Terobosan Baru Jadi Bukti Kepedulian Nyata, Wali Kota Depok Resmikan Puskesmas Bedahan Berstandar ILP

Depok | Sketsa Online – Wali Kota Depok, Supian Suri, meresmikan Puskesmas Bedahan berstandar Integrasi Layanan Primer (ILP) yang berlokasi di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, pada Senin (19/1/2026).

Peresmian ini menjadi terobosan baru Pemerintah Kota Depok dalam memperkuat layanan kesehatan dasar yang terintegrasi, inklusif, dan semakin dekat dengan masyarakat.

Acara peresmian dihadiri jajaran Dinas Kesehatan Kota Depok, unsur Kecamatan Sawangan, pemerintah kelurahan, serta tokoh masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Supian Suri menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan fasilitas kesehatan tersebut.

“Hari ini saya bersama Dinas Kesehatan, jajaran kecamatan, dan kelurahan secara resmi meresmikan Puskesmas Bedahan. Pembangunan gedung ini menelan anggaran sekitar Rp6,9 miliar untuk bangunan, belum termasuk alat kesehatan. Alhamdulillah, seluruh alat kesehatannya sudah lengkap,” ujar Supian Suri.

Ia menjelaskan, saat ini Puskesmas Bedahan hanya tinggal menunggu proses akhir berupa rekrutmen tenaga kesehatan untuk melengkapi pelayanan. Pemerintah Kota Depok menargetkan puskesmas tersebut mulai beroperasi dan melayani masyarakat pada awal Februari 2026.

“Secara fasilitas sudah siap. Kita masih dalam proses melengkapi sumber daya manusianya agar pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan maksimal,” katanya.

Baca juga:  Melihat Depok dari Kebijakan yang Dibangun, Bukan yang Dihentikan

Menurut Supian Suri, Puskesmas Bedahan merupakan salah satu puskesmas di Kota Depok yang telah memenuhi standar Integrasi Layanan Primer (ILP) sesuai ketentuan Kementerian Kesehatan. Seluruh ruang pelayanan dirancang mengikuti standar nasional, termasuk fasilitas yang ramah bagi penyandang disabilitas.

“Puskesmas ini sudah memenuhi standar ILP Kemenkes. Ruangannya sesuai ketentuan, termasuk akses bagi difabel dan toilet khusus. Semua layanan kesehatan primer sudah tersedia,” jelasnya.

Untuk layanan kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dan dokter spesialis, Supian Suri menegaskan mekanisme rujukan tetap dilakukan ke rumah sakit yang memiliki fasilitas dan tenaga medis sesuai kebutuhan pasien.

“Untuk layanan unggulan yang memerlukan dokter spesialis, tentu akan dirujuk ke rumah sakit. Namun untuk layanan primer, semuanya sudah tersedia di puskesmas ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Supian Suri memaparkan kondisi sebaran puskesmas di Kota Depok. Saat ini, terdapat 39 puskesmas yang telah beroperasi. Pada tahun 2026, Pemerintah Kota Depok berencana menambah dua puskesmas baru, yakni Puskesmas Pancoran Mas dan Puskesmas Leuwinanggung.

Baca juga:  Tokoh Masyarakat Ingatkan Pelantikan Pejabat Depok Momentum Birokrasi Bersih, Jangan Khianati Amanah

“Jika ditambah dua lagi, berarti kita memiliki 41 puskesmas dari total 63 kelurahan. Artinya masih ada 22 kelurahan yang belum memiliki puskesmas,” ungkapnya.

Karena itu, ia meminta Dinas Kesehatan Kota Depok untuk melakukan kajian menyeluruh terkait kebutuhan pembangunan puskesmas baru, sekaligus mengevaluasi kondisi puskesmas yang sudah ada namun dinilai tidak lagi representatif.

“Dulu saat puskesmas itu dibangun, jumlah pasien belum sebanyak sekarang. Hari ini pasiennya jauh lebih banyak, sehingga ruangannya tidak lagi memadai. Ini yang harus kita kaji, apakah perlu dibangun ulang atau direnovasi,” tegasnya.

Selain pembangunan dan evaluasi fasilitas kesehatan, Supian Suri juga menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga kesehatan. Ia mengingatkan bahwa upaya preventif jauh lebih efektif dibandingkan pengobatan setelah sakit.

“Saya selalu menekankan kepada masyarakat untuk menjaga pola hidup sehat. Upaya pencegahan itu jauh lebih efektif dibandingkan kuratif,” ujarnya.

