Depok | Sketsa Online – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Sekretariat Daerah (Setda) terus memperkuat pembinaan olahraga bola voli indoor secara berkelanjutan melalui pelaksanaan Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bola Voli Indoor.
Ajang ini menjadi bagian penting dari strategi pemerintah daerah dalam meningkatkan prestasi sekaligus menyiapkan regenerasi atlet voli di Kota Depok.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Depok, Mangnguluang Mansur, menilai Kejurkot Bola Voli Indoor memiliki peran strategis sebagai wadah pembinaan, peningkatan kualitas pertandingan, serta penjaringan atlet-atlet potensial yang dapat dibina secara berkelanjutan.
“Kejurkot bola voli indoor ini sangat positif. Melalui kegiatan ini, kita dapat menjaring bibit-bibit atlet voli yang ke depan bisa dibina secara berkesinambungan dan ditingkatkan prestasinya,” ujar Mangnguluang Mansur saat diwawancarai usai acara, di GOR Kota Depok, pada Selasa (30/12).
Ia menjelaskan, penyelenggaraan Kejurkot Voli Indoor tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi sarana evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan yang telah berjalan, termasuk kemampuan atlet, peran pelatih, dan kesiapan klub-klub voli di Kota Depok.
“Dari kejuaraan ini, kita bisa melihat sejauh mana hasil pembinaan yang sudah dilakukan. Evaluasi ini penting agar pembinaan ke depan bisa lebih terarah dan berkualitas,” jelasnya.
Menurut Mangnguluang, Pemkot Depok berkomitmen menjadikan Kejurkot Bola Voli Indoor sebagai agenda rutin tahunan. Konsistensi penyelenggaraan dinilai penting untuk menciptakan iklim kompetisi yang sehat serta meningkatkan mental bertanding para atlet.
“Tahun ini kita laksanakan di tingkat kota dan akan terus kita evaluasi. Harapannya, kualitas penyelenggaraan dan kualitas atlet yang lahir dari kejuaraan ini semakin meningkat,” katanya.
Selain itu, Kejurkot Voli Indoor juga diharapkan mampu meningkatkan partisipasi generasi muda dalam olahraga voli. Dengan semakin banyaknya atlet muda yang terlibat, pembinaan dapat dilakukan sejak dini dan berkesinambungan.
“Kompetisi yang rutin akan membentuk mental, karakter, dan disiplin atlet. Ini menjadi modal penting dalam pembinaan jangka panjang,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Mangnguluang menambahkan, keberhasilan Kejurkot Voli Indoor tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan atau jumlah peserta, tetapi juga dari lahirnya atlet-atlet potensial yang siap dibina lebih lanjut dan mampu menunjukkan peningkatan prestasi.
“Target utama kita adalah pembinaan dan prestasi. Dengan persiapan yang baik serta pembinaan yang berkelanjutan, kita optimistis voli indoor Kota Depok akan terus berkembang,” tegasnya.
Melalui Kejuaraan Kota Bola Voli Indoor yang diselenggarakan secara berkelanjutan, Pemerintah Kota Depok menegaskan arah pembangunan olahraga yang terencana dan berorientasi jangka panjang.
Dengan sinergi antara pemerintah daerah, pelatih, klub, dan seluruh pemangku kepentingan, Kejurkot Voli Indoor diharapkan menjadi fondasi lahirnya atlet-atlet voli berkarakter, berdaya saing, dan berprestasi, sekaligus memperkuat posisi Kota Depok sebagai daerah yang serius membangun olahraga dari akar pembinaan. (el’s)




