Parung Disiapkan Jadi Pusat Ekonomi Baru di Bogor, Kawasan Modern Terintegrasi Siap Dongkrak Pertumbuhan

CIBINONG, Bogor | Sketsa Online – Pemerintah Kabupaten Bogor mulai menyiapkan transformasi besar di kawasan Parung menjadi pusat ekonomi baru yang modern dan terintegrasi. Proyek ini tidak hanya berfokus pada penataan pasar, tetapi juga menggabungkan sektor perdagangan, kuliner, hingga transportasi dalam satu kawasan terpadu.

Langkah strategis tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat memimpin rapat koordinasi bersama jajaran perangkat daerah di Pendopo Bupati Bogor, Cibinong, Senin (27/4).

Pengembangan ini dinilai sebagai upaya konkret pemerintah daerah dalam menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah utara Kabupaten Bogor.

Konsep Kawasan Modern Terintegrasi

Bupati Rudy menjelaskan bahwa Parung memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara lebih terstruktur dan representatif. Salah satu konsep unggulan yang akan diwujudkan adalah pembangunan pasar ikan modern yang terintegrasi dengan pusat kuliner.

“Konsepnya bukan hanya pasar biasa. Akan ada pasar ikan yang tertata, kemudian di lantai atas tersedia area kuliner yang nyaman. Masyarakat bisa menikmati makanan sambil melihat aktivitas perdagangan di bawah,” ujar Rudy.

Baca juga:  439 Jamaah Haji Kloter 14 Asal Kabupaten Bogor Dilepas, Berangkat ke Tanah Suci 9 Mei 2026

Selain itu, kawasan ini akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung seperti park and ride, area parkir terpadu, serta shelter angkutan umum guna mengurangi kemacetan yang selama ini menjadi persoalan klasik di Parung.

Dua Lahan Strategis Disiapkan

Pemkab Bogor telah menyiapkan dua titik lahan strategis untuk mendukung pengembangan kawasan ini.

  • Lahan pertama seluas sekitar 7.000 meter persegi akan menjadi pusat utama kegiatan ekonomi terintegrasi.
  • Lahan kedua seluas kurang lebih 2 hektare difungsikan sebagai kawasan pendukung, termasuk akses transportasi.

Menurut Rudy, pemanfaatan lahan akan dilakukan melalui skema kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta agar pembangunan berjalan lebih cepat dan efektif.

“Kita tidak ingin aset pemerintah hanya diam. Lebih baik dikerjasamakan agar memberikan manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat,” tegasnya.

Skema Kerja Sama dan Kemudahan Investasi

Dalam proses pembangunan, Pemkab Bogor membuka peluang investasi melalui berbagai skema, mulai dari sewa hingga Kerja Sama Operasi (KSO) jangka panjang. Pemerintah juga memastikan kemudahan perizinan bagi investor yang sesuai dengan regulasi.

Baca juga:  Bogor Gaspol Program Nasional, SPPG Cijujung Jadi Motor Gizi dan Perputaran Ekonomi

Langkah ini diharapkan dapat menarik minat investor sekaligus mempercepat realisasi proyek strategis tersebut.

Penataan Bertahap dan Humanis

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan bahwa penataan kawasan dilakukan secara bertahap dan tidak bersifat penggusuran.

“Konsepnya bukan menggusur, tetapi menata. PKL tetap difasilitasi dengan penataan yang lebih rapi dan nyaman,” jelas Ajat.

Penataan juga mencakup optimalisasi terminal lama yang sebelumnya tidak termanfaatkan. Terminal tersebut kini diaktifkan kembali dan akan diintegrasikan dengan Pasar Parung serta didukung pembangunan akses jalan baru.

700 Lapak Disiapkan untuk Pedagang

Sementara itu, Perumda Pasar Tohaga telah menyiapkan langkah teknis, termasuk relokasi pedagang kaki lima (PKL) ke dalam area pasar.

Sebanyak 700 lapak disediakan untuk menampung pedagang dari berbagai sektor, seperti sayur-mayur, bahan basah, ayam, hingga ikan.

Baca juga:  Pemkab Bogor Uji Coba WFH ASN, Layanan Publik Tetap Optimal dan Efisiensi Energi Meningkat

Area depan pasar nantinya akan ditata ulang dan ditetapkan sebagai zona merah sebelum ditentukan fungsi akhirnya, apakah menjadi taman atau sentra ikan hias.

Meski sempat menuai pro dan kontra, dukungan pedagang kini meningkat hingga mencapai sekitar 90 persen.

Target Jadi Sentra Ikan Hias Terbesar

Pengembangan Parung juga diarahkan menjadi sentra ikan hias berskala besar yang mampu bersaing di tingkat regional bahkan Asia Tenggara.

Untuk mendukung target tersebut, pemerintah menyiapkan infrastruktur yang memadai, mulai dari fasilitas pasar modern, kebersihan lingkungan, hingga akses parkir yang optimal.

Dorong Ekonomi dan Ruang Publik Modern

Penataan kawasan Parung menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Bogor dalam menciptakan pusat-pusat ekonomi baru.

Dengan konsep terintegrasi, Parung tidak hanya akan menjadi pusat perdagangan, tetapi juga ruang publik yang nyaman, tertata, dan modern bagi masyarakat.

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...