Kicau Mania Jadi Instrumen Daya Tarik Kota Lewat Optimalisasi Taman Merdeka

Depok | Sketsa Online – Pemerintah Kota Depok mulai memanfaatkan kegiatan kicau mania sebagai instrumen penguat daya tarik kota melalui optimalisasi Taman Merdeka sebagai ruang publik berbasis komunitas. Upaya tersebut ditandai dengan soft launching lomba kicau mania yang digelar di Taman Merdeka Arena, RW 28 Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, pada Sabtu (3/12/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah awal Pemkot Depok dalam mengintegrasikan hobi masyarakat dengan pengembangan ruang publik, sekaligus mendorong potensi ekonomi lokal agar tumbuh secara berkelanjutan.

Camat Sukmajaya, Christine Desima Arthauli, menyampaikan bahwa lomba kicau mania tidak hanya dimaknai sebagai ajang kompetisi, melainkan bagian dari strategi menjadikan Depok sebagai daerah tujuan komunitas kicau mania, baik di tingkat Jabodetabek maupun nasional.

Baca juga:  Kreatif di Tengah Keterbatasan, Mazhab HM Raup Untung dari Selokan

“Tujuan kegiatan ini agar Depok bisa menjadi daerah tujuan para kicau mania, bukan hanya se-Jabodetabek, tetapi juga nasional,” ujar Christine di lokasi.

Ia menjelaskan, optimalisasi Taman Merdeka sebagai ruang publik diarahkan agar mampu menampung berbagai aktivitas masyarakat secara inklusif, mulai dari hobi, seni budaya, hingga kegiatan ekonomi kreatif.

Lomba kicau mania tersebut diikuti 744 peserta dari berbagai wilayah Jabodetabek. Perlombaan digelar dalam 24 sesi, dengan dua kategori burung yang dipertandingkan, yakni cucak hijau dan murai batu. Tingginya jumlah peserta dinilai menjadi indikator kuat besarnya animo masyarakat terhadap kegiatan ini.

Lebih lanjut, Christine mengungkapkan, meskipun baru mempertandingkan dua kategori burung, jumlah pendaftar telah melampaui 500 peserta. Hal ini menunjukkan potensi besar kicau mania untuk dikembangkan lebih luas di Kota Depok.

Baca juga:  Misi 10 Besar Dimulai! 744 Atlet Depok Siap Guncang Porprov Jabar 2026

“Baru dua kategori saja, pesertanya sudah sangat banyak. Ini menandakan peminatnya besar dan pemerintah kota akan mendorong serta memfasilitasi kegiatan seperti ini,” katanya.

Selain sebagai wadah hobi, kegiatan kicau mania juga dikolaborasikan dengan pemberdayaan pelaku UMKM di sekitar lokasi. Menurut Christine, keterlibatan UMKM perlu dibarengi dengan pembinaan agar kualitas produk, baik dari sisi rasa, kemasan, maupun tampilan, dapat meningkat.

“UMKM yang dilibatkan membutuhkan pembinaan dan peningkatan kapasitas agar bisa naik kelas. Harapannya, pertumbuhan ekonomi masyarakat dapat berjalan seiring dengan berkembangnya ruang publik,” jelasnya.

Ia menambahkan, Taman Merdeka diharapkan menjadi ruang kolaborasi lintas sektor, tempat berbagai komunitas dapat tumbuh bersama tanpa saling menegasikan peran masing-masing.

Baca juga:  Puji Terobosan Cing Ikah, Hamzah Tegaskan IKABENTO Siap Jadi Iconic Brand Oleh-Oleh Depok

“Semoga kegiatan ini mampu memperkuat sub-ekonomi masyarakat, khususnya di Kecamatan Sukmajaya,” pungkas Christine.

Sementara itu, Koordinator Lomba, Sarman Edo, menilai soft launching kicau mania menegaskan fungsi Taman Merdeka Arena sebagai ruang pelayanan publik yang adaptif terhadap kebutuhan warga.

“Alhamdulillah, sejauh ini Taman Merdeka Arena terus mengalami peningkatan dalam melayani masyarakat, baik melalui seni, budaya, maupun kegiatan rekreasi,” ujarnya.

Ia berharap, ke depan kegiatan kicau mania di Depok dapat digelar secara lebih besar dan berkelanjutan, sehingga mampu menempatkan Kota Depok sebagai salah satu barometer kicau mania di Indonesia. (el’s)

Latest

Total Kawal Keadilan, Andi Tatang Tuai Apresiasi Tulus dari Keluarga Korban

Depok | Sketsa Online - Rasa haru, lega, sekaligus...

Menuju Indonesia Emas 2045, Sekda Tekankan Penguatan Fondasi Keluarga Lewat Posyandu 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok terus...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Newsletter

Don't miss

Total Kawal Keadilan, Andi Tatang Tuai Apresiasi Tulus dari Keluarga Korban

Depok | Sketsa Online - Rasa haru, lega, sekaligus...

Menuju Indonesia Emas 2045, Sekda Tekankan Penguatan Fondasi Keluarga Lewat Posyandu 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok terus...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi...

Saat Nurani Bicara: Jejak Tulus Pengacara Kondang Mengawal Keadilan bagi Korban

Depok | Sketsa Online - Di tengah kecemasan dan...

Dilema Keadilan di Depok: Trauma Anak di Tengah Lambannya Proses Hukum

Depok | Sketsa Online - Penanganan kasus dugaan kekerasan...

Total Kawal Keadilan, Andi Tatang Tuai Apresiasi Tulus dari Keluarga Korban

Depok | Sketsa Online - Rasa haru, lega, sekaligus harapan akan keadilan menyelimuti keluarga korban dalam kasus dugaan pencabulan anak yang kini tengah ditangani...

Menuju Indonesia Emas 2045, Sekda Tekankan Penguatan Fondasi Keluarga Lewat Posyandu 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok terus memperkuat fondasi pembangunan dari tingkat keluarga sebagai bagian dari visi besar Indonesia Emas 2045. Komitmen...

Resmi Diluncurkan! Posyandu Matahari RW 18 Abadijaya Jadi Bukti Nyata Implementasi 6 SPM di Depok

Depok | Sketsa Online - Pemerintah Kota Depok resmi meluncurkan Posyandu Matahari RW 18 di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, sebagai bagian dari implementasi enam...