Pemkot Bogor Sinkronkan Penataan Angkutan AKDP, Dedie Rachim Soroti 6.000 Kendaraan Masuk Kota Tiap Hari

Pemerintah Kota Bogor mempercepat penataan angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP) dengan menggandeng Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten. Langkah ini diambil menyusul tingginya arus kendaraan AKDP yang mencapai sekitar 6.000 unit per hari dan dinilai menjadi salah satu penyebab utama kemacetan di pusat Kota Bogor.

Kota Bogor | Sketsa Online – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus mempercepat langkah penataan sistem transportasi, khususnya angkutan antarkota dalam provinsi (AKDP). Upaya ini dilakukan melalui koordinasi lintas wilayah bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Ketiga pihak tersebut bahkan bertolak ke Bandung untuk membahas sinkronisasi kebijakan guna menciptakan sistem transportasi yang lebih tertib, terintegrasi, dan efisien di wilayah Bogor Raya.

Baca juga:  Imigrasi Depok Tetapkan Target Strategis 2026, Perkuat Keamanan dan Pelayanan

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa hingga saat ini masih terdapat satu pekerjaan rumah penting sebelum diterbitkannya Peraturan Wali Kota (Perwali). Regulasi tersebut nantinya akan menjadi turunan dari Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023 tentang penyelenggaraan transportasi.

“Masih ada satu tahapan yang harus diselesaikan, yaitu sinkronisasi kebijakan dengan pemerintah provinsi dan kabupaten, khususnya terkait angkutan AKDP,” ujar Dedie Rachim di Balai Kota Bogor, Senin (13/4/2026).

Baca juga:  Longsor Gerus Rumah Warga di Boponter, Lurah dan Sekcam Cipayung Turun Tangan

Menurut Dedie, peran Pemprov Jawa Barat sangat krusial dalam mendukung penataan angkutan tersebut. Dukungan itu mencakup kebijakan moratorium izin AKDP baru serta penguatan pengawasan operasional di lapangan.

Selain itu, pengawasan terhadap kelayakan kendaraan melalui uji KIR juga perlu diperketat, termasuk penindakan tegas terhadap pelanggaran aturan yang dilakukan oleh operator angkutan.

Berdasarkan data di lapangan, tingginya volume kendaraan AKDP menjadi salah satu faktor dominan penyebab kemacetan di Kota Bogor. Setiap harinya, hampir 6.000 kendaraan AKDP melintasi bahkan menembus pusat kota.

“Ini jumlah yang sangat besar. Arus kendaraan AKDP yang masuk dan keluar kota memberikan tekanan besar terhadap lalu lintas,” jelasnya.

Baca juga:  Dedie Rachim Pimpin Korve Museum Pajajaran Jelang Peresmian HJB ke-544 di Kota Bogor

Ia menambahkan, kondisi tersebut diperparah oleh belum optimalnya kedisiplinan angkutan kota (angkot) dalam menaati aturan lalu lintas. Kombinasi antara angkot yang belum tertib dan tingginya mobilitas AKDP membuat penataan transportasi menjadi tantangan serius bagi Pemkot Bogor.

Melalui sinkronisasi kebijakan ini, diharapkan ke depan akan tercipta sistem transportasi yang lebih tertata, mengurangi kemacetan, serta meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas.

Pemkot Bogor juga menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan kebijakan yang dihasilkan tidak hanya efektif, tetapi juga berkelanjutan.

Latest

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Hidupkan Spirit Pengorbanan Nabi Ibrahim, White House Premier Bagikan 4.000 Paket Daging Kurban

Depok | Sketsa Online - Momentum Idul Adha tidak...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tidak hanya dimaknai sebagai ibadah penyembelihan hewan kurban semata, tetapi juga menjadi momentum...