Depok | Sketsa Online – Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok menegaskan konsistensi kinerjanya dengan meraih lima penghargaan sekaligus dalam Rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Triwulan IV Tahun 2025 yang diselenggarakan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Barat di Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cirebon, pada Rabu (18/2/2026).
Kepala kantor, Irvan Triansyah, menghadiri langsung forum strategis yang diikuti pimpinan satuan kerja keimigrasian se-Jawa Barat tersebut. Ia menilai kegiatan Anev bukan sekadar seremoni penilaian, melainkan instrumen penting untuk mengukur kualitas kinerja, efektivitas program, serta konsistensi pelayanan publik di setiap unit kerja.
Dalam evaluasi tersebut, Kanim Depok berhasil meraih penghargaan pada lima kategori, yakni Terbaik I Tindak Administrasi Keimigrasian, Terbaik III Pengelolaan/Penggunaan Aplikasi Srikandi, Terbaik III Laporan Harian Intelijen (LHI), Terbaik III Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran Tahun 2025, serta Terbaik III Penyebaran Informasi.
Capaian ini menempatkan Kanim Depok sebagai salah satu satuan kerja dengan performa paling stabil dan kompetitif di tingkat provinsi.
Irvan menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan refleksi kerja kolektif seluruh jajaran, mulai dari pejabat struktural hingga petugas pelayanan garis depan.
“Penghargaan ini bukan milik pimpinan, tetapi hasil kerja tim yang solid. Setiap pegawai memiliki kontribusi nyata dalam menjaga kualitas layanan, meningkatkan disiplin administrasi, serta memastikan fungsi pengawasan berjalan optimal,” ujarnya.
Lebih lanjut, Ia juga menambahkan bahwa capaian tersebut akan dijadikan tolok ukur untuk meningkatkan standar kerja ke depan, bukan sekadar pencapaian yang dirayakan sesaat.
“Kami memandang penghargaan ini sebagai amanah sekaligus motivasi. Artinya, standar yang sudah baik harus terus dijaga, bahkan ditingkatkan. Fokus kami ke depan adalah mempercepat layanan, memperkuat transparansi, serta memastikan seluruh proses berjalan akuntabel dan sesuai regulasi,” tegasnya.
Menurutnya, tantangan pelayanan keimigrasian ke depan semakin kompleks, baik dari sisi mobilitas masyarakat, perkembangan teknologi, maupun tuntutan pelayanan publik yang semakin tinggi. Karena itu, forum Anev dinilai strategis sebagai ruang berbagi praktik terbaik, menyamakan persepsi, serta memperkuat sinergi antar satuan kerja.
“Sinergi antarunit kerja menjadi kunci. Dengan saling berbagi pengalaman dan strategi, kita bisa memastikan standar pelayanan keimigrasian di wilayah Jawa Barat tetap terjaga dan semakin profesional,” tambah Irvan.
Dengan raihan lima penghargaan tersebut, Kanim Depok menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, memperkuat integritas organisasi, dan menjaga kepercayaan masyarakat melalui pelayanan yang cepat, responsif, serta berorientasi pada kepuasan publik di wilayah Depok dan sekitarnya. (el’s)




