CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Wakil Bupati Bogor Jaro Ade secara resmi melepas pemberangkatan perdana jamaah haji asal Kabupaten Bogor musim haji 2026. Sebanyak 445 jamaah dari kloter tiga diberangkatkan dari Cibinong, Kamis (23/4), menandai dimulainya rangkaian keberangkatan total 2.504 jemaah dalam delapan kloter.
Pemerintah Kabupaten Bogor resmi memulai pemberangkatan jamaah haji tahun 2026 dengan melepas kloter pertama dari wilayah tersebut. Kloter tiga menjadi rombongan pembuka yang membawa sebanyak 445 jamaah menuju Tanah Suci.
Wakil Bupati Bogor, Jaro Ade, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya pemberangkatan perdana tersebut. Ia berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam kondisi sehat.
“Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah SWT bahwa pada pagi hari ini kloter tiga jamaah haji Kabupaten Bogor dapat diberangkatkan. Ini menjadi pemberangkatan pertama dari total 2.504 jemaah yang terbagi dalam delapan kloter,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Bogor untuk turut mendoakan para jamaah agar diberikan kemudahan dan keselamatan selama menjalankan ibadah haji.
“Kita iringi dengan doa, semoga para jemaah diberikan kesehatan, kelancaran, serta berangkat dan pulang dengan selamat hingga dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” tambahnya.
Selain itu, Jaro Ade juga menyampaikan pesan dari Bupati Bogor, Rudy Susmanto, agar para jamaah turut mendoakan masyarakat Kabupaten Bogor serta bangsa Indonesia. Ia juga menyinggung situasi geopolitik di Timur Tengah yang menjadi perhatian, namun memastikan pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi demi kenyamanan jamaah.
Pemerintah Kabupaten Bogor bersama Kementerian Haji dan seluruh perangkat daerah berkomitmen memberikan pelayanan maksimal kepada para jamaah. Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor turut dilibatkan untuk memastikan kondisi kesehatan jamaah sejak sebelum keberangkatan hingga selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.
Di sisi lain, komposisi jamaah haji Kabupaten Bogor tahun ini cukup beragam. Jamaah termuda berusia 17 tahun yang berangkat bersama keluarga, sementara jamaah tertua mencapai usia 88 tahun. Meski masa tunggu keberangkatan berkisar antara 12 hingga 14 tahun, semangat para jamaah tetap tinggi, termasuk mereka yang lanjut usia.
Ke depan, Pemkab Bogor berharap kuota haji dapat meningkat pada tahun 2027. Saat ini, antrean jamaah masih cukup panjang akibat keterbatasan kuota di sejumlah daerah. Meski demikian, Kabupaten Bogor tetap mampu memberangkatkan 2.504 jamaah pada tahun ini.
Pemberangkatan kloter tiga ini menjadi awal dari rangkaian keberangkatan jamaah haji Kabupaten Bogor yang akan dilakukan secara bertahap dalam beberapa kloter berikutnya.




