BABAKAN MADANG | Sketsa Online — Bupati Bogor Rudy Susmanto turun langsung meninjau jalur kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Universitas Pertahanan Indonesia, Kamis (30/4/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan keamanan, kelancaran, serta kesiapan seluruh rangkaian kegiatan kenegaraan di wilayah Kabupaten Bogor.
Dalam agenda tersebut, Bupati Bogor didampingi Kapolres Bogor serta jajaran terkait melakukan pengecekan menyeluruh terhadap rute yang akan dilalui Presiden. Langkah ini menjadi bagian penting dari koordinasi lintas sektor guna mengantisipasi potensi hambatan di lapangan.
Tidak hanya memastikan kesiapan jalur, Rudy Susmanto juga memimpin langsung jajaran kehormatan negara sebagai bentuk penghormatan resmi atas kunjungan Kepala Negara ke Universitas Pertahanan Indonesia.
Menurut Rudy, peninjauan ini merupakan langkah strategis untuk menjamin seluruh rangkaian kunjungan Presiden berjalan aman, tertib, dan sesuai dengan protokol kenegaraan.
“Menyambut dan memastikan keamanan kunjungan Bapak Presiden RI Prabowo Subianto ke Universitas Pertahanan, pagi ini bersama Kapolres Bogor dan jajaran melaksanakan peninjauan jalur rangkaian Presiden sekaligus memimpin jajaran kehormatan negara,” ujarnya.
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Bogor bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) berkomitmen penuh dalam mendukung suksesnya agenda kenegaraan tersebut.
Seluruh persiapan dilakukan secara detail, mulai dari pengamanan jalur, pengaturan lalu lintas, hingga kesiapan personel di titik-titik strategis. Hal ini penting untuk menjaga stabilitas dan kenyamanan selama kunjungan Presiden berlangsung.
Kunjungan Presiden ke Universitas Pertahanan Indonesia sendiri menjadi momentum penting dalam mendukung penguatan sektor pertahanan nasional, sekaligus menunjukkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Dengan kesiapan yang matang, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan Presiden di Kabupaten Bogor dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti, serta tetap menjunjung tinggi kehormatan negara dalam setiap prosesi yang dilaksanakan.




