Depok | Sketsa Online – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Anugerah Sehat Afiat (ASA) menggelar kegiatan edukasi kesehatan mental bagi remaja di SMK Negeri 1 Depok pada Rabu (12/11).
Kegiatan ini mengusung tema “Hidup Hebat Tanpa Depresi” dengan tujuan meningkatkan kesadaran siswa untuk mengenali gangguan emosional sejak dini, mengurangi stigma terhadap layanan kesehatan jiwa, serta membentuk generasi muda yang tangguh menghadapi tekanan hidup.
Ketua Panitia HUT RSUD ASA, dr. Anggarianto Taruno Putro, menjelaskan bahwa penetapan tema dilakukan berdasarkan hasil survei menggunakan kuesioner Self Reporting Questionnaire (SRQ-20) terhadap 250 siswa SMK Negeri 1 Depok. Kuesioner ini berfungsi sebagai alat penjaringan dini gangguan emosional, bukan sebagai diagnosis medis.

“Hasil survei menunjukkan 60 persen siswa memiliki indikasi gangguan emosional. Dari jumlah itu, 20 persen berada pada batas ambang, 16 persen mengalami gangguan ringan, 13 persen sedang, dan 7 persen tergolong berat. Sementara 40 persen lainnya tergolong normal,” ungkap dr. Angga.
Lebih lanjut, Ia menambahkan, gangguan mental sering kali tidak tampak secara fisik, sehingga banyak remaja tidak menyadari jika mereka sedang mengalami tekanan emosional atau depresi.
“Remaja merupakan kelompok yang paling rentan, karena berada pada fase penting pembentukan jati diri dan pengelolaan emosi. Perubahan hormon, tekanan akademik, serta lingkungan sosial bisa menjadi pemicu ledakan emosi yang tidak terkendali. Jika tidak ditangani sejak dini, kondisi ini dapat berkembang menjadi gangguan mental yang lebih serius,” jelasnya.
Dalam kegiatan tersebut, RSUD ASA juga menekankan pentingnya menghapus stigma negatif terhadap layanan kejiwaan. Data hasil survei dijaga kerahasiaannya sesuai etika medis. Identitas siswa tidak diserahkan ke pihak sekolah, sementara hasil umum digunakan sebagai bahan edukasi dan tindak lanjut bagi siswa yang memerlukan pendampingan profesional.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin remaja tidak hanya mengenali tanda gangguan emosional, tetapi juga mampu membangun ketahanan mental, rasa percaya diri, dan keberanian menghadapi tantangan hidup. Kami berharap langkah awal ini dapat menginspirasi sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk menjadikan kesehatan jiwa remaja sebagai prioritas bersama,” tutup dr. Angga.
Sebagai tindak lanjut, RSUD ASA berencana memperluas program edukasi kesehatan mental ini ke sekolah-sekolah lain dan Puskesmas di wilayah Depok. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen rumah sakit dalam mewujudkan masyarakat Depok yang sehat lahir dan batin.
Masyarakat yang ingin memperoleh informasi lebih lanjut dapat menghubungi RSUD ASA melalui email: rsudasa@depok.go.id, telepon: 0812-6182-3883, atau Instagram: @rsudasa_depok. (el’s)




