Atasi Krisis Mebel SMPN 3, Sekretaris Komisi D DPRD Depok Beberkan Skema CSR

Depok | Sketsa Online – Pemerintah Kota Depok menyiapkan skema Corporate Social Responsibility (CSR) dan Belanja Tidak Terduga (BTT) untuk mengatasi krisis mebel berupa meja dan bangku di SMP Negeri 3 Depok. Kekurangan sarana belajar tersebut muncul setelah rampungnya pembangunan dan renovasi gedung yang berdampak pada bertambahnya jumlah ruang kelas.

Sekretaris Komisi D DPRD Depok, Siswanto, mengaku prihatin atas kondisi tersebut meski masih dapat dimaklumi karena sekolah baru menyelesaikan tahap pembangunan.

“Secara pribadi saya cukup prihatin, tetapi kondisi ini masih bisa dimaklumi karena SMP Negeri 3 baru selesai pembangunan atau renovasi gedung,” ujarnya, pada Kamis (29/1/2026).

Ia menjelaskan, krisis mebel terjadi karena pengajuan rehabilitasi gedung tidak dilakukan bersamaan dengan pengadaan perlengkapan kelas. Renovasi berada di bawah kewenangan dinas teknis, sedangkan pengadaan mebel menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan.

Baca juga:  Menakar Kebutuhan Kota, Edi Masturo Himpun Aspirasi Strategis untuk Pembangunan 2027

“Renovasi dan pengadaan mebel tidak satu paket. Karena pertimbangan anggaran, saat itu yang dipenuhi baru renovasinya, sementara mebel masih dalam tahap penghitungan,” kata Siswanto.

Selama proses rehabilitasi, kegiatan belajar mengajar SMP Negeri 3 sempat dipindahkan ke SMP Negeri 4 dengan jadwal masuk siang hari. Mebel lama turut dipindahkan untuk menunjang aktivitas belajar sementara.

Namun setelah renovasi rampung, persoalan baru muncul. Jumlah ruang kelas bertambah dari 10 menjadi 17 kelas sehingga mebel yang tersedia tidak lagi mencukupi. Selain itu, sebagian mebel lama juga telah usang dan rusak.

Baca juga:  Menuju Standar Global, Paspor Elektronik Berchip Resmi Diterapkan Mulai 2026

“Ketika mebel dikembalikan, jumlahnya tidak mencukupi. Ditambah lagi banyak yang sudah tidak layak pakai,” ungkapnya.

Menurut Siswanto, kebutuhan mebel tersebut sangat mendesak karena berdampak langsung pada efektivitas proses belajar mengajar. Ketua DPRD Depok bersama jajaran bahkan telah meninjau langsung kondisi sekolah untuk memastikan situasi di lapangan.

“Kami sependapat bahwa kebutuhan mebel di SMP Negeri 3 sangat urgen dan harus segera dicarikan solusinya,” tegasnya.

Sebagai langkah percepatan, Pemkot Depok menyiapkan dua opsi pengadaan, yakni melalui anggaran BTT serta bantuan CSR dari sejumlah pihak, termasuk perbankan seperti Bank BJB.

Baca juga:  RTLH Jadi Senjata Pro-Rakyat, Mazhab HM Tegaskan Fondasi Keadilan Sosial

“Dengan adanya skema itu, saya merasa lega karena ketersediaan meja dan bangku sangat menentukan kenyamanan serta efektivitas pembelajaran,” katanya.

Pihak sekolah sebelumnya juga sempat menawarkan opsi memindahkan kembali kegiatan belajar ke SMP Negeri 4 sambil menunggu pengadaan mebel. Namun, para siswa justru memilih tetap belajar di SMP Negeri 3 meski harus lesehan menggunakan meja kecil.

“Anak-anak merasa lebih nyaman dibanding harus kembali belajar siang hari. Tetapi ini hanya bersifat sementara. Secara standar, sekolah tetap harus memiliki meja dan bangku,” tutupnya. (el’s)

Latest

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Kartini di Tengah Realita: Kepala DP3AP2KB Depok Ungkap Tantangan Perempuan Modern

Depok | Sketsa Online - Semangat perjuangan R.A. Kartini...

Newsletter

Don't miss

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Kartini di Tengah Realita: Kepala DP3AP2KB Depok Ungkap Tantangan Perempuan Modern

Depok | Sketsa Online - Semangat perjuangan R.A. Kartini...

Polemik Dua Matahari di PPP Depok: Saling Klaim Legitimasi SK Memanas Jelang Muscab 2026

Depok | Sketsa Online - Sekretaris DPC PPP Kota...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi meluncurkan Posyandu Matahari RW 18 di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, sebagai bagian dari implementasi enam...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan ketidakpastian yang dirasakan orang tua korban pelecehan seksual, harapan itu datang dari seorang advokat yang...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di kawasan GOR RHI Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok, menjadi sorotan setelah lebih...