Depok | Sketsa Online – Banjir kembali menggenangi sejumlah permukiman di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, setelah hujan dengan intensitas tinggi. Peristiwa yang berulang ini memicu keprihatinan berbagai pihak dan menegaskan adanya persoalan mendasar yang belum tertangani secara tuntas.
Merespons kondisi tersebut, kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Pancoran Mas bergerak cepat turun ke lokasi untuk membantu warga terdampak. Mereka terlibat langsung dalam pembersihan rumah yang dipenuhi lumpur serta membantu evakuasi barang milik warga dari genangan air.
Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Depok, Siswanto, mengatakan pihaknya segera menginstruksikan kader untuk turun ke lapangan setelah menerima informasi terkait banjir.
“Begitu mendapat kabar, kami langsung menggerakkan kader untuk membantu warga. Fokus kami membersihkan lumpur yang masuk ke rumah-rumah serta meringankan beban masyarakat,” ujar Siswanto, Selasa (14/4/2026).
Selain aksi pembersihan, kader PKB juga berkoordinasi dengan Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan pihak terkait untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak warga, mulai dari logistik, kebutuhan pokok, hingga perlengkapan kebersihan.
Mereka juga turut mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam proses pendistribusian bantuan. Sinergi di lapangan diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat.
Lebih lanjut, Siswanto menegaskan, banjir yang terus berulang di kawasan Pancoran Mas menunjukkan adanya persoalan struktural yang belum terselesaikan.
Karena itu, ia mendesak Pemkot Depok segera melakukan kajian menyeluruh terhadap penyebab utama banjir, mulai dari sistem drainase, aliran sungai, hingga tata kelola lingkungan.
“Ini bukan kejadian pertama. Artinya, ada masalah yang harus diidentifikasi secara serius dan diselesaikan secara menyeluruh, tidak bisa hanya penanganan sementara,” tegasnya.
Ia menilai, langkah konkret dan berkelanjutan sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak terus-menerus menjadi korban banjir setiap musim hujan. PKB juga mendorong evaluasi lintas sektor serta penguatan koordinasi antarinstansi terkait.
“Menurut saya, hal ini penting agar penanganan banjir tidak lagi berjalan parsial dan mampu menyentuh akar persoalan,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Siswanto berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk menyelesaikan persoalan banjir, khususnya di wilayah Pancoran Mas. Upaya tersebut dinilai penting agar kejadian serupa tidak terus berulang dan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman.
“Ke depan, kolaborasi antara masyarakat, relawan, dan pemerintah menjadi kunci. Penanganan banjir harus beralih dari sekadar reaktif menjadi solusi permanen yang terencana dan berkelanjutan,” tutupnya. (el’s)




