Kepala Kantor ATR/BPN Depok Instruksikan Kasi dan Kasubag TU Rutin Tinjau Loket Pelayanan

Depok | Sketsa Online – Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Depok menegaskan pentingnya kehadiran langsung pejabat pengawas di ruang pelayanan sebagai bagian dari upaya menyeluruh dalam membenahi kualitas layanan pertanahan.

Penegasan tersebut diwujudkan melalui instruksi kepada seluruh Kepala Seksi (Kasi) dan Kepala Subbagian Tata Usaha (Kasubag TU) agar secara rutin meninjau loket pelayanan.

Menurut Kepala Kantor ATR/BPN Kota Depok, Budi Jaya, kebijakan tersebut menjadi instrumen kerja yang bertujuan memastikan pelayanan dibangun dari persoalan riil yang dihadapi masyarakat.

“Saya meminta seluruh pejabat pengawas untuk turun langsung ke loket pelayanan. Kita harus melihat, mendengar, dan merasakan sendiri apa yang dialami pemohon, agar perbaikan pelayanan benar-benar berbasis masalah nyata, bukan asumsi,” kata Budi Jaya, pada Senin (5/1/2026).

Baca juga:  Spektakuler! H. Hamzah Jadikan Lebaran Depok 2026 Etalase Budaya Betawi & Nusantara

Dalam setiap kunjungan, Budi Jaya menekankan agar pejabat pengawas tidak sekadar memantau, tetapi aktif berdialog dengan pemohon yang tengah mengurus berbagai layanan pertanahan, mulai dari pendaftaran dan sertifikasi tanah, pengurusan hak milik, hingga layanan perizinan pertanahan lainnya.

“Dengarkan langsung keluhan pemohon, catat apa yang menjadi kendala mereka, baik dari sisi persyaratan, waktu layanan, maupun pemahaman prosedur. Dari situ kita bisa menentukan langkah perbaikan yang tepat,” ujarnya.

Baca juga:  Mengabdi Tanpa Batas, Budi Jaya Tegaskan Pelataran Tetap Berjalan Demi Kepercayaan Publik

Selain menyerap aspirasi masyarakat, Budi Jaya juga menegaskan pentingnya komunikasi dua arah dengan petugas loket sebagai garda terdepan pelayanan.

“Petugas loket menghadapi tekanan dan tantangan setiap hari. Kita harus memahami kendala yang mereka alami, apakah terkait sistem, beban kerja, atau regulasi, sehingga solusi yang kita ambil adil dan realistis,” jelasnya.

Ia menyebutkan, kunjungan rutin ini juga menjadi sarana mitigasi risiko secara dini, khususnya untuk mencegah terjadinya penumpukan berkas, keterlambatan penyelesaian layanan, kesalahan administrasi, hingga potensi munculnya keluhan publik yang berulang.

“Masalah kecil harus segera diselesaikan. Jangan menunggu sampai menumpuk dan menjadi keluhan besar. Mitigasi risiko harus dilakukan sejak awal di ruang pelayanan,” tegas Budi Jaya.

Baca juga:  Tapos Cetak Sejarah! 21 Posyandu Diresmikan Serentak, Supian Suri Bawa Mandat Presiden soal Kesehatan Gratis

Lebih lanjut, Budi Jaya menekankan bahwa semangat berbenah harus menjadi budaya kerja di lingkungan ATR/BPN Kota Depok. Ia menilai pelayanan pertanahan menyangkut hak dasar masyarakat sehingga menuntut akurasi, kecepatan, transparansi, dan empati.

“Pelayanan pertanahan menyangkut kepercayaan masyarakat kepada negara. Karena itu, kita wajib memberikan layanan yang profesional, transparan, dan akuntabel,” katanya.

Melalui kebijakan ini, Budi Jaya berharap seluruh jajaran ATR/BPN Kota Depok mampu menghadirkan pelayanan yang semakin responsif dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi pertanahan. (el’s)

Latest

Total Kawal Keadilan, Andi Tatang Tuai Apresiasi Tulus dari Keluarga Korban

Depok | Sketsa Online - Rasa haru, lega, sekaligus...

Menuju Indonesia Emas 2045, Sekda Tekankan Penguatan Fondasi Keluarga Lewat Posyandu 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok terus...

Newsletter

Don't miss

Total Kawal Keadilan, Andi Tatang Tuai Apresiasi Tulus dari Keluarga Korban

Depok | Sketsa Online - Rasa haru, lega, sekaligus...

Menuju Indonesia Emas 2045, Sekda Tekankan Penguatan Fondasi Keluarga Lewat Posyandu 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok terus...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Sigap! Imigrasi Depok Komitmen Tangani Kasus WNA Inggris Secara Profesional dan Bertanggung Jawab

Depok | Sketsa Online - Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Depok bergerak cepat dan terukur dalam menangani peristiwa meninggalnya seorang warga negara asing...

Predikat Kota Layak Anak Dipertanyakan! Andi Tatang Desak Evaluasi Maraknya Kasus Pencabulan Anak di Depok

Depok | Sketsa Online – Predikat Kota Layak Anak yang disandang Kota Depok kembali menjadi sorotan serius. Praktisi hukum,  (DR. (C) Andi Tatang Supriyadi,...

Total Kawal Keadilan, Andi Tatang Tuai Apresiasi Tulus dari Keluarga Korban

Depok | Sketsa Online - Rasa haru, lega, sekaligus harapan akan keadilan menyelimuti keluarga korban dalam kasus dugaan pencabulan anak yang kini tengah ditangani...