Depok | Sketsa Online – Pemerintah Kota Depok terus memacu peningkatan kualitas layanan kesehatan dasar dengan menghadirkan Puskesmas berstandar baru yang lebih strategis, representatif, dan ramah bagi masyarakat. Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Maryori, menegaskan bahwa penguatan Puskesmas menjadi prioritas untuk memastikan akses layanan kesehatan semakin dekat, terjangkau, dan berkualitas sesuai regulasi terbaru.
Devi Maryori menjelaskan, selama ini sejumlah layanan kesehatan masih tergabung antarwilayah, termasuk dengan Kelurahan Bedahan. Namun, dengan adanya penguatan dan penataan ulang layanan, kini masing-masing Puskesmas dapat berdiri lebih mandiri dan fokus melayani masyarakat di wilayahnya sendiri.
“Dengan kondisi saat ini, setiap Puskesmas sudah bisa memperkuat layanannya masing-masing. Alhamdulillah, masyarakat yang terlayani semakin banyak dan kualitas layanan juga semakin baik,” ujar Devi usai peresmian Puskesmas Bedahan, pada Senin (19/1/26).
Ia menambahkan, kemandirian Puskesmas tersebut berdampak langsung pada kemudahan akses masyarakat. Warga tidak lagi harus menempuh jarak jauh ke luar wilayah untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar, sehingga dapat menghemat biaya transportasi dan waktu tempuh.
Selain akses yang lebih dekat, Devi menekankan pentingnya kenyamanan fasilitas kesehatan. Menurutnya, Puskesmas yang dibangun dan direvitalisasi telah dirancang dengan lokasi yang strategis, mudah dijangkau, dan berada di jalur yang gampang dilalui masyarakat.
“Puskesmasnya kini cukup nyaman, bangunannya baik, representatif, dan mudah diakses. Ini menjadi bagian dari upaya kami untuk memberikan pelayanan yang manusiawi dan bermartabat bagi warga,” jelasnya.
Lebih lanjut, Devi menyebutkan bahwa Puskesmas di Kota Depok saat ini telah memenuhi standar layanan primer sesuai regulasi terbaru. Standar tersebut tidak hanya mencakup aspek bangunan, tetapi juga tata ruang, kelayakan lahan, aksesibilitas, serta dukungan sarana dan prasarana layanan kesehatan dasar.
Sebagai bagian dari penguatan layanan, Pemkot Depok juga merencanakan penambahan dan pembangunan Puskesmas baru. Pada tahun ini, Dinas Kesehatan tengah menyusun kajian terhadap sejumlah Puskesmas yang dinilai belum memenuhi standar layanan primer, baik karena kondisi bangunan yang sudah kurang layak maupun keterbatasan lahan.
“Kami mendapat arahan langsung dari Wali Kota Depok untuk melakukan kajian menyeluruh terhadap Puskesmas yang belum memenuhi standar. Dari kajian itu akan ditentukan langkah selanjutnya, apakah dilakukan pembangunan baru atau revitalisasi,” ungkap Devi.
Ia menjelaskan, hasil kajian tersebut akan menjadi dasar perencanaan pembangunan dan perbaikan Puskesmas secara bertahap. Beberapa Puskesmas ditargetkan mulai dibangun atau diperbaiki pada tahun ini, sementara sebagian lainnya direncanakan terealisasi hingga tahun 2027.
Menurut Devi, langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka menengah Pemerintah Kota Depok dalam memperkuat sistem layanan kesehatan primer. Puskesmas diharapkan tidak hanya menjadi tempat berobat, tetapi juga pusat pelayanan promotif dan preventif bagi masyarakat.
“Dengan standar baru ini, Puskesmas diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih komprehensif, mulai dari pencegahan, pemeriksaan, hingga penanganan awal penyakit,” katanya.
Devi Maryori berharap, percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas Puskesmas dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan pemerintah. Dengan fasilitas yang memadai, mudah dijangkau, dan nyaman, warga Kota Depok diharapkan dapat memperoleh layanan kesehatan yang layak tanpa harus bergantung pada fasilitas kesehatan di luar wilayah. (el’s)




