional tempat usaha tersebut ditutup sementara hingga proses hukum selesai. Petugas juga melakukan penyisiran lanjutan ke sejumlah toko di sekitar lokasi guna memastikan tidak ada praktik serupa.
Cegah Balap Liar dan Gangguan Kamtibmas
Selain fokus pada peredaran miras, patroli skala besar Ramadan ini juga menyasar potensi gangguan kamtibmas lainnya, seperti aksi balap liar dan tawuran remaja. Aparat keamanan mengimbau masyarakat agar segera melaporkan setiap indikasi gangguan keamanan melalui hotline Polri 110 yang terhubung langsung dengan Polsek maupun Polres terdekat.
Sebagai solusi preventif terhadap maraknya balap liar, Forkopimda Kabupaten Bogor menghadirkan kegiatan balap lari resmi di kawasan Stadion Pakansari. Kegiatan tersebut digelar setiap malam Minggu selama Ramadan dan diikuti sekitar 200 peserta dari perwakilan seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor.
Ajang ini akan berlangsung hingga pertengahan Ramadan dengan sistem penyisihan dan final, sebagai wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan energi dan bakatnya secara aman dan terorganisir.
Komitmen Pemerintah Jaga Ketenteraman Ramadan
Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan bahwa patroli skala besar ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga stabilitas wilayah selama bulan suci.
“Ini adalah upaya dan tanggung jawab bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah Kabupaten Bogor, khususnya di bulan suci Ramadan. Kami ingin menghadirkan rasa aman, nyaman, dan tenteram agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan penuh keberkahan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa penindakan terhadap penjual minuman keras menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban serta menghormati umat Muslim yang tengah menjalankan ibadah puasa.
“Kami bersama jajaran Forkopimda dan Pemerintah Kabupaten Bogor mengambil langkah tegas terhadap para penjual minuman keras yang masih beroperasi di bulan Ramadan. Ini bukti keseriusan kami dalam menjaga ketertiban dan menghormati masyarakat yang sedang beribadah,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Bogor berharap sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta dukungan aktif masyarakat dapat terus terjalin demi terciptanya situasi yang aman, damai, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Bogor selama Ramadan.




