BPJS Depok Tekan Penyebaran Hoaks, Gandeng Media Kawal Informasi JKN

Depok | Sketsa Online – Upaya menekan penyebaran hoaks terkait layanan kesehatan terus diperkuat BPJS Kesehatan Kota Depok. Melalui kegiatan Ngopi JKN yang digelar untuk kedua kalinya, BPJS Kesehatan kembali menggandeng media sebagai mitra strategis dalam mengawal arus informasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) agar tetap terjaga, akurat, dan tidak menyesatkan publik.

Acara digelar di Cafe Semusim, Kalimulya, Depok, dalam suasana santai namun sarat diskusi substantif. Kepala BPJS Kesehatan Kota Depok, Livendri Irvarizal, hadir langsung menyambut para jurnalis dari berbagai media.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan media bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengawas sosial yang dapat menjaga kualitas layanan publik melalui pemberitaan yang objektif dan terverifikasi.

Baca juga:  Hamzah Bongkar Jurus Wisata Urban, Depok Disiapkan Jadi Primadona Baru Jabodetabek

Livendri mendorong para jurnalis untuk aktif menggali informasi lapangan mengenai pengalaman masyarakat, terutama terkait kendala dan hambatan saat mengakses layanan JKN.

Menurutnya, laporan yang berasal dari jurnalis memiliki bobot yang penting karena dapat mengungkap persoalan nyata di masyarakat, sekaligus menjadi dasar evaluasi internal bagi BPJS.

“Silakan gali informasi dari masyarakat, dan akan kami tindaklanjuti. Masukan seperti itu sangat penting bagi kami,” tegas Livendri pada Senin (8/12).

Ia mengakui bahwa dinamika informasi publik mengenai kesehatan cukup cepat berubah. Di sisi lain, minimnya literasi kesehatan masyarakat dapat memicu munculnya hoaks, misinformasi, hingga kesimpangsiuran soal regulasi JKN, fasilitas yang bisa digunakan, maupun prosedur layanan.

Baca juga:  Pelantikan Dokrem, Kapus Patiluban Mudik Sampaikan Pidato Kadiskes Madina

Karena itu, pertemuan berkala seperti Ngopi JKN menjadi sangat penting agar setiap isu dapat diklarifikasi langsung oleh pihak BPJS. Informasi yang hadir dari sumber resmi, kemudian disebarluaskan oleh media, diyakini dapat menekan potensi penyebaran informasi keliru.

“Mudah-mudahan diskusi tadi bisa disebarkan, karena peran media cukup besar agar JKN dapat lebih dikenal dan lebih besar lagi manfaatnya,” tambahnya.

Tidak hanya membahas isu layanan, sejumlah jurnalis juga menyampaikan keluhan dan masukan dari masyarakat, mulai dari antrean fasilitas kesehatan, mekanisme rujukan, hingga pemahaman peserta terhadap hak dan kewajibannya. Seluruh catatan tersebut akan dikompilasi dan ditindaklanjuti melalui unit terkait.

Baca juga:  Faizin Gaungkan Digitalisasi Budaya: Generasi Muda Harus Jaga Akar Tradisi dan Warisan Leluhur

Dalam kesempatan itu, Livendri juga memastikan bahwa Ngopi JKN akan dijadikan agenda rutin, bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi sebagai ruang dialog terbuka yang memungkinkan media bertanya, mengkritik, bahkan memberikan tekanan positif demi perbaikan layanan.

“Ngopi JKN kali ini adalah yang kedua, dan kami akan tetap mempertahankannya agar informasi tidak menjadi liar,” ujarnya.

Dengan sinergi media dan BPJS Kesehatan, diharapkan masyarakat Depok mendapatkan informasi JKN yang benar, mudah dipahami, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kolaborasi ini diyakini menjadi langkah strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap layanan kesehatan nasional serta memastikan manfaat JKN terus dirasakan secara merata oleh seluruh peserta. (el’s)

Latest

Kejati Sumsel Sita 13 Truk dan 1 Excavator dalam Kasus Korupsi Distribusi Semen PT KMM

Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati...

JPU Kejati Sulsel Dakwa Dua Terdakwa Obstruction of Justice Kasus Korupsi Jaksa Gadungan di Makassar

MAKASSAR | Sketsa Online — Jaksa Penuntut Umum (JPU)...

DPO Kasus Asusila Ditangkap di Rumah Saudara, Tim Tabur Kejari Buru Amankan Ode Usman di Namlea

Kabupaten Buru | Sketsa Online - Pelarian buronan kasus...

Peringatan Hardiknas 2026, Camat Natal Bacakan Pidato Mendikdasmen RI

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Pendidikan...

Newsletter

Don't miss

Kejati Sumsel Sita 13 Truk dan 1 Excavator dalam Kasus Korupsi Distribusi Semen PT KMM

Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati...

JPU Kejati Sulsel Dakwa Dua Terdakwa Obstruction of Justice Kasus Korupsi Jaksa Gadungan di Makassar

MAKASSAR | Sketsa Online — Jaksa Penuntut Umum (JPU)...

DPO Kasus Asusila Ditangkap di Rumah Saudara, Tim Tabur Kejari Buru Amankan Ode Usman di Namlea

Kabupaten Buru | Sketsa Online - Pelarian buronan kasus...

Peringatan Hardiknas 2026, Camat Natal Bacakan Pidato Mendikdasmen RI

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Pendidikan...

Soroti Pengelolaan RSSG Depok, Mulyadi Pranowo: Jaga Mutu di Tengah Efisiensi Anggaran

Depok | Sketsa Online - Momentum Hari Pendidikan Nasional...

Kejati Sumsel Sita 13 Truk dan 1 Excavator dalam Kasus Korupsi Distribusi Semen PT KMM

Tim Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) menyita 13 unit truk dan satu alat berat excavator dalam penggeledahan kasus dugaan korupsi...

JPU Kejati Sulsel Dakwa Dua Terdakwa Obstruction of Justice Kasus Korupsi Jaksa Gadungan di Makassar

MAKASSAR | Sketsa Online — Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan resmi mendakwa dua terdakwa kasus obstruction of justice dalam perkara...

DPO Kasus Asusila Ditangkap di Rumah Saudara, Tim Tabur Kejari Buru Amankan Ode Usman di Namlea

Kabupaten Buru | Sketsa Online - Pelarian buronan kasus asusila akhirnya berakhir. Tim Tangkap Buron (Tabur) Kejaksaan Negeri (Kejari) Buru berhasil mengamankan terpidana Ode...