Ini Penjelasan PPK 3.3 PJN Wil III Tentang Jembatan Aek Batahan

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com – Terkesan lamban, pembangunan Jembatan Aek Batahan yang merupakan akses penghubung ke Pelabuhan Palimbungan, Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menjadi sorotan masyarakat.

Progres pembangunan Jembatan Aek Batahan yang mulai memasuki bulan ketiga dari waktu kontrak pengerjaan belum terlihat ada geliat.

Menanggapi hal itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.3  Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Satker Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah III, Fauzan menyampaikan bahwa kondisi tanah (lahan) masih lunak dan labil, maka perlu pematangan lahan sebelum pembangunan. Menurutnya proses ini memakan waktu 3 hingga 4 bulan.

“Setelah kita cek dan investigasi kelapangan, tanahnya itu tanah lunak, tanah lunak itu berarti kekuatannya ini sangat jauh dari yang kita harapkan,” ucap Fauzan Minggu melalui sambungan telepon pada Minggu (15/2/2026).

Baca juga:  Gerakan Kamis Produk Lokal! Cing Ikah Dorong Karya Warga Depok Jadi Identitas Daerah

Lebih lanjut, kata Fauzan, setelah proses pematangan lahan, kontur tanah akan diuji lab lagi, apakah sudah layak untuk progres lanjutan seperti penimbunan. Selain itu, kata dia, di lokasi pembangunan jembatan juga mengalami pergerakan tanah.

Namun ia menyampaikan persiapan-persiapan material dan alat sudah dilakukan seperti pipa pancang baja yang sudah ready.

“Kita juga masih meninjau akses alat berat kita di lapangan,” ujar Fauzan.

Ia pun memaparkan pengerjaan proyek Jembatan Aek Batahan tersebut hingga Desember 2026, sementara target pemancangan memiliki durasi waktu 2 sampai 3 bulan.

Baca juga:  Kejar Target Serapan, BKD Depok Desak OPD Percepat Belanja Daerah Tekan SiLPA

“Kita berharap pengerjaan proyek berjalan sesuai jadwal dengan hasil maksimal,” tutur dia.

Sementara itu, terkait Jembatan Langgune yang patah akibat membawa material konstruksi pipa baja Jembatan Aek Batahan, Fauzan mengatakan pihaknya akan mengusulkan pembangunan kembali Jembatan Langgune tersebut.

“Itu nanti kita usahakan, kita usulkan lagi untuk pembangunan di 2028 atau 2029, kita usulkan untuk perancangan teknisnya,” tambah Fauzan.

Kondisi Jembatan Langgune yang patah pada Kamis 15 Januari 2026 akibat dilalui mobil bermuatan material pipa baja Jembatan Aek Batahan

Ia juga menerangkan Jembatan Langgune masih kelas III seharusnya akses jalan menuju sebuah pelabuhan adalah Jembatan tipe kelas I.

“Ada 4 Jembatan lagi itu pak yang kecil-kecil yang masih kita lakukan observasi sehingga jika nanti dananya keluar akan kita kerjakan di 2028. Ini merupakan program multi years, secara bertahap dengan hasil maksimal tentu menjadi harapan kita,” terang Fauzan menutup.

Baca juga:  DPRD Depok Tegaskan Urgensi Revisi Perda Miras Jelang KUHP 2026

Untuk diketahui Pembangunan Jembatan Aek Batahan ini memiliki volume 120 Meter dengan nomor kontrak : HK 0201/APBN-MYC/Bb2-WIL 3.3/PPK-3.3/01/2025. Adapun sumber dana pembangunan merupakan APBN MYC Tahun 2025/2026 (SBSN) dengan total biaya anggaran : Rp. 82.687.342.000 (Delapan puluh dua milyar enam ratus delapan puluh tujuh juta tiga ratus empat puluh dua ribu rupiah). Pelaksana proyek PT. Bahana Krida Nusantara dengan Konsultan Supervisi dari PT. Gita Cipta Siagayasa. (IS)

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...