Ono Surono Kembali Nahkodai DPD PDIP Jabar, Siap Benahi Peta Politik dan Lingkungan

Bandung | Sketsa Online – Ono Surono kembali menahkodai DPD PDI Perjuangan Jawa Barat setelah terpilih dalam Konferensi Daerah PDI Perjuangan Jawa Barat yang digelar di Bandung, pada Minggu (7/12).

Penetapan kembali Ono menegaskan konsolidasi internal partai sekaligus menjadi titik awal untuk memperbaiki peta politik dan memperkuat agenda pelestarian lingkungan di Jawa Barat.

Dalam periode kepemimpinan kali ini, Ono akan berpasangan dengan Chaerul Budi Mantini sebagai Sekretaris DPD dan Budi Sembiring sebagai Bendahara. Kombinasi ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi struktur partai hingga tingkat akar rumput.

Ono menyebut amanah yang ia emban jauh lebih berat dibandingkan pada 2019. Ia menyoroti bahwa pada periode sebelumnya, PDI Perjuangan memiliki instrumen partai yang kuat dan mengisi jabatan publik strategis baik di tingkat nasional maupun kabupaten/kota. Namun, dinamika politik 2024 mengubah peta tersebut sehingga memerlukan kerja ekstra untuk mengembalikan kekuatan dan pengaruh partai.

Baca juga:  Menuju UMKM Naik Kelas, Sukmajaya Perkuat Penataan UMKM Center

“Situasinya sekarang jelas berbeda. Kalau tahun 2019 PDI Perjuangan punya instrumen di berbagai jabatan publik, kini konstelasinya berubah. Ini tentu menjadi tugas berat yang harus kami hadapi bersama,” ujar Ono.

Meskipun demikian, ia menegaskan tidak ada alasan untuk mengendur. Ono optimistis PDI Perjuangan Jawa Barat tetap solid, baik dari sisi struktur, kaderisasi, maupun konsolidasi internal. Ia menilai mesin partai masih cukup kuat untuk hadir membela kepentingan masyarakat secara langsung.

“Masih banyak isu yang sangat memengaruhi kehidupan rakyat. Karena itu, PDI Perjuangan akan terus melakukan pendampingan dan advokasi, terutama bagi rakyat yang terdampak kebijakan pemerintah,” tegasnya.

Baca juga:  Larangan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun, HTA Angkat Bicara: Literasi Digital Penting!

Selain fokus pada perbaikan posisi politik, Ono menempatkan isu lingkungan hidup sebagai prioritas strategis. Menurutnya, agenda pelestarian alam, pencegahan bencana, dan pemulihan lingkungan harus menjadi perhatian serius di Jawa Barat yang memiliki tingkat kerentanan bencana cukup tinggi.

Lebih lanjut, Ia pun mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan anggaran dan memperkuat program mitigasi.

“Kami meminta pemerintah lebih maksimal dalam mitigasi dan pencegahan bencana, serta mendorong reboisasi dan rehabilitasi lahan kritis di Jawa Barat,” ujarnya.

Tidak berhenti pada dorongan kebijakan, Ono juga ingin agar PDI Perjuangan memiliki kontribusi langsung lewat program-program konkret di lapangan. Karena itu, ia menyebut partai akan membentuk kader yang memiliki kepedulian kuat terhadap isu lingkungan hidup dan kebencanaan.

Baca juga:  Diler Honda Pondok Pinang Tutup, Sinyal Persaingan Otomotif Makin Ketat di Indonesia

Di antara program yang direncanakan adalah pilot project penanaman kembali lahan kritis dengan menggandeng sejumlah instansi seperti PTPN, Perhutani, BKSDA, hingga Pemprov Jawa Barat. Program tersebut diharapkan mampu mengubah lahan gersang menjadi kawasan produktif yang memberi manfaat jangka panjang bagi pangan dan kelestarian lingkungan.

“Harapannya, lahan-lahan kritis itu bisa dipulihkan dan menjadi produktif. Tidak hanya untuk kebutuhan pangan, tetapi juga untuk kualitas lingkungan yang lebih baik,” tutup Ono.

Dengan visi tersebut, kepemimpinan baru Ono Surono di DPD PDI Perjuangan Jawa Barat bukan hanya menyasar konsolidasi politik internal, tetapi juga memperkuat peran partai dalam menjaga masa depan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Jawa Barat. (el’s)

Latest

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Newsletter

Don't miss

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha...

Sembelih Ego Lewat Kurban, Iwan Setiawan Sebut Idul Adha Momentum Muhasabah di Era Modern

Depok | Sketsa Online – Hari Raya Idul Adha...

Rudy Susmanto Percepat 6.500 Rumah Layak Huni, Pemerintah Pusat Turun Tangan

BOGOR | Sketsa Online – Upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak terus menunjukkan perkembangan positif. Komitmen...

Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Natal, Camat Natal Bacakan Pidato Ketua BPIP

Mandailing Natal, | Sketsa Online.com - Peringatan Hari Lahir Pancasila perdana dilaksanakan di Lapangan Merdeka Natal pada Senin (1/6/2026). Bertindak selaku Inspektur Upacara (Irup) Camat...

Belajar Melepas untuk Memberi: Hikmah Kurban ala Dandim 0508/Depok

Depok | Sketsa Online - Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimaknai Kodim 0508/Depok bukan sekadar momentum penyembelihan hewan kurban, tetapi juga sebagai sarana...