CIBINONG, Bogor | Sketsa Online — Capaian pemeriksaan kesehatan jemaah haji Kabupaten Bogor tahun 2026 mencatat hasil melampaui target. Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor melaporkan jumlah jemaah yang telah menjalani pemeriksaan bahkan mencapai lebih dari 116 persen dari total kuota, menunjukkan kesiapan kesehatan calon jemaah jelang keberangkatan haji semakin optimal.
Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Kesehatan mencatat capaian signifikan dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan jemaah haji tahun 1447 Hijriah atau 2026 Masehi. Hingga saat ini, jumlah jemaah yang telah menjalani pemeriksaan kesehatan melampaui kuota yang telah ditetapkan.
Berdasarkan data terbaru, dari total kuota jemaah haji Kabupaten Bogor sebanyak 2.504 orang, tercatat sebanyak 3.802 data pemeriksaan kesehatan telah masuk dalam sistem Siskohatkes. Data tersebut mencakup jemaah haji reguler maupun jemaah haji khusus.
Dari total tersebut, sebanyak 3.146 jemaah telah menyelesaikan seluruh tahapan pemeriksaan kesehatan. Sementara itu, capaian pemeriksaan khusus untuk jemaah asal Kabupaten Bogor mencapai 2.853 orang atau sekitar 116,6 persen dari kuota yang tersedia.
Tidak hanya melayani jemaah lokal, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor juga melakukan pemeriksaan terhadap 293 jemaah asal luar daerah atau sekitar 12 persen dari total layanan.
Dalam aspek kelayakan kesehatan, sebanyak 3.134 jemaah atau sekitar 128,1 persen telah dinyatakan memenuhi kriteria istithaah kesehatan. Adapun hanya sekitar 0,5 persen jemaah yang belum memenuhi kriteria tersebut, yang umumnya disebabkan oleh penyakit kronis dan membutuhkan penanganan lanjutan.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr. Fusia Meidiawaty, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil kerja keras tim kesehatan serta meningkatnya kesadaran jemaah akan pentingnya menjaga kondisi kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci.
“Capaian ini menunjukkan sinergi yang baik antara petugas kesehatan dan jemaah. Kami terus mendorong agar seluruh jemaah memenuhi syarat istithaah kesehatan demi kelancaran dan kekhusyukan dalam menjalankan ibadah haji,” ujarnya.
Ke depan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, termasuk pemantauan dan pembinaan bagi calon jemaah haji. Langkah ini dilakukan guna memastikan seluruh jemaah siap secara fisik dan mental sehingga dapat menjalankan ibadah haji dengan aman dan lancar.




