Depok | Sketsa Online – Longsor yang terjadi di wilayah RW 08 Bojong–Pondok Terong, Cipayung, merusak dinding rumah seorang warga RT 02/08 pada Jumat (5/12).
Peristiwa yang dipicu saluran air tidak berbeton di lahan bagian atas itu membuat Lurah Bojong – Pondok Terong bersama Sekretaris Camat Cipayung turun langsung meninjau lokasi kejadian.
Longsor terjadi ketika aliran air dari tanah yang lebih tinggi mengikis tebing dan membuat struktur tanah amblas. Akibatnya, dinding rumah warga di bawahnya mengalami keretakan dan sebagian roboh. Kerusakan cukup parah, sehingga warga meminta adanya penanganan cepat, terlebih musim hujan semakin intens.
Camat Cipayung, Mohammad Reza, yang memberikan keterangan terpisah, menegaskan bahwa pemerintah kecamatan telah menugaskan Sekcam untuk memastikan respons cepat di lapangan serta berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan pemilik lahan.
“Kami telah menerima laporan dan menugaskan Sekcam untuk mengecek langsung kondisi di lokasi. Penanganan awal harus segera dilakukan, termasuk pembenahan saluran air oleh pemilik lahan. Kami akan mengawal proses ini sampai tuntas,” ujar Camat Mohammad Reza.
Dalam peninjauan, Lurah Bojong – Pondok Terong menyatakan kesiapan pihaknya membantu perbaikan dinding rumah yang rusak dengan menyediakan material hebel.
Warga bersama pengurus lingkungan juga berinisiatif melakukan perbaikan secara swadaya sembari menunggu langkah teknis berikutnya dari pemerintah.
Pemilik lahan di bagian atas disebut telah bersedia memperbaiki saluran air yang menjadi penyebab longsor. Pengurus lingkungan menjelaskan bahwa laporan resmi sudah disampaikan melalui surat, dan kini menunggu tindak lanjut dari pihak terkait.
Warga berharap penanganan dilakukan secepat mungkin untuk menghindari longsor susulan, mengingat kondisi tebing masih labil.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian Pak Lurah dan Pak Sekcam yang langsung datang melihat kondisi kami. Kehadiran mereka memberi rasa tenang di tengah musibah ini. Kami berharap perbaikan segera terlaksana agar warga kembali merasa aman,” ujar perwakilan warga dengan penuh harap. (el’s)




