Depok | Sketsa Online – Upaya pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dilakukan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Kota Depok terus menunjukkan hasil yang signifikan.
Ketua DPC PPP Kota Depok, Mazhab HM, menyampaikan apresiasi terhadap UMKM binaan PPP yang kini berkembang pesat, semakin diminati masyarakat, dan mampu membuktikan efektivitas program pendampingan yang dijalankan partainya.
Salah satu kawasan yang mencerminkan pertumbuhan tersebut berada di Gang H. Entong, Kampung Parung Bingung, RT 04 RW 09. Di lokasi itu, sejumlah UMKM kuliner yang sebelumnya hanya dikenal warga sekitar kini menjadi tujuan banyak pengunjung yang mencari sarapan dan jajanan pagi.

Para pelaku UMKM tersebut beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB, menyajikan berbagai kudapan rumahan yang higienis, lezat, dan memiliki harga terjangkau. Kehadiran mereka menjadi daya tarik baru di lingkungan pemukiman tersebut.
Menariknya, perkembangan berbagai UMKM di wilayah itu diketahui secara tidak sengaja oleh Mazhab yang awalnya hanya berniat mencari tempat cukur rambut.
Tanpa disangka, mereka menemukan deretan lapak kuliner yang ramai dan berkembang, sebagai bukti bahwa pelaku UMKM dapat tumbuh secara alami ketika produk yang ditawarkan berkualitas dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
Lebih lanjut, Mazhab HM menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan PPP. Ia menilai perkembangan banyak UMKM binaan tersebut sebagai bukti bahwa pendampingan yang diberikan bukan sebatas seremonial, melainkan benar-benar berdampak secara ekonomi.
“Kami melihat banyak UMKM binaan yang naik kelas. Ini menunjukkan bahwa program pembinaan, pendampingan usaha, hingga edukasi pemasaran yang kami lakukan membawa hasil nyata,” ujar Mazhab pada Rabu (03/12).
Menurutnya, keberhasilan berbagai UMKM ini didukung oleh sejumlah faktor, seperti ketekunan pelaku usaha, lokasi yang mudah dijangkau, variasi produk yang sesuai kebutuhan warga, serta harga yang ramah di kantong.
Mazhab HM menambahkan bahwa peningkatan kualitas produk serta konsistensi pelayanan menjadi kunci agar UMKM mampu menarik dan mempertahankan pelanggan.
PPP, lanjutnya, berkomitmen memperluas model pembinaan serupa ke wilayah lain di Kota Depok. Mazhab menjelaskan bahwa semakin banyak UMKM yang berkembang, semakin besar pula pengaruhnya terhadap peningkatan ekonomi masyarakat, terutama di tingkat akar rumput.
Ia menekankan bahwa pemberdayaan UMKM merupakan bagian dari politik kehadiran PPP yang secara langsung menyentuh kebutuhan dan kesejahteraan warga.
Dengan semakin banyaknya UMKM binaan PPP yang menunjukkan kemajuan, slogan Bravo UMKM Kota Depok Naik Kelas! tidak lagi sekadar seruan, tetapi telah menjadi representasi nyata dari keberhasilan pembinaan yang dilakukan secara konsisten.
Mazhab HM berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain di Kota Depok untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas, dan membuka peluang usaha lebih luas. (el’s)




