Polisi Ungkap Kronologi Pembunuhan Wanita di Jakarta Timur, Pelaku WNA Irak Ditangkap

Jakarta | Sketsa Online Kepolisian Metro Jaya berhasil mengungkap kasus pembunuhan seorang wanita berinisial DA (36) yang ditemukan tewas di kontrakan Jalan Daman I, Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur pada Sabtu (21/3). Pelaku, mantan suami siri korban yang berstatus warga negara asing (WNA) asal Irak, ditangkap usai melarikan diri.

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menjelaskan kronologi pembunuhan tersebut. Pelaku berinisial F, sempat cekcok dengan korban karena cemburu terhadap hubungan korban dengan pria lain.

Baca juga:  Tim Gabungan Lakukan Penggeledahan dan Penggerebekan Narkoba di Desa Singkuang I dan II

Menurut AKP Fechy J Atupah, Panit 2 Subdit Resmob Polda Metro Jaya, awal perselisihan bermula saat F melihat korban bersama pria lain di acara Bazar Ramadhan pada 20 Maret 2026. Ketegangan meningkat ketika F datang ke kos korban dan mendapati korban berdua dengan pria tersebut.

“Pelaku sempat diusir oleh korban, namun tidak mampu menahan emosinya. Setelah masuk kembali ke kos, terjadi pertengkaran, pelaku mencekik korban, lalu menggunakan pisau menyayat leher korban hingga tewas,” jelas Fechy.

Baca juga:  SP3 Kasus Melani Setiadi Dipertanyakan, Peran Kejaksaan Jaksel Jadi Sorotan

Usai membunuh, F melarikan diri ke Jalan Tol Tangerang-Merak dan ditangkap di rest area kilometer 68 pada Sabtu (21/3) pukul 12.49 WIB. Pelaku mengaku kabur untuk menjauhi lokasi kejadian tanpa tujuan pasti.

F sementara dijerat Pasal 458 KUHP tentang pembunuhan biasa, subsider Pasal 468 tentang penganiayaan berat yang mengakibatkan kematian, dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

Baca juga:  Cabjari Madina di Natal Gelar Sosialisasi Penerangan Hukum

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol Alfian Nurrizal menegaskan bahwa pelaku merupakan mantan suami siri korban dan penangkapan dilakukan setelah jasad korban ditemukan terkunci di kontrakan pada Sabtu pagi. Peristiwa pembunuhan diperkirakan terjadi Kamis (19/3) malam.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena terjadi di kawasan permukiman padat penduduk, serta pelaku merupakan WNA. Polda Metro Jaya memastikan proses hukum terus berjalan dan meminta masyarakat tetap tenang.

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...