Depok | Sketsa Online – Ketua Panitia IKABENTO, Abdul Aziz, menyampaikan bahwa IKABENTO tengah mempersiapkan strategi penguatan organisasi melalui pengembangan ekosistem alumni yang lebih solid dan berkelanjutan.
Ia menegaskan bahwa kegiatan yang telah terlaksana tahun ini menjadi momentum penting untuk membangkitkan kembali antusiasme alumni dan memperluas manfaat kegiatan bagi pelajar serta masyarakat.
Menurut Aziz, meningkatnya partisipasi alumni menunjukkan bahwa IKABENTO mulai kembali dikenal dan mendapat kepercayaan.
“Banyak alumni yang sebelumnya belum aktif kini mulai muncul dan ingin berkontribusi. Kami ingin mengakomodasi seluruh potensi itu agar IKABENTO menjadi organisasi yang benar-benar hidup dan bermanfaat,” ujarnya usai acara pada Minggu (16/11).
Ia menekankan bahwa IKABENTO bukan hanya wadah silaturahmi atau reuni, melainkan organisasi yang berorientasi pada dampak nyata. Karena itu, IKABENTO berencana menggandeng berbagai pihak luar untuk memperkaya kegiatan.
Aziz menjelaskan bahwa kegiatan ke depan harus memberikan nilai tambah, mulai dari pengembangan kompetensi, layanan sosial, hingga dukungan pendidikan bagi siswa di sekolah.
Sebagai langkah awal, IKABENTO menyiapkan sejumlah program strategis, antara lain layanan edukasi dan sosial seperti konseling gratis, pendampingan administrasi dasar, serta menghadirkan narasumber dari dinas terkait untuk memberikan informasi langsung kepada masyarakat.
IKABENTO juga akan menjalankan program “Alumni Datang ke Sekolah” yang menghadirkan alumni berpengalaman untuk berbagi wawasan dan motivasi kepada para pelajar.
Selain itu, IKABENTO merancang pelatihan keterampilan yang menyasar pelajar dan alumni muda, termasuk pembuatan surat lamaran, pengenalan dunia kerja, hingga pengembangan minat-bakat melalui kegiatan seni dan olahraga. Aziz menilai interaksi antaranggotanya, terutama lintas angkatan, memiliki pengaruh besar terhadap munculnya kompetensi baru.
“Dari interaksi itu, banyak potensi muncul dan bisa terus dikembangkan,” katanya.
IKABENTO juga tengah mendorong konsep UMKM Dini, yaitu pelibatan pelajar dalam pembelajaran wirausaha dasar yang dibimbing langsung oleh alumni. Aziz menilai konsep ini penting untuk memperkenalkan dunia usaha sejak dini dan menumbuhkan semangat kemandirian.
“Mengajarkan wirausaha kepada remaja jauh lebih mudah diterapkan. Mereka bisa belajar langsung dari alumni yang sudah memiliki pengalaman,” jelasnya.
Lebih jauh, Aziz menegaskan bahwa seluruh potensi alumni perlu dipetakan dan disatukan dalam satu ekosistem yang kuat agar mampu saling mendukung. Ia menyebutkan bahwa penguatan ikatan emosional dan kepercayaan antaralumni merupakan elemen penting untuk memastikan keberlanjutan program IKABENTO.
“Jika potensi alumni bisa diorkestrasi dengan baik, kita akan memiliki sumber daya besar yang saling memperkuat. Dari situ, program besar akan lebih mudah dijalankan,” tuturnya.
Melalui pengembangan ekosistem alumni yang lebih terstruktur dan program yang menyasar pelajar serta wirausaha muda, IKABENTO berharap mampu menjadi organisasi yang aktif, inklusif, dan memberikan kontribusi nyata bagi sekolah, alumni, dan masyarakat luas. (el’s)




