Maju Rebut Kursi Ketua PGI, Hamzah Siap Bawa Visi Besar Golf Depok Naik Kelas

Depok | Sketsa Online – Musyawarah Kota (Muskot) Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Depok 2026 menjadi momentum krusial bagi masa depan olahraga golf di Kota Depok. Forum ini tidak sekadar menjadi ajang pemilihan ketua baru, tetapi juga menentukan arah pembinaan atlet, tata kelola organisasi, serta posisi golf Depok dalam peta prestasi olahraga Jawa Barat ke depan.

Dalam agenda strategis tersebut, Hamzah menyatakan kesiapannya maju sebagai calon Ketua PGI Kota Depok periode 2026–2030 dengan membawa visi besar untuk membawa golf Depok naik kelas, dikelola secara profesional, inklusif, dan berorientasi prestasi.

Muskot PGI Kota Depok 2026 dijadwalkan berlangsung pada Senin, 2 Februari 2026, bertempat di Ruang Rapat KONI Kota Depok lantai 2. Agenda ini dilaksanakan sebagai amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PGI, sekaligus bagian dari proses konsolidasi organisasi untuk menentukan kepengurusan baru lima tahun ke depan.

Bagi Hamzah, Muskot kali ini memiliki makna lebih dari sekadar forum organisasi. Ia menilai, golf Depok saat ini memiliki potensi besar, baik dari sisi jumlah pegolf, keberadaan klub, maupun fasilitas pendukung, namun belum sepenuhnya dikelola dalam satu arah kebijakan yang terintegrasi.

Baca juga:  Bukan Agenda Resmi, Setwan DPRD Kota Depok Klarifikasi Soal Insiden Ini!

“Golf Depok membutuhkan ekosistem yang solid, terintegrasi dan dikelola secara modern. Muskot ini bukan hanya soal siapa yang menjadi ketua, tetapi bagaimana golf Depok bisa berkembang dan berprestasi,” ujar Hamzah, pada Minggu (1/2).

Calon Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Depok 2026, H. Hamzah bersama Walikota Depok - Supian Suri.
Calon Ketua Persatuan Golf Indonesia (PGI) Kota Depok 2026, H. Hamzah bersama Walikota Depok – Supian Suri.

Menurut Hamzah, selama ini masih terdapat tantangan mendasar dalam pengelolaan golf di tingkat kota. Sejumlah klub, lapangan, dan driving range berjalan sendiri-sendiri, sementara pembinaan atlet belum tersusun secara berjenjang dan berkelanjutan. Kondisi tersebut, kata dia, membuat potensi prestasi belum tergarap maksimal.

Tak hanya itu, Ia menegaskan, PGI Kota Depok harus hadir sebagai penghubung dan pemersatu seluruh elemen golf, sekaligus menjadi organisasi yang mampu menerjemahkan potensi menjadi prestasi nyata.

“Jika ekosistemnya kuat dan satu arah, pembinaan atlet akan berjalan, turnamen rutin bisa digelar, dan prestasi akan mengikuti. Itu yang ingin saya bangun di PGI Depok,” tegasnya.

Hamzah bukan sosok baru di dunia golf dan organisasi. Pria kelahiran Bogor, 3 Oktober 1979 ini memiliki latar belakang pendidikan yang cukup lengkap, mulai dari Sarjana Ekonomi, Sarjana Hukum, hingga Magister Manajemen. Kombinasi pendidikan tersebut menjadi modal penting dalam memahami aspek olahraga, organisasi, hingga tata kelola modern.

Baca juga:  Era Baru Tapos Dimulai! Jarkasih Tegaskan Komitmen Perubahan dan Tata Pembangunan

Dalam dunia golf, Hamzah pernah menjabat sebagai Pembina Klub Golf PAGI Emeralda pada periode 2019–2024. Selain itu, ia juga terlibat aktif dalam kepanitiaan berbagai turnamen golf junior bertaraf internasional, yang memberinya pengalaman langsung dalam pembinaan atlet usia dini dan penyelenggaraan event kompetitif.

Berbekal pengalaman tersebut, Hamzah menawarkan sejumlah program unggulan jika terpilih memimpin PGI Kota Depok. Program tersebut meliputi pembinaan atlet junior secara berjenjang dan berkelanjutan, penguatan tata kelola organisasi berbasis sistem digital, serta penyelenggaraan turnamen golf rutin sebagai sarana kompetisi dan evaluasi prestasi atlet.

Lebih lanjut, Ia juga menaruh perhatian besar pada penguatan kolaborasi antar pemangku kepentingan golf di Kota Depok. Menurutnya, klub golf, pelatih, pengelola lapangan, hingga driving range harus berada dalam satu ekosistem yang saling mendukung.

Baca juga:  18 Tahun Gerindra, H. Hamzah: Dari Ideologi Perjuangan ke Amanat Kebangsaan

“PGI harus menjadi rumah besar bagi seluruh insan golf. Bukan hanya atlet, tetapi juga klub, pelatih, dan pengelola lapangan. Jika semua bergerak bersama, golf Depok akan memiliki daya saing yang kuat,” ujarnya.

Selain fokus pada prestasi olahraga, Hamzah juga melihat golf sebagai bagian dari potensi pengembangan sport tourism di Kota Depok. Melalui penyelenggaraan event golf berskala kota yang dikelola secara profesional, ia menilai olahraga golf dapat memberikan dampak ekonomi sekaligus memperkuat citra Kota Depok di tingkat regional.

“Ekosistem golf yang maju akan melahirkan prestasi dan manfaat yang luas. Jika prestasi tumbuh, golf Depok akan memiliki posisi strategis di tingkat Jawa Barat bahkan nasional,” kata Hamzah.

Muskot PGI Kota Depok 2026 pun dipandang sebagai titik penentuan arah. Bukan sekadar perebutan kursi ketua, melainkan momentum untuk menentukan apakah golf Depok akan terus berjalan dengan pola lama, atau melompat menuju era baru yang lebih profesional, terstruktur, dan berorientasi prestasi. (el’s)

Latest

Menuju Indonesia Emas 2045, Sekda Tekankan Penguatan Fondasi Keluarga Lewat Posyandu 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok terus...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Newsletter

Don't miss

Menuju Indonesia Emas 2045, Sekda Tekankan Penguatan Fondasi Keluarga Lewat Posyandu 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok terus...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Kartini di Tengah Realita: Kepala DP3AP2KB Depok Ungkap Tantangan Perempuan Modern

Depok | Sketsa Online - Semangat perjuangan R.A. Kartini...

Menuju Indonesia Emas 2045, Sekda Tekankan Penguatan Fondasi Keluarga Lewat Posyandu 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok terus memperkuat fondasi pembangunan dari tingkat keluarga sebagai bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045. Komitmen...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi meluncurkan Posyandu Matahari RW 18 di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, sebagai bagian dari implementasi enam...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan ketidakpastian yang dirasakan orang tua korban pelecehan seksual, harapan itu datang dari seorang advokat yang...