Ia juga mengajak warga memanfaatkan program pemeriksaan kesehatan gratis minimal satu kali dalam setahun untuk mengetahui kondisi kesehatan sejak dini.

“Jangan sampai penyakit baru diketahui ketika sudah parah. Walaupun ditanggung BPJS, tetap akan membutuhkan biaya besar. Karena itu, pemeriksaan kesehatan gratis ini harus dimanfaatkan,” katanya.

Baca juga:  Amanah Jabatan dalam Teladan Rasulullah SAW, Hikmah Isra Mi’raj ala Mazhab 

Pembangunan Puskesmas Bedahan, lanjut Supian Suri, merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Depok dalam menghadirkan layanan kesehatan yang profesional, mudah diakses, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat. Pemerintah tidak hanya fokus pada penambahan fasilitas, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan serta pemerataan akses kesehatan di seluruh wilayah kota.

Dengan diresmikannya Puskesmas Bedahan berstandar Integrasi Layanan Primer, Pemerintah Kota Depok menegaskan arah pembangunan kesehatan yang berkelanjutan dan berorientasi pada masa depan. Puskesmas tidak lagi diposisikan sekadar sebagai tempat berobat, melainkan sebagai pusat penguatan kesehatan masyarakat melalui pendekatan promotif dan preventif.

Ke depan, Pemerintah Kota Depok berkomitmen terus memperluas akses layanan kesehatan melalui pembangunan puskesmas baru, revitalisasi fasilitas yang sudah ada, serta penguatan tenaga kesehatan profesional.

“Dengan mendekatkan layanan kepada warga dan mengedepankan pencegahan sejak dini, Kota Depok diarahkan menuju kota yang lebih sehat, tangguh, dan berdaya saing, dengan kesehatan warga sebagai investasi utama pembangunan jangka panjang,” tutupnya. (el’s)

Latest

MQK Bogor 2026 Dipuji Santri, Jadi Ajang Aktualisasi Ilmu Kitab Kuning dan Cetak Generasi Ulama

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Pelaksanaan Musabaqah Qira’atil...

Rapimcab PPP Depok: Mazhab HM Pertegas Loyalitas Kader pada Arahan Pusat

Depok | Sketsa Online - Ketua DPC Partai Persatuan...

Rudy Susmanto Dorong Sinergi Pembangunan dengan Pemprov Jabar di Musrenbang RKPD 2027

Bandung, Jawa Barat | Sketsa Online – Bupati Bogor...

Eva Rudy Susmanto Dorong Kader PKK Kabupaten Bogor Perkuat Peran Sosial dan Pengabdian Masyarakat

Gunungsindur, Bogor | Sketsa Online – Ketua TP PKK...

Newsletter

Don't miss

MQK Bogor 2026 Dipuji Santri, Jadi Ajang Aktualisasi Ilmu Kitab Kuning dan Cetak Generasi Ulama

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Pelaksanaan Musabaqah Qira’atil...

Rapimcab PPP Depok: Mazhab HM Pertegas Loyalitas Kader pada Arahan Pusat

Depok | Sketsa Online - Ketua DPC Partai Persatuan...

Rudy Susmanto Dorong Sinergi Pembangunan dengan Pemprov Jabar di Musrenbang RKPD 2027

Bandung, Jawa Barat | Sketsa Online – Bupati Bogor...

Eva Rudy Susmanto Dorong Kader PKK Kabupaten Bogor Perkuat Peran Sosial dan Pengabdian Masyarakat

Gunungsindur, Bogor | Sketsa Online – Ketua TP PKK...

Bogor Gaspol Program Nasional, SPPG Cijujung Jadi Motor Gizi dan Perputaran Ekonomi

SUKARAJA, Bogor | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten (Pemkab)...

MQK Bogor 2026 Dipuji Santri, Jadi Ajang Aktualisasi Ilmu Kitab Kuning dan Cetak Generasi Ulama

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Pelaksanaan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) ke-2 tingkat Kabupaten Bogor tahun 2026 menuai apresiasi dari para santri. Ajang yang...

Rapimcab PPP Depok: Mazhab HM Pertegas Loyalitas Kader pada Arahan Pusat

Depok | Sketsa Online - Ketua DPC Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Depok, Mazhab HM, menegaskan pentingnya loyalitas kader terhadap arahan pimpinan pusat dalam...

Rudy Susmanto Dorong Sinergi Pembangunan dengan Pemprov Jabar di Musrenbang RKPD 2027

Bandung, Jawa Barat | Sketsa Online – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan pentingnya penguatan sinergi pembangunan antara pemerintah daerah dan provinsi saat menghadiri High...