Surya Kencana Ditertibkan Lagi, Pemkot Bogor Tegas: PKL Dilarang Berjualan di Jalan

Kota Bogor | Sketsa Online – Pemerintah Kota Bogor kembali menegaskan komitmennya dalam menata kawasan Surya Kencana secara konsisten. Penertiban yang menyasar sejumlah titik strategis ini dilakukan demi menjaga ketertiban, kebersihan, serta kenyamanan ruang publik di pusat kota.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menunjukkan langkah nyata dalam menata kawasan Surya Kencana, khususnya di Jalan Pedati, Jalan Lawang Saketeng, Jalan Bata, Jalan Roda, dan Gang Aut. Upaya ini menjadi bagian dari program berkelanjutan untuk menciptakan kawasan yang lebih tertib dan nyaman bagi masyarakat.

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa penataan tersebut bukanlah langkah sesaat, melainkan komitmen jangka panjang yang terus diawasi dan dievaluasi.

Baca juga:  Dedie Rachim Pimpin Apel di Kayu Manis, Pastikan 5 Proyek Strategis Dorong Kemajuan Kota Bogor

“Ini bagian dari upaya kita. Tidak mudah, tetapi insyaallah kita konsisten dan bisa. Kita mengontrol hasil penertiban yang selama ini dilakukan. Berdasarkan laporan masyarakat, masih ada pihak atau oknum yang mencoba memanfaatkan situasi,” ujar Dedie saat melakukan peninjauan langsung di kawasan Surya Kencana, Kecamatan Bogor Tengah, Senin (6/4/2026).

Menurutnya, penataan kawasan ini merupakan langkah strategis dalam memperbaiki wajah kota sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan. Selain itu, kebijakan ini juga menjadi bagian dari dukungan terhadap program nasional Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang dicanangkan pemerintah pusat.

Dedie menambahkan bahwa konsistensi menjadi kunci utama keberhasilan penataan kawasan. Meski menghadapi berbagai tantangan di lapangan, Pemkot Bogor berkomitmen untuk terus melanjutkan program tersebut secara bertahap dan berkelanjutan.

Baca juga:  Kompak Lawan Hoaks, Umar Dhani Ajak Warga Bogor Perkuat Persatuan dan Keamanan Kota

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan pentingnya kepatuhan pedagang terhadap aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

Ia mengimbau para pedagang kaki lima (PKL) untuk tidak lagi berjualan di badan jalan maupun trotoar, khususnya di kawasan Jalan Pedati, Jalan Bata, dan Jalan Lawang Saketeng yang menjadi fokus penertiban.

“Saya memahami bahwa berdagang adalah upaya mencari nafkah yang sah. Namun, ada aturan dan lokasi yang telah disiapkan. Pemkot Bogor tidak mungkin melakukan penertiban tanpa memberikan solusi,” jelas Jenal.

Berdasarkan hasil pendataan, sebagian besar PKL yang berjualan di kawasan tersebut berasal dari luar Kota Bogor. Hal ini dinilai turut memengaruhi kondisi kebersihan lingkungan karena kurangnya rasa memiliki terhadap kawasan yang ditempati.

Baca juga:  Ancaman Digital Mengintai Sekolah, Edi Masturo Dorong Sistem Pencegahan Terintegrasi

Meski demikian, Pemkot Bogor tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam proses penertiban, dengan tetap memberikan alternatif lokasi bagi para pedagang agar aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa mengganggu ketertiban umum.

“Namun saya orang Bogor, digaji oleh warga Bogor, maka saya wajib menertibkan,” tegas Jenal.

Dengan langkah ini, Pemkot Bogor berharap kawasan Surya Kencana dapat kembali menjadi ruang publik yang tertata, bersih, dan nyaman, sekaligus mendukung citra Kota Bogor sebagai kota yang ramah dan berdaya saing.

Latest

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak terus menunjukkan perkembangan positif. Komitmen...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...