Pemkot Bogor Luncurkan LLTT, Perkuat Pengelolaan Air Limbah dan Sanitasi Kota

Pemerintah Kota Bogor resmi meluncurkan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) sebagai langkah strategis memperkuat pengelolaan air limbah dan sanitasi kota. Program ini ditargetkan menjangkau ribuan warga dan menjadi fondasi menuju sistem pengolahan limbah yang lebih modern dan terintegrasi.

Kota Bogor | Sketsa Online – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus memperkuat sistem sanitasi dengan meluncurkan program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT). Program ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan kualitas pengelolaan air limbah sekaligus menjawab tantangan regulasi terbaru di sektor air bersih dan sanitasi.

Pelaksanaan LLTT dilakukan melalui kolaborasi antara Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor dan Perumda Trans Pakuan Kota Bogor. Sinergi ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama oleh Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, dan Plt Direktur Utama Perumda Trans Pakuan, Eko Prabowo, yang turut disaksikan oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim.

Baca juga:  Bupati Bogor Rudy Susmanto Apresiasi Peran INI dan IPPAT dalam Mendorong PAD dan Percepatan Pembangunan

Sebagai tahap awal implementasi, layanan LLTT didukung oleh empat armada TIKA (Tertib Kelola Tinja Berkala). Program ini diprioritaskan untuk melayani sekitar 6.000 pelanggan Tirta Pakuan di wilayah Kecamatan Bogor Utara secara gratis. Ke depan, cakupan layanan direncanakan akan diperluas ke seluruh wilayah Kota Bogor.

Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, menegaskan bahwa peluncuran LLTT merupakan bentuk respons pemerintah daerah terhadap amanah undang-undang terbaru terkait pengelolaan air bersih dan air limbah.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak hanya bertanggung jawab menyediakan air bersih melalui layanan PDAM, tetapi juga memastikan pengelolaan air limbah berjalan optimal.

“Pengelolaan air limbah, termasuk lumpur tinja, menjadi bagian penting dalam mencapai target layanan dasar masyarakat. Tanpa sistem yang matang, target tersebut sulit tercapai,” ujar Dedie saat peresmian di IPAL-IPLT Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, Selasa (5/5/2026).

Baca juga:  Merawat Ukhuwah, Menabung Jariyah: IKABENTO Hadirkan Senyum Anak Yatim Lewat Aksi Kepedulian

Ia menambahkan, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan program ini. Pemanfaatan jaringan kerja milik pemerintah daerah, termasuk Perumda penyedia air bersih dan jasa transportasi, dinilai mampu mempercepat peningkatan cakupan layanan.

Namun demikian, Dedie mengakui bahwa capaian 100 persen layanan belum dapat diraih dalam waktu dekat. Hal ini disebabkan keterbatasan kapasitas instalasi pengolahan air limbah yang masih perlu dikembangkan.

Sementara itu, Plt Direktur Utama Perumda Trans Pakuan, Eko Prabowo, menyampaikan bahwa program LLTT tidak hanya membuka peluang bisnis baru, tetapi juga berkontribusi terhadap peningkatan kualitas sanitasi masyarakat.

“Ini bukan sekadar layanan baru, tetapi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat melalui pengelolaan limbah yang terjadwal dan profesional,” ujarnya.

Direktur Utama Perumda Tirta Pakuan, Rino Indira Gusniawan, menjelaskan bahwa target awal 6.000 pelanggan disesuaikan dengan kapasitas IPAL-IPLT Tanah Baru yang saat ini mampu menampung sekitar 30 meter kubik limbah per hari.

Baca juga:  TP-PKK Kabupaten Bogor Raih Juara Favorit Pusaka Pusat Karya Nusantara 2026, Angkat Batik Lokal ke Panggung Nasional

Ia menekankan bahwa program ini merupakan langkah awal menuju sistem pengelolaan limbah yang lebih luas dan berkelanjutan.

“Hari ini adalah awal dari perubahan. Ke depan, kita perlu mengembangkan kapasitas instalasi agar dapat menjangkau seluruh kebutuhan masyarakat,” kata Rino.

Dalam operasionalnya, armada TIKA akan menggunakan sistem kontrak berbasis kinerja. Setiap layanan penyedotan lumpur tinja akan dibayarkan secara khusus oleh Perumda Tirta Pakuan.

Untuk tahap awal, layanan ini masih diberikan secara gratis hingga ada kebijakan lanjutan. Nantinya, sistem tarif akan diterapkan seiring terbentuknya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan air limbah.

Program LLTT diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas sanitasi, tetapi juga membangun budaya baru di tengah masyarakat bahwa pengelolaan limbah merupakan bagian penting dari kehidupan perkotaan yang sehat dan berkelanjutan.

Latest

Anggota DPRD Madina, Dra. Hj. Melati Nur Laksanakan Reses di Pasar I Natal

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Anggota DPRD Kabupaten...

BPD Panggautan Gelar Musdes Perencanaan APBDes TA 2026, Ketua BPD : Semoga Penyerapan Dana Desa Lebih Optimal

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Badan Permusyawaratan Desa...

Perkuat Basis hingga Tingkat RW, Binton Nadapdap Kukuhkan 7 DPRt PSI Bojongsari

Depok | Sketsa Online - Ketua DPD Partai Solidaritas...

Newsletter

Don't miss

Anggota DPRD Madina, Dra. Hj. Melati Nur Laksanakan Reses di Pasar I Natal

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Anggota DPRD Kabupaten...

BPD Panggautan Gelar Musdes Perencanaan APBDes TA 2026, Ketua BPD : Semoga Penyerapan Dana Desa Lebih Optimal

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Badan Permusyawaratan Desa...

Perkuat Basis hingga Tingkat RW, Binton Nadapdap Kukuhkan 7 DPRt PSI Bojongsari

Depok | Sketsa Online - Ketua DPD Partai Solidaritas...

Anggota DPRD Madina, Dra. Hj. Melati Nur Laksanakan Reses di Pasar I Natal

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Dra. Hj. Melati Nur melaksanakan Reses ke II Tahun Sidang 2025/2026 pada...

BPD Panggautan Gelar Musdes Perencanaan APBDes TA 2026, Ketua BPD : Semoga Penyerapan Dana Desa Lebih Optimal

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Panggautan, menggelar kegiatan Musyawarah Desa (Musdes) Perencanaan pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes)...

Menuju Depok Maju! Reses Harus Berdampak Nyata, H. Hamzah Dorong Kolaborasi RT/RW Bangun Lingkungan Warga

Depok | Sketsa Online - Ketua Komisi B DPRD Kota Depok, H. Hamzah, S.E., M.M menegaskan bahwa kegiatan reses harus mampu menghadirkan dampak nyata...