DPD RI Desak Audit Anggaran MRP Papua, Soroti Dugaan Pemborosan hingga Triliunan Rupiah

Sorong | Sketsa Online Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia dari daerah pemilihan Papua Barat Daya, Paul Finsen Mayor, mendesak Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap penggunaan anggaran Majelis Rakyat Papua di enam provinsi di Tanah Papua.

Permintaan tersebut disampaikan guna memastikan penggunaan dana, khususnya yang bersumber dari otonomi khusus, benar-benar tepat sasaran dan tidak menimbulkan kerugian negara.

“Apabila hasil audit menemukan adanya kerugian negara atau penyalahgunaan anggaran, saya mengusulkan pergantian antar waktu (PAW) terhadap pimpinan MRP,” ujar Paul, Minggu.

Anggaran Capai Ratusan Miliar per Tahun

Paul mengungkapkan bahwa anggaran yang digunakan untuk gaji dan tunjangan anggota MRP di enam provinsi diperkirakan mencapai sekitar Rp181,44 miliar setiap tahun. Nilai tersebut belum termasuk berbagai kebutuhan operasional sekretariat.

Baca juga:  Yuni Indriany Sambut Kepemimpinan Baru PDIP Jabar, Siap Perkuat Arah Perjuangan di Depok

Belanja lain seperti perjalanan dinas, kendaraan operasional, hingga kegiatan internal juga turut menyerap anggaran dalam jumlah besar.

“Jika dihitung sejak 2022 hingga sekarang, total anggaran yang digelontorkan diperkirakan sudah mencapai triliunan rupiah,” jelasnya.

Dorong Transparansi dan Publikasi Hasil Audit

DPD RI menilai audit tidak hanya penting untuk periode saat ini, tetapi juga harus mencakup periode sebelumnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan akuntabilitas penggunaan anggaran secara menyeluruh.

Selain itu, Paul menegaskan bahwa hasil audit harus dibuka kepada publik agar masyarakat dapat mengetahui secara transparan penggunaan dana tersebut.

Baca juga:  KPK Buka Peluang Tahanan Ajukan Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

“Publikasi hasil audit sangat penting untuk menjawab berbagai pertanyaan masyarakat,” katanya.

Ancaman PAW dan Proses Hukum

Lebih lanjut, Paul menegaskan bahwa jika ditemukan indikasi penyalahgunaan anggaran atau kerugian negara, maka langkah hukum harus segera ditempuh.

Ia juga mendorong adanya pergantian pimpinan melalui mekanisme PAW sebagai bentuk pertanggungjawaban.

“Jika ada temuan kerugian negara, harus diproses hukum dan dilakukan pergantian pimpinan,” tegasnya.

Evaluasi Peran MRP Papua

Selain menyoroti anggaran, Paul juga menilai bahwa keberadaan MRP sebagai lembaga representasi kultural orang asli Papua perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Sejumlah persoalan mendasar dinilai masih belum terselesaikan, mulai dari hak atas tanah adat, pelanggaran HAM, konflik sosial, hingga dampak pembangunan.

Baca juga:  Aksi Nyata Forkopimda di Malam Natal, Sukmajaya Aman Dijaga Total

Menurutnya, dana otonomi khusus yang selama ini dialokasikan seharusnya memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Papua.

Desakan Audit Segera Dilakukan

Paul juga mendesak BPK RI agar segera merilis hasil audit dalam waktu dekat guna mencegah polemik berkepanjangan di tengah masyarakat.

Ia bahkan menyatakan bahwa pihaknya siap melakukan aksi jika audit tidak segera dilakukan.

“Jika tidak, maka kami akan menggelar aksi di depan BPK RI di Jakarta,” ujarnya.

Sebagai wakil daerah, ia menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap penggunaan anggaran negara, khususnya dana otonomi khusus Papua.

“Kami ingin memastikan anggaran negara benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat Papua,” tutupnya.

Latest

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Kartini di Tengah Realita: Kepala DP3AP2KB Depok Ungkap Tantangan Perempuan Modern

Depok | Sketsa Online - Semangat perjuangan R.A. Kartini...

Newsletter

Don't miss

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Kartini di Tengah Realita: Kepala DP3AP2KB Depok Ungkap Tantangan Perempuan Modern

Depok | Sketsa Online - Semangat perjuangan R.A. Kartini...

Polemik Dua Matahari di PPP Depok: Saling Klaim Legitimasi SK Memanas Jelang Muscab 2026

Depok | Sketsa Online - Sekretaris DPC PPP Kota...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi meluncurkan Posyandu Matahari RW 18 di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, sebagai bagian dari implementasi enam...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan ketidakpastian yang dirasakan orang tua korban pelecehan seksual, harapan itu datang dari seorang advokat yang...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di kawasan GOR RHI Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok, menjadi sorotan setelah lebih...