Bukan Agenda Resmi, Setwan DPRD Kota Depok Klarifikasi Soal Insiden Ini!

Depok | Sketsa Online – Sekretariat DPRD Kota Depok memberikan penjelasan resmi terkait insiden penertiban wartawati yang sempat menjadi perhatian publik dan perbincangan di berbagai ruang informasi. Klarifikasi ini disampaikan agar kronologi peristiwa dapat dipahami secara utuh sekaligus mencegah berkembangnya interpretasi yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.

Sekretaris DPRD (Sekwan), Kania Parwanti, menerangkan bahwa kejadian berlangsung ketika sejumlah pegawai tengah mengikuti kegiatan kebersamaan internal berupa makan bersama atau botram, tradisi khas Sunda yang mencerminkan nilai kekeluargaan, kebersamaan, dan solidaritas antarrekan kerja.

Menurutnya, kegiatan tersebut bersifat informal karena merupakan inisiatif pribadi pegawai, tidak tercatat dalam agenda resmi institusi, serta tidak menggunakan anggaran negara maupun fasilitas kedinasan.

“Kegiatan itu murni kebersamaan internal pegawai, bukan program lembaga atau agenda resmi. Karena sifatnya nonkedinasan, tentu ada aturan internal yang tetap harus dijaga agar suasana tetap tertib,” jelasnya pada Sabtu (14/2/26).

Baca juga:  Sederhana Penuh Makna! HUT Gerindra ke-18 Bukan Sekadar Bergerak, Tapi Jadi Dampak Nyata

Ia menuturkan, saat kegiatan berlangsung, petugas yang berjaga menjalankan fungsi pengamanan rutin sesuai arahan dan prosedur internal kantor. Tindakan penertiban dilakukan untuk memastikan aktivitas di lingkungan kerja tetap kondusif serta tidak menimbulkan kesalahpahaman mengenai status kegiatan yang sedang berlangsung.

Langkah tersebut bersifat situasional dan administratif, bukan tindakan yang dimaksudkan untuk menghalangi tugas jurnalistik. Ia menekankan bahwa petugas hanya menjalankan tanggung jawab sesuai instruksi dan standar operasional yang berlaku di lingkungan sekretariat.

“Petugas menjalankan tugas sesuai arahan. Tujuannya menjaga ketertiban dan memastikan situasi tetap kondusif, bukan untuk menghambat kerja pers,” ujarnya.

Baca juga:  Gebrakan Transparansi! Budi Jaya Bangun Aliansi Kuat dengan Media demi Pelayanan Publik Maksimal

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pihak sekretariat menghormati kebebasan pers serta menyadari peran penting media dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat. Namun demikian, ia mengingatkan bahwa setiap produk jurnalistik idealnya didasarkan pada prinsip verifikasi dan konfirmasi agar informasi yang disampaikan tidak menimbulkan penafsiran sepihak.

“Kami sangat menghargai peran pers sebagai mitra informasi publik. Karena itu kami berharap setiap informasi dikonfirmasi terlebih dahulu agar pemberitaan akurat, berimbang, tidak menghakimi, serta memberi ruang hak jawab,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat situasi di lapangan yang dirasakan kurang nyaman oleh pihak mana pun. Ia menegaskan bahwa kejadian tersebut akan menjadi bahan evaluasi internal guna meningkatkan kualitas komunikasi, koordinasi, serta pelayanan ke depan.

Baca juga:  Simbol Toleransi! Fransiskus Puji Kehadiran Wali Kota Depok di Perayaan Natal Tingkat Kota

“Kami memohon maaf atas hal-hal yang kurang berkenan. Ini menjadi koreksi bagi kami agar ke depan dapat lebih baik dalam berkoordinasi dan berkomunikasi,” tambahnya.

Pihak sekretariat berharap klarifikasi ini dapat menjadi rujukan faktual bagi masyarakat sehingga tidak terjadi kesimpangsiuran informasi. Ia juga menekankan pentingnya memahami konteks setiap peristiwa sebelum menarik kesimpulan, terutama ketika kejadian berlangsung di lingkungan institusi pemerintahan yang memiliki beragam jenis aktivitas, baik resmi maupun internal.

Menutup pernyataannya, Kania menegaskan komitmennya untuk terus menjaga transparansi informasi publik sekaligus memastikan seluruh aktivitas di lingkungan kerja berjalan sesuai aturan.

Ia mengajak semua pihak, termasuk media dan masyarakat, untuk bersama-sama menjaga iklim informasi yang sehat, akurat, dan berimbang demi kepentingan publik yang lebih luas. (el’s)

Latest

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak terus menunjukkan perkembangan positif. Komitmen...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...