Perdana di Depok! HUT ke-3 RSUD ASA Hadirkan Layanan Intervensi Nyeri Gratis bagi Warga

Depok | Sketsa Online – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-3, RSUD ASA Depok menghadirkan terobosan baru di bidang kesehatan dengan membuka layanan intervensi nyeri gratis bagi masyarakat. Program ini menjadi inovasi medis perdana di Kota Depok, yang diharapkan menjadi cikal bakal terbentuknya klinik nyeri permanen di lingkungan RSUD ASA.

Ketua Panitia HUT RSUD ASA, dr. Anggarianto Taruno Putro, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-3 rumah sakit yang mengedepankan pelayanan langsung kepada warga.

“Acara intervensi nyeri ini adalah salah satu rangkaian HUT ke-3 RSUD ASA. Awalnya kami membuka 75 kuota pendaftaran, namun karena antusiasme masyarakat sangat tinggi, kami tambah menjadi 92 peserta. Dari jumlah tersebut, yang hadir sebanyak 72 orang, termasuk lima peserta on the spot,” ujarnya.

Ia menuturkan, kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat sambutan positif dari peserta. “Alhamdulillah acara terlaksana dengan baik. Meskipun ada sekitar 20 pasien yang tidak hadir, pelaksanaan di lapangan berjalan tertib dan efektif. Ini menjadi awal yang baik untuk kami, karena ternyata masyarakat Depok sangat membutuhkan layanan semacam ini,” jelasnya.

Baca juga:  Kepala Kantor ATR/BPN Depok Instruksikan Kasi dan Kasubag TU Rutin Tinjau Loket Pelayanan

Menurut dr. Anggarianto, tujuan utama program ini bukan hanya memberikan layanan gratis, tetapi juga memperkenalkan metode intervensi nyeri modern yang berbeda dari pengobatan konvensional.

“Biasanya, kalau seseorang mengalami nyeri kronis, penanganannya hanya dengan obat oral atau terapi biasa. Tapi dalam intervensi nyeri, kami langsung mencari sumber nyeri menggunakan alat USG, kemudian dilakukan penyuntikan di titik utama saraf atau sendi yang bermasalah,” terang dia.

Ia mencontohkan beberapa kasus yang ditangani dalam kegiatan ini. “Ada pasien yang sudah bertahun-tahun tidak bisa berjalan normal karena nyeri lutut, setelah dilakukan tindakan, kini bisa kembali berjalan. Bahkan ada yang tadinya tidak bisa jongkok, kini sudah bisa bergerak normal. Itu semua karena penanganannya langsung ke titik saraf yang bermasalah,” ungkapnya.

Dalam kegiatan perdana ini, RSUD ASA bekerja sama dengan Prekursor Bandung dan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad). Tim dokter terdiri atas lima spesialis: ortopedi, rehabilitasi medik, saraf, dan anestesi, seluruhnya bersertifikat internasional dalam bidang penanganan nyeri.

Baca juga:  Sehat Pegawainya, Cepat Layanan Paspornya: Rahasia Imigrasi Depok Tingkatkan Kinerja

“Mereka datang langsung dari Bandung untuk memberikan layanan sosial dan edukasi tentang pentingnya penanganan nyeri yang tepat. Ini langkah awal agar masyarakat tahu bahwa nyeri bukan hal sepele, tapi kondisi medis yang harus diatasi,” ujar dr. Anggarianto.

Kemudian, Ia menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi ajang sosialisasi dan pemetaan kebutuhan masyarakat terhadap klinik nyeri di RSUD ASA.

“Kami ingin menjadikan ini sebagai pilot project. Kalau antusiasme masyarakat terus tinggi, kami berencana menjadikannya program rutin, idealnya setiap tiga bulan sekali. Selain itu, kami juga menyiapkan tindak lanjut berupa bakti sosial fisioterapi gratis yang akan dilaksanakan pada 15 November mendatang,” jelasnya.

Kegiatan fisioterapi tersebut akan difokuskan untuk pasien-pasien yang telah mengikuti program intervensi nyeri. “Pasien dengan kondisi tertentu seperti hipertensi, diabetes, atau yang mengonsumsi obat pengencer darah akan kami lakukan skrining terlebih dahulu sebelum tindakan intervensi nyeri dilakukan. Semua proses ini gratis tanpa persyaratan khusus,” katanya.

Baca juga:  Skandal Plesiran RSUD ASA Meledak! KPK Bongkar Fakta Korupsi di Balik Isu Viral

Lebih lanjut, dr. Anggarianto berharap agar kegiatan sosial ini mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Kesehatan dan Pemerintah Kota Depok.

“Kami ingin agar inovasi ini berkelanjutan. Kalau bisa, dibuat tiga bulan sekali atau minimal setiap enam bulan. Harapan kami, dengan dukungan pemerintah, klinik nyeri bisa menjadi layanan permanen di RSUD ASA,” ungkapnya.

Selain layanan intervensi nyeri, dalam rangkaian HUT ke-3 RSUD ASA juga akan diadakan kegiatan sosial lain, seperti pemeriksaan jantung dan mata gratis. Semua kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen RSUD ASA dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat secara komprehensif.

“Antusiasme warga menjadi motivasi kami. Banyak masyarakat yang datang dengan keluhan nyeri menahun, dan ternyata setelah dilakukan tindakan, mereka merasakan perubahan signifikan. Kami ingin Depok punya layanan medis modern yang tidak kalah dari rumah sakit besar di kota lain, serta mampu memberikan pelayanan maksimal bagi seluruh warga yang membutuhkan penanganan kesehatan berkualitas,” tutupnya. (el’s)

 

Latest

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Kartini di Tengah Realita: Kepala DP3AP2KB Depok Ungkap Tantangan Perempuan Modern

Depok | Sketsa Online - Semangat perjuangan R.A. Kartini...

Newsletter

Don't miss

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Kartini di Tengah Realita: Kepala DP3AP2KB Depok Ungkap Tantangan Perempuan Modern

Depok | Sketsa Online - Semangat perjuangan R.A. Kartini...

Polemik Dua Matahari di PPP Depok: Saling Klaim Legitimasi SK Memanas Jelang Muscab 2026

Depok | Sketsa Online - Sekretaris DPC PPP Kota...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi meluncurkan Posyandu Matahari RW 18 di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, sebagai bagian dari implementasi enam...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan ketidakpastian yang dirasakan orang tua korban pelecehan seksual, harapan itu datang dari seorang advokat yang...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di kawasan GOR RHI Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok, menjadi sorotan setelah lebih...