Depok | Sketsa Online – Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, H. Hamzah, mengapresiasi soliditas para pengusaha muda yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Depok. Kekompakan organisasi tersebut dinilai menjadi energi baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya melalui penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Apresiasi tersebut disampaikan H. Hamzah saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama bertema “Ramadhan Menyatukan, HIPMI Menguatkan” yang digelar di D’Clen Cafe pada Rabu (4/3/2026). Kegiatan itu menjadi momentum mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat kolaborasi antara pengusaha muda dan pemerintah daerah.
H. Hamzah mengungkapkan, kehadiran para pengusaha muda yang aktif dan solid membawa harapan baru bagi penguatan ekonomi di Kota Depok. Sinergi antara pengusaha, pemerintah daerah, dan legislatif dinilai penting untuk mendorong berbagai program yang dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM agar berkembang dan naik kelas.
“HIPMI Depok saat ini terlihat kompak dan memiliki banyak anggota muda yang potensial. Ini menjadi harapan baru bagi pemerintah kota karena para pengusaha muda dapat ikut berperan dalam meningkatkan perekonomian daerah,” ujarnya.
Lebih lanjut, sebagai Ketua Komisi B DPRD Kota Depok yang membidangi investasi dan perekonomian, H. Hamzah juga mendorong para anggota HIPMI untuk menanamkan investasi di Kota Depok. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi daerah sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.
“Kami berharap para pengusaha yang tergabung di HIPMI dapat berinvestasi di Kota Depok sehingga mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi warga,” katanya.
Tak hanya itu, Ia mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMKM Kota Depok, sektor UMKM saat ini telah menyumbang sekitar 60 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Depok. Angka tersebut menunjukkan bahwa denyut ekonomi kota ini bertumpu pada pelaku usaha skala mikro, kecil, dan menengah.
Namun, H. Hamzah menilai capaian tersebut masih dapat ditingkatkan. Ia menargetkan kontribusi UMKM dapat meningkat hingga 70 bahkan 80 persen dalam beberapa tahun ke depan. Target tersebut dinilai realistis apabila didukung penguatan berbagai sektor ekonomi yang ada.
Struktur ekonomi Kota Depok saat ini masih ditopang oleh sektor industri pengolahan sekitar 35 persen, diikuti perdagangan besar dan eceran sekitar 25 persen, serta sektor konstruksi sekitar 22 persen. H. Hamzah menegaskan, ketiga sektor tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi ekspansi dan penguatan peran UMKM di Kota Depok.
Menutup pernyataannya, H. Hamzah menekankan, DPRD Kota Depok akan terus mendorong peningkatan kontribusi tersebut melalui dukungan kebijakan, penguatan program pembinaan, serta pengalokasian anggaran yang memadai.
Ia berharap soliditas pengusaha muda di HIPMI Depok dapat terus terjaga dan menjadi kekuatan bersama dalam membangun perekonomian daerah. Kolaborasi antara pengusaha, pemerintah daerah, dan DPRD diyakini mampu menciptakan iklim usaha yang sehat sekaligus memperluas peluang kerja bagi masyarakat.
“Dengan sinergi yang kuat, UMKM tidak hanya mampu meningkatkan kontribusinya terhadap PDRB, tetapi juga dapat membuka lebih banyak lapangan pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Depok,” tutupnya. (el’s)




