Padat Antrian BBM SPBU Natal, Hitungan Jam Pertalite Habis

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com – Masyarakat Natal sekitar memadati Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) 14.229.325 Natal di Jalan Lintas Pantai Barat, Panggautan, Kecamatan Natal pada Rabu (3/12/2025).

Ratusan masyarakat yang didominasi kendaraan roda dua padat antri dan sempat meluber hingga ke kiri kanan jalan saat melakukan antrian untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di SPBU tersebut.

Baca juga:  Biaya Pendaftaran Sekolah Tak Kembali, Siswanto Dorong Regulasi Perlindungan Biaya Pendidikan Peserta Didik

Dari pantauan di lokasi, mobil tangki pembawa BBM tiba di SPBU 14.229.325 Natal sekira pukul 10.50 Wib.

Sementara pendistribusian BBM jenis Pertalite kepada masyarakat yang mengantri dimulai sekira pukul 13.00 Wib dengan pengawalan PAM personil Brimob dan Security SPBU ditambah pengawasan dari beberapa personil Kepolisian dari Polsek Natal dan TNI dari Koramil 17 Natal. Untuk pengisian Sepeda motor dibatasi maksimal pengisian BBM Pertalite senilai nominal Rp. 50.000,- dan untuk mobil roda empat pengisian BBM Pertalite maksimal senilai nominal Rp. 200.000,-.

Baca juga:  BK DPRD Kota Depok, Mengucapkan Selamat HUT Kota Depok

Pendistribusian BBM subsidi ini berjalan lancar dan terkendali walau ada beberapa masyarakat dari kalangan emak-emak yang mengeluhkan panasnya terik matahari saat mengantri.

Pihak petugas SPBU 14.229.325 Natal sekira pukul 17.20 Wib mengumumkan minyak BBM jenis Pertalite telah habis. Dalam waktu hitungan jam, BBM jenis Pertalite sudah ludes terjual.

Sebelumnya, informasi yang diperoleh dari Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal, SPBU 14.229.325 Natal pada Rabu (3/12/2025) menerima pasokan BBM jenis Pertalite sebanyak 8 Kiloliter. (IS)

Latest

Menuju Indonesia Emas 2045, Sekda Tekankan Penguatan Fondasi Keluarga Lewat Posyandu 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok terus...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Newsletter

Don't miss

Menuju Indonesia Emas 2045, Sekda Tekankan Penguatan Fondasi Keluarga Lewat Posyandu 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok terus...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Kartini di Tengah Realita: Kepala DP3AP2KB Depok Ungkap Tantangan Perempuan Modern

Depok | Sketsa Online - Semangat perjuangan R.A. Kartini...

Menuju Indonesia Emas 2045, Sekda Tekankan Penguatan Fondasi Keluarga Lewat Posyandu 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok terus memperkuat fondasi pembangunan dari tingkat keluarga sebagai bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045. Komitmen...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi meluncurkan Posyandu Matahari RW 18 di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, sebagai bagian dari implementasi enam...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan ketidakpastian yang dirasakan orang tua korban pelecehan seksual, harapan itu datang dari seorang advokat yang...