Hadapi Lonjakan Mobilitas Penduduk, Disdukcapil Depok Perketat Verifikasi DTSEN

Depok | Sketsa Online – Di tengah lonjakan mobilitas penduduk yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok memperketat proses verifikasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan seluruh informasi kependudukan yang digunakan dalam penyusunan kebijakan daerah benar-benar akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Upaya ini menjadi salah satu prioritas kerja Disdukcapil Depok di bawah kepemimpinan Nuraeni Widayatti, yang menegaskan pentingnya integritas data sebagai fondasi perencanaan pembangunan.

Nuraeni menjelaskan bahwa pemutakhiran DTSEN diawali dengan penerimaan data dari Disdukcapil Provinsi Jawa Barat. Data tersebut kemudian dianalisis secara berlapis oleh tim teknis Disdukcapil Depok. Proses verifikasi mencakup pencocokan identitas dengan rekam KTP-el, pengecekan kesesuaian dengan data kematian, serta data pindah dan datang yang tercatat dalam sistem administrasi kependudukan.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap individu yang tercantum dalam DTSEN masih hidup, berdomisili di Depok, dan memiliki status kependudukan yang terdaftar secara resmi.

Baca juga:  Sinergi Pemkab Bogor dan BPK Jabar, Jaro Ade Targetkan Kualitas WTP Tetap Terjaga

“Pergerakan penduduk di Depok sangat tinggi. Setiap hari ada warga yang lahir, meninggal, pindah sementara, atau pindah permanen. Jika tidak dilakukan verifikasi secara ketat, data DTSEN dapat menampilkan kondisi yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan,” jelas Nuraeni pada Jumat (14/11).

Menurutnya, banyak perubahan status kependudukan tidak terlaporkan secara cepat karena minimnya kesadaran sebagian masyarakat. Hal ini berpotensi memunculkan data ganda, data tidak valid, hingga selisih antara jumlah penduduk administrasi dan jumlah penduduk faktual.

Karena itu, Nuraeni menekankan bahwa pemutakhiran data tidak hanya menjadi tanggung jawab Disdukcapil, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif warga dalam melaporkan setiap perubahan.

“Warga perlu melaporkan pengurusan dokumen seperti kelahiran, kematian, dan perpindahan sesegera mungkin. Tanpa pelaporan itu, data yang kami miliki tidak akan mencerminkan kondisi penduduk yang sebenarnya,” tegasnya.

Selain verifikasi manual oleh petugas, Disdukcapil Depok juga memperkuat integrasi digital untuk mempercepat sinkronisasi antar-dinas. Melalui perjanjian kerja sama hak akses pemanfaatan data kependudukan, dinas seperti Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, dan Dinas Kesehatan dapat mengakses data yang telah diverifikasi untuk keperluan program dan kebijakan strategis.

Baca juga:  Dugaan Kasus Pelatih Voli Naik ke Penyidikan, KPAD Depok Prioritaskan Pemulihan Trauma Korban

Mekanisme integrasi ini diharapkan memperkecil celah kesalahan data dan mempercepat penyusunan keputusan berbasis data.

Kolaborasi lintas sektor ini juga berkaitan langsung dengan upaya meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Depok. Disdukcapil menyediakan data agregat kependudukan yang digunakan untuk menghitung berbagai indikator IPM, seperti angka partisipasi sekolah, angka harapan hidup, dan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Tidak hanya itu, Disdukcapil Depok turut mendorong warga memperbarui data pendidikan terakhir dalam Kartu Keluarga untuk memastikan indikator pendidikan dalam IPM sesuai kondisi nyata. Pemutakhiran ini penting karena banyak data ijazah warga belum tercantum atau belum diselaraskan dengan data resmi.

Lebih lanjut, masyarakat dihimbau memperbarui KK minimal setiap tiga tahun agar perubahan kondisi keluarga dapat terpantau secara sistematis.

Di sisi lain, Disdukcapil juga memfasilitasi pencatatan perkawinan bagi pasangan yang belum memiliki dokumen resmi. Bagi warga muslim, pencatatan dapat difasilitasi melalui istbat nikah di Pengadilan Agama, sedangkan untuk non-muslim dilakukan langsung di kantor Disdukcapil.

Baca juga:  Peta Kekuasaan Birokrasi Depok Berguncang, Mutasi ASN Digelar: Siapa Melaju, Siapa Terpental?

Inisiatif ini penting untuk memastikan perlindungan hukum bagi perempuan dan anak, sekaligus menjaga ketertiban administrasi.

Nuraeni menilai, penguatan layanan jemput bola seperti Saba RW dan pelayanan keliling menjadi strategi lain untuk memastikan setiap perubahan data masyarakat dapat tercatat secara real time. Layanan ini menyasar warga di wilayah dengan akses mobilitas terbatas, serta kelompok rentan yang memerlukan pendampingan administratif.

“Tujuan kami adalah memastikan tidak ada satu pun perubahan kondisi penduduk yang terlewatkan. Semakin cepat data diperbarui, semakin tepat pemerintah menyusun kebijakan,” ujar Nuraeni.

Melalui pengetatan verifikasi DTSEN, integrasi digital antar-dinas, dan penguatan layanan jemput bola, Disdukcapil Kota Depok optimistis mampu menghasilkan data kependudukan yang akurat dan mutakhir.

Data tersebut akan menjadi fondasi penting dalam mendukung perencanaan pembangunan manusia yang lebih tepat sasaran, efektif, dan berkelanjutan. (el’s)

Latest

Newsletter

Don't miss

Dedie Rachim Buka Diseminasi FCP di Kota Bogor, ASN Diingatkan Hindari Gaya Hidup Berlebihan

Kota Bogor | Sketsa Online – Wali Kota Bogor,...

Forkopimda Kota Bogor Jalan Sehat Keliling Kebun Raya, Perkuat Sinergi Jelang May Day 2026

Kebersamaan dan sinergi antarinstansi di Kota Bogor kembali diperkuat....

Kabupaten Bogor Juara 1 Kartini Challenge 2026, Bukti Perempuan Bogor Makin Berdaya dan Inspiratif

JAKARTA | Sketsa Online — Kabupaten Bogor kembali mencatatkan...

Bupati Bogor Tinjau Jalur Kunjungan Presiden Prabowo ke Universitas Pertahanan, Pastikan Keamanan dan Pimpin Jajaran Kehormatan

BABAKAN MADANG | Sketsa Online — Bupati Bogor Rudy Susmanto turun langsung meninjau jalur kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Universitas Pertahanan Indonesia,...

Dedie Rachim Buka Diseminasi FCP di Kota Bogor, ASN Diingatkan Hindari Gaya Hidup Berlebihan

Kota Bogor | Sketsa Online – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan pentingnya menjaga integritas dan pola hidup sederhana bagi Aparatur Sipil Negara...

TP PKK Kota Bogor Bagikan Bingkisan ke Siswa SDN Perwira di Hari Kartini 2026, Dorong Program Minyak Jelantah Jesika

Kota Bogor | Sketsa Online – Dalam momentum peringatan Hari Kartini 2026, Tim Penggerak PKK Kota Bogor menyalurkan bingkisan kepada siswa SDN Perwira sebagai...