Wawali Bekasi Abdul Harris Bobihoe Jenguk Korban Ledakan Cimuning, Dua Pasien Dirawat Intensif di ICU

KOTA BEKASI | Sketsa Online Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, kembali menunjukkan kepeduliannya dengan menjenguk langsung korban ledakan di Cimuning yang saat ini dirawat intensif di RS Primaya Bekasi Timur. Dua korban dilaporkan mengalami luka bakar serius dan masih berada dalam kondisi kritis di ruang ICU.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian Pemerintah Kota Bekasi terhadap warganya yang menjadi korban musibah ledakan di wilayah Cimuning. Dalam kesempatan itu, Abdul Harris Bobihoe didampingi oleh jajaran direksi rumah sakit saat meninjau langsung kondisi pasien.

Baca juga:  Respons Kilat! Tim Maung ASRI Depok Panen Pujian dari Wali Kota

Dua korban yang saat ini masih menjalani perawatan intensif diketahui bernama Djaimun dan Suyadi. Keduanya mengalami luka bakar cukup parah sehingga harus mendapatkan penanganan khusus dari tim medis di ruang ICU.

Setibanya di ruang perawatan, Wawali Bekasi melihat langsung kondisi korban, memberikan doa, serta memastikan bahwa para pasien mendapatkan penanganan medis terbaik. Ia juga berkomunikasi dengan tenaga kesehatan terkait perkembangan kondisi korban.

Tak hanya itu, orang nomor dua di Kota Bekasi tersebut turut menyampaikan rasa prihatin dan empati mendalam kepada keluarga korban yang sedang menunggu proses pemulihan.

Baca juga:  Bekasi Selaraskan Kebijakan Nasional: ASN Kini WFH Setiap Jumat untuk Efisiensi Energi dan Digitalisasi Layanan

“Untuk mendoakan kesembuhan saudara kita yang menjadi korban dalam musibah tersebut, semoga cepat pulih. Ini adalah musibah yang tidak sama sekali kita kehendaki,” ujar Abdul Harris Bobihoe.

Pemerintah Kota Bekasi juga memastikan bahwa penanganan korban dilakukan secara maksimal. Pihak Pemkot telah berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan guna memastikan seluruh kebutuhan pengobatan korban dapat terpenuhi.

Menurutnya, saat ini tim medis masih terus bekerja secara intensif untuk menangani kondisi pasien. Pemerintah akan menunggu perkembangan terbaru sebelum mengambil langkah lanjutan.

Baca juga:  Rudy Susmanto Dorong Sinergi Pembangunan dengan Pemprov Jabar di Musrenbang RKPD 2027

“Saat ini tim medis sedang bekerja dan kita akan tunggu hasilnya nanti. Untuk selanjutnya, kita akan mengambil langkah-langkah terbaik kepada warga kita,” tambahnya.

Peristiwa ledakan di Cimuning sendiri menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Selain fokus pada pemulihan korban, pihak terkait juga diharapkan segera melakukan investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut agar tidak terulang kembali.

Latest

TMMD ke-128 di Cigudeg Bogor Buka Akses Jalan 5,2 Km, Dorong Ekonomi dan Kesejahteraan Desa

CIGUDEG, Bogor | Sketsa Online – Program TNI Manunggal Membangun...

Babak Penentuan! 5 Kader Terbaik PKB Depok Berebut Restu Menuju Kursi Ketua

Bandung | Sketsa Online - Perebutan kursi Ketua DPC...

Newsletter

Don't miss

TMMD ke-128 di Cigudeg Bogor Buka Akses Jalan 5,2 Km, Dorong Ekonomi dan Kesejahteraan Desa

CIGUDEG, Bogor | Sketsa Online – Program TNI Manunggal Membangun...

Babak Penentuan! 5 Kader Terbaik PKB Depok Berebut Restu Menuju Kursi Ketua

Bandung | Sketsa Online - Perebutan kursi Ketua DPC...

Total Kawal Keadilan, Andi Tatang Tuai Apresiasi Tulus dari Keluarga Korban

Depok | Sketsa Online - Rasa haru, lega, sekaligus...

TMMD ke-128 di Cigudeg Bogor Buka Akses Jalan 5,2 Km, Dorong Ekonomi dan Kesejahteraan Desa

CIGUDEG, Bogor | Sketsa Online – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 tahun 2026 resmi dimulai di Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor, Rabu...

Babak Penentuan! 5 Kader Terbaik PKB Depok Berebut Restu Menuju Kursi Ketua

Bandung | Sketsa Online - Perebutan kursi Ketua DPC PKB Kota Depok memasuki fase krusial. Lima kader terbaik partai kini bersaing ketat setelah dinyatakan...

Sigap! Imigrasi Depok Komitmen Tangani Kasus WNA Inggris Secara Profesional dan Bertanggung Jawab

Depok | Sketsa Online - Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok bergerak cepat dan terukur dalam menangani peristiwa meninggalnya seorang warga negara asing...