Minoritas dalam Kuantitas, Mayoritas dalam Kualitas: PMC dan Bolone SS Ukir Jejak Emas di Hati Anak Yatim

Depok | Sketsa Online – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan melalui aksi kemanusiaan yang dilakukan Pokja Media Center (PMC) bersama relawan Bolone SS dengan menggelar santunan anak yatim yang dirangkai dengan buka puasa bersama di Rumah Makan Sadesha, kawasan Grand Depok City (GDC), Kota Depok, pada Selasa (10/3/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian tidak selalu diukur dari banyaknya orang yang terlibat, tetapi dari ketulusan niat untuk berbagi dan menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan.

Di tengah keterbatasan jumlah panitia, semangat kebersamaan tetap menjadi kekuatan utama yang menyatukan PMC sebagai media dan Bolone SS sebagai relawan dalam satu gerakan kemanusiaan.

Suasana haru dan kehangatan terasa sejak awal acara. Anak-anak yatim yang hadir disambut dengan penuh kasih, diajak berdoa bersama, serta menerima santunan sebagai bentuk perhatian dan kepedulian. Bagi mereka, momen tersebut bukan sekadar menerima bantuan, tetapi juga merasakan kehangatan kebersamaan di bulan suci Ramadan.

Baca juga:  Imigrasi Depok Naik Kelas, Perluas Akses Layanan dan Ukir Kinerja Positif Sepanjang 2025

Ketua Pokja Media Center (PMC) sekaligus Ketua Bolone SS, Yopi Setiabudi, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen untuk terus menumbuhkan nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan hari ini adalah buka puasa bersama yang diselingi dengan santunan kepada anak-anak yatim. Pada momen Ramadan ini kami ingin berbagi kebahagiaan dengan mereka yang membutuhkan,” ujar Yopi.

Ia menegaskan bahwa selama ini PMC dan Bolone SS selalu berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan sentuhan kemanusiaan bagi masyarakat.

Baca juga:  Solid Bergerak, Satu Tujuan! Bolone SS Depok Kunci Kekuatan Relawan Kawal Arah Pembangunan Kota

“Sejak 2014 kami sudah terbiasa mengadakan berbagai kegiatan sosial. Jadi meskipun jumlah panitia tidak banyak atau waktu persiapannya singkat, kegiatan tetap dapat berjalan dengan baik. Bagi kami, minoritas dalam kuantitas, tetapi mayoritas dalam kualitas,” katanya.

Menurut Yopi, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa nilai kemanusiaan harus terus dijaga dan dirawat melalui tindakan nyata, sekecil apa pun bentuknya.

“Harapannya, kebersamaan ini dapat terus terjaga sehingga kami bisa terus mendukung berbagai kegiatan positif yang membawa manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Acara, Deni Prianto, dalam sambutannya mengajak seluruh peserta untuk memaknai kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial serta meningkatkan keimanan di bulan Ramadan.

“Melalui acara ini semoga kita senantiasa berada dalam perlindungan Allah SWT serta mendapatkan keberkahan. Semoga kita termasuk orang-orang yang diselamatkan di dunia maupun di akhirat,” ujarnya.

Baca juga:  Yuni Indriany Sambut Kepemimpinan Baru PDIP Jabar, Siap Perkuat Arah Perjuangan di Depok

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik.

“Kami mewakili panitia mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini. Semoga segala kebaikan yang diberikan mendapat pahala berlipat dari Allah SWT,” katanya.

Di akhir acara, Deni berharap kegiatan santunan tersebut dapat memberikan semangat baru bagi anak-anak yatim untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik.

“Khusus untuk anak-anak kami, tetap semangat belajar dan raih cita-cita setinggi mungkin. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” tutupnya. (el’s)

Latest

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Kartini di Tengah Realita: Kepala DP3AP2KB Depok Ungkap Tantangan Perempuan Modern

Depok | Sketsa Online - Semangat perjuangan R.A. Kartini...

Newsletter

Don't miss

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Kartini di Tengah Realita: Kepala DP3AP2KB Depok Ungkap Tantangan Perempuan Modern

Depok | Sketsa Online - Semangat perjuangan R.A. Kartini...

Polemik Dua Matahari di PPP Depok: Saling Klaim Legitimasi SK Memanas Jelang Muscab 2026

Depok | Sketsa Online - Sekretaris DPC PPP Kota...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi meluncurkan Posyandu Matahari RW 18 di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, sebagai bagian dari implementasi enam...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan ketidakpastian yang dirasakan orang tua korban pelecehan seksual, harapan itu datang dari seorang advokat yang...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan terhadap anak di kawasan GOR RHI Pasir Putih, Sawangan, Kota Depok, menjadi sorotan setelah lebih...