CIBINONG, BOGOR | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat transformasi Posyandu dengan mengintegrasikan enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) guna memperkuat layanan dasar masyarakat hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Momentum Hari Posyandu Nasional 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai pengingat pentingnya peran strategis Posyandu dalam mendekatkan akses pelayanan publik kepada masyarakat.
Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, menegaskan bahwa transformasi Posyandu berbasis 6 SPM menjadi langkah kunci dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Selamat Hari Posyandu Nasional. Transformasi Posyandu melalui 6 Standar Pelayanan Minimal akan semakin mendekatkan layanan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.
Berdasarkan data dari Diskominfo Kabupaten Bogor, penguatan Posyandu kini tidak lagi terbatas pada layanan kesehatan ibu dan anak. Posyandu dikembangkan menjadi pusat layanan terpadu yang mencakup berbagai sektor penting, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Hadijana, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan dasar secara menyeluruh.
Menurutnya, Posyandu didorong menjadi garda terdepan dalam mendeteksi dini berbagai permasalahan masyarakat, sekaligus memperkuat sistem pencatatan dan pelaporan serta mempercepat rujukan layanan lintas sektor.
Sebagai langkah konkret, Pemerintah Kabupaten Bogor mengalokasikan bantuan dana operasional untuk setiap Posyandu melalui skema Alokasi Dana Desa (ADD). Dukungan ini difokuskan pada penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas kader, serta optimalisasi pelayanan di tingkat desa.
“Selain itu, bantuan sarana dan prasarana juga disalurkan kepada Tim Pembina Posyandu Desa untuk memperkuat sistem pelaporan,” kata Hadijana.
Dengan dukungan tersebut, proses pemantauan layanan, pencatatan kegiatan, hingga tindak lanjut terhadap permasalahan masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat, tertib, dan terintegrasi.
Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan dasar. Langkah ini diharapkan mampu memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan yang cepat, mudah, dan berkualitas, sekaligus mendorong terwujudnya masyarakat yang sehat, tangguh, dan sejahtera.